in

Sejarah Team Zenith, Tim Terbaik se-Asia Tenggara Pada Tahun 2011-2013

Bagi kalian yang sudah lama mengikuti ranah kompetitif Dota 2, mungkin nama Team Zenith bukanlah nama yang asing lagi. Mereka dulunya adalah ‘powerhouse team’ yang benar-benar mendominasi region Asia Tenggara. Tim yang dapat berpartisipasi di ajang The International 2011, 2012, dan 2013 ini memiliki dampak yang besar terhadap Dota 2 SEA karena mereka menunjukkan bahwa region tersebut masih mampu mengalahkan tim-tim internasional lainnya. Berikut sejarah mereka sejak pembentukan Team Zenith sampai akhirnya dibubarkan.

Scythe.SG 2011 – Image Courtesy: vulcanpost.com

Nama Team Zenith sendiri sudah ada sejak tahun 2006, mereka tadinya bermain di game DotA dan akhirnya beralih ke Dota 2 pada tahun 2011. Tim tersebut juga berpartisipasi pada ajang The International yang paling pertama pada tahun 2011, namun menggunakan team tag Scythe.SG. Yap, mereka adalah tim yang juga difitur dalam film dokumenter yang dirilis oleh Valve, Free to Play.

Roster mereka untuk ajang tersebut terdiri dari 6 pemain asal Singapura, yaitu hyhy, xy-, ToFu, Chawy, Roy, dan iceiceice. Pada babak playoffs, mereka berhasil memenangkan 2 game berturut-turut melawan Meet Your Makers dan EHOME. Namun Na`Vi dapat menghentikan mereka di ronde Upper Bracket Finals, yang membuat Scythe turun ke Lower Bracket. Di sana mereka justru kalah melawan EHOME, tim yang tadinya mereka kalahkan, dengan skor akhir 1-2. Perjuangan Scythe hanya membuahkan juara ke-3 pada ajang TI1.

Team Zenith 2012 – Image Courtesy: teamzenith.wordpress.com

Setelah TI1, mereka diakuisisi oleh organisasi Meet Your Makers dan terbentuklah tim MYM.SG. Namun karena adanya sebuah perselisihan diantara para pemain dan organisasi tersebut, akhirnya beberapa pemain mereka memutuskan untuk membentuk tim Zenith lagi. Hyhy, iceiceice, dan xy- memutuskan untuk merekrut xFreedom dari Singapura, serta merekrut Loda dari Swedia untuk melengkapi roster mereka.

Tim ini kembali berpartisipasi dalam ajang The International 2012. Namun kali ini, mereka harus keluar dengan posisi 5-6 setelah hanya memenangkan 1 match pada babak Playoffs melawan tim compLexity. Yang terjadi setelah match itu adalah kekalahan mereka melawan LGD dan nantinya Team DK di Lower Bracket. Zenith harus kehilangan 2 dari pemain mereka lagi, karena hyhy memilih untuk pensiun dari dunia kompetitif dan Loda telah bergabung dengan tim No Tidehunter. Kini giliran xFreedom, xy-, dan sang kapten iceiceice untuk merekrut LuX dan alanter.

Team Zenith 2013 – Image Courtesy: teamzenith.wordpress.com

Dengan roster tersebut, Zenith berhasil mendapat juara ke-3 pada ajang Alienware 2012 Battlegrounds dan menjuarai GosuCup Asia 4. Tidak lama sejak itu, posisi LuX dan alanter digantikan oleh 2 pemain asal Malaysia, yaitu YamateH dan Ice. Performa Team Zenith tetap konsisten meski baru saja mengganti roster mereka, bahkan dapat menjuarai beberapa ajang seperti Neolution GosuCup June dan E2MAX L33t Championship.

Hasil-hasil ini menjadikan Team Zenith sebagai salah satu tim yang mendapatkan direct invite ke ajang The International 2013. Meskipun demikian, performa mereka justru mengecewakan para penggemarnya. Mereka harus memulai babak Playoffs di Lower Bracket, memenangkan 1 match melawan Virtus.Pro, lalu dieliminasi oleh tim Invictus Gaming.

Ajang TI3 menjadi ajang serta roster terakhir dari Team Zenith, karena kelima pemain mereka memutuskan untuk berpisah ke tim baru masing-masing. Bisa dibilang, Team Zenith sudah berada di ranah kompetitif untuk cukup lama dan pemain mereka-pun masih terkenal sampai sekarang, apalagi roster TI2 mereka. Bagaimana kabar mereka sekarang?

Image Courtesy: gosugamers.net

Benedict “hyhy” Lim dikenal sebagai veteran dan salah satu kapten terbaik dari SEA pada masanya. Ia terakhir kali membentuk tim White Fries Gaming pada tahun 2016, namun tim tersebut sudah tidak ada kabarnya lagi.

Image Courtesy: cybbet.com

Siapa yang tidak kenal dengan Jonathan “Loda” Berg, ia melanjutkan karirnya dengan Alliance, yang berhasil menjuarai The International 2013. Sampai sekarang ia tetap berada di tim tersebut namun belum ada roster baru yang diumumkan. Tetap saja, ia adalah seorang yang pantas dijuluki sebagai “L-God” jika dilihat dari segudang pengalaman yang dimilikinya.

Image Courtesy: @iceiceicedota

Satu-satunya pemain Zenith yang masih saja bermain secara kompetitif adalah Daryl Koh “iceiceice” Pei Xiang, ia sekarang ada di tim Mineski bersama Mushi dan sedang berpartisipasi dalam ajang minor pertama Dota Pro Circuit – SL i-League Invitational Season 3. Mereka juga berhasil mengantongi slot pada ajang World Cyber Arena 2017 dan The Perfect World Masters.

Nutz, Black^, xy- – Image Courtesy: www.facebook.com/Team-Faceless-300211917010889/

Selain itu ada Toh “xy-” Wai Hong, yang terakhir bermain di Team Faceless bersama iceiceice. Ia melakukan comeback ke ranah kompetitif dengan tim tersebut setelah vakum selama 3 tahun. Namun sekarang ia dikabarkan sudah tidak lagi bermain secara kompetitif dan menemukan pekerjaan baru.

Image Courtesy: furryfish.me

Terakhir, Nicholas “xFreedom” Kelvin Ileto Lim juga tetap berada di ranah kompetitif, tetapi sebagai coach bagi salah satu tim asal Indonesia, yaitu EVOS Esports! Belum lama sejak ia bergabung dengan EVOS dan kita harapkan yang terbaik untuk mereka. Adanya xFreedom yang sudah lama berada di dunia Dota 2 pastinya akan membawa dampak yang baik untuk performa EVOS kedepannya.

Written by w11wo

Esports & Computers. 24/7 high-school nerd who just loves to play games and write articles, occasionally does interviews too.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…