in

Aksi Dukungan Kuku, Para Talent Dota 2 ‘Ultimatum’ Ajang Chongqing Major!

Sumber: StarLadder

Setelah Kuku mendapatkan informasi terkini dari pihak penyelenggara Chongqing Major 2019 yang bisa kalian lihat di sini. Para talent Dota 2 seperti caster, streamer dan host menolak untuk menghadiri ajang Chongqing Major 2019.

Kuku sendiri menjadi pemain ‘sasaran’ dari komunitas Dota 2 China setelah komentar rasisnya di pertandingan public. Lantas, TNC Predator sebagai tim yang menaunginya memberikan denda dan sanksi.

isu rasis komunitas dota2 china
Komunitas Dota 2 China protes kata-kata rasisme.

Kasus ini rupanya belum cukup menyadarkan pihak pemerintah kota Chongqing. Mereka melalui pihak penyelenggara, telah menginformasikan TNC Predator bahwa bisa saja pemerintah membatalkan acara tersebut.

Hal ini tentu menodai gelaran Chongqing Major 2019 sebagai ajang yang ditunggu-tunggu layaknya Kuala Lumpur Major 2018.

Kuku di EPICENTER 2017. Sumber: EPICENTER

Sebenarnya talent untuk gelaran Chongqing Major sendiri belum diumumkan oleh Valve. Namun para pihak yang sering meramaikan ajang Dota 2 rupanya telah memberikan isyarat menolakan atau ultimatum ke Chongqing Major 2019 untuk memperbolehkan Kuku tampil.

Valve sebagai pihak pengembang game juga belum angkat bicara mengenai kasus ini. Kasus ini pun disangkutpautkan dengan gelaran Galaxy Battles yang ditarik dari ajang level majornya.

Setidaknya sejak artikel ini ditulis, akan ada 6 talent yang tidak hadir, antara lain:

  • Grant “GranDGranT” Harris
  • Henrik “AdmiralBulldog” Ahnberg
  • David “Godz” Parker
  • Paul “RedEye” Chaloner
  • Owen “ODPixel” Davis (alasan kesehatan)
  • Jorien “Sheever” van der Heijden (alasan kesehatan)

Berbeda dengan yang lainnya, ODPixel dan Sheever dikabarkan tidak hadir karena harus menjalani pengobatan dari Sheever.

Kasus Kuku Buat TNC ‘Ragu’ Sambangi Chongqing Major 2019

Sheever memang mengidap penyakit kanker dan harus terus menjalani pemulihan. ODPixel memang terkenal dekat dengan Sheever, dan dia memutuskan untuk menemani Sheever dalam waktu yang bertepatan dengan Chongqing Major 2019.

Namun yang lain sepakat akan menolak untuk meramaikan gelaran tersebut terkait kasus Kuku.

Bahkan Redeye lantang menolak hal tersebut, karena semua orang pernah melakuakn hal yang salah dan Kuku berhak menerima kesempatan kedua.

Grant Harris membentuk pernyataan lengkap bahwa bila Kuku tidak diperbolehkan bertanding maka dia dan rekan-rekan lainnya akan melewatkan ajang tersebut.

Bahkan sang juara The International 3, Henrik “AdmiralBulldog” Ahnberg memutuskan untuk absen, kecuali Kuku datang atau Valve menarik sistem DPC dari ajang Chongqing Major 2019.

China memang sangat ketat dengan aturan dan sistem politik di negaranya. Selain ranah esports, China juga melakukan beberapa pelarangan kepada artis papan atas, seperti Justin Bieber yang tidak diperbolehkan melakukan konser.

talent dota2 chongqing major
Henrik “ArmidalBulldog” Ahnberg. Sumber: EPICENTER

Selain Justin, ada juga sosok Katy Perry yang dilarang ke negara China setelah salah satu lagunya digunakan sebagai simbol protes “anti-Chinese Taiwanese”. Tentu ada kemungkinan Kuku menerima masalah yang serupa dengan para artis.

Sebenarnya tidak hanya mereka berdua, karena masih ada beberapa figur publik yang menerima pelarangan ke China. Alhasil, komunitas Dota 2 tidak bisa mempengaruhi keputusan pemerintah China terkait ujaran rasisme.

BACA JUGA: TNC Predator Jatuhkan Sanksi Kepada Kuku Atas Tindakan Rasismenya!

Secara garis besar juga ini bukan urusan Valve untuk mengurus permasalahan seorang pemain. Karena masalah ini murni dari kedaulatan pemerintah China untuk melaksanakan keputusan dari negara tersebut.

chongqing major 2018
Chongqing Major 2018. Sumber: Valve

Salah satu talent dari Filipina, Eri Neeman juga mengatakan bahwa sebaiknya kita tidak perlu ‘panas’ dalam urusan ini.

Sentimen ini membuat banyak orang melihat komunitas China sebagai hal yang buruk. Tentu komunitas Dota 2 China juga ambil andil dengan melakukan review buruk ke game Dota 2.

Lantas, belum ada titik terang dari keputusan ini. Akankah berlanjut sebagai Chongqing Major atau kembali ditarik layaknya gelaran Galaxy Battles?

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…