in

[Road to TI8] Manajer PG.Barracx : The International Adalah Segalanya di Dota 2

Roster PG.BarracX. (Kiri-Kanan: Bfl, BrishBrish, Ramz, Azura, Spacemen). Source: PG.BarracX Facebook fanpage

Pondok Gaming Barracx merupakan salah satu tim Indonesia yang sedang naik performanya. Terbukti, tim ini meraih berbagai prestasi lokal maupun internasional.

Dimulai dari pencapaian fantastisnya di New Blood Championship 2017 yang mempertemukan delapan tim dari Asia Tenggara. Saat itu PG.Barracx berhasil meraih juara kedua dan berhak lolos ke babak wildcard Galaxy Battle Season 2.

Turnamen tersebut merupakan turnamen major dan masuk ke kalender Dota Pro Circuit yang mempertemukan 16 tim ternama dari seluruh dunia.

Namun sayang turnamen tersebut dicabut status turnamen major oleh Valve yang membuat tim-tim ternama mengundurkan diri. PG.Barracx sendiri akhirnya kembali berhadapan dengan Skyville, tim yang mengalahkan mereka di New Blood Championship 2017.

Ramz dan kawan-kawan akhirnya mampu membalaskan dendam di babak wildcard sekaligus berhak lolos ke main event bersama tujuh tim ternama.

Lawan pertama mereka adalah Evil Geniuses yang dikenal sebagai tim yang menjadi juara The International 2015. Meski harus takluk dengan skor 2-0 namun ada satu momen yang tidak terlupakan ketika BrishBrish berhasil mencuri aegis di game pertama melawan EG. Pencapaian mereka harus berakhir setelah dikalahkan oleh paiN Gaming.

Setelah dari turnamen tersebut, mereka juga sempat lolos ke kualifikasi ESL One Birmingham 2018 lewat jalur open qualifier. Sayang PG.Barracx harus gugur setelah dikalahkan Execration dengan skor 2-0.

Untuk prestasi lokal, Ramz dan kawan-kawan berhasil meraih juara 5-6 saat Indonesia Games Championship 2018 dan menjadi juara di VGEN Tsunami League. Selain itu mereka juga berhasil mendapat slot di grand final Indonesia Game Tour setelah berhasil meraih peringkat pertama di direct invitation playoff.

Kemenangan PG.BarracX di acara V-GeN Tsunami Esports League. Source: Instagram Pondok Gaming

Berikut roster dari PG.Barracx untuk open qualifier The International 2018 :

  • Ramzi “Ramz” Bayhaki
  • Muhammad “Azura” Luthfi
  • Baringin “bfl” Ferdinand
  • Fahmi “Huppey” Choirul
  • Dhierry “Spaceman
  • Rivan “BrishBrish” Aji (standin)
Ardo (Tengah) bersama 7ckingMad (kiri) dan JerAx (kanan)

Revival TV sempat melakukan wawancara langsung dengan Ardo Satia yang juga manajer dari PG.Barracx lewat Messenger. Ia mengaku latihan sangat serius menjelang TI. “Tujuannya lebih fokus soal team work dimana membutuhkan kepercayaan satu sama lain, karena menurut kita TI adalah segalanya di Dota 2.” kata Ardo.

Pencapaian fantastis mereka di V-Gen Tsunami maupun IGT tidak lepas dari keseriusan mereka tidak peduli seberapa besar turnamen tersebut dan tidak boleh meremehkan setiap peserta di turnamen. “Karena bagi kami menang atau kalah kami tetap belajar” katanya.

Open Qualifier TI juga bertepatan dengan lebaran namun menurut Ardo itu tidak menjadi kendala karena tahun lalu mereka merasakan hal yang sama dan memilih memundurkan tanggal lebarannya. “Karena mau tidak mau ya inilah qualifier yang ditunggu-tunggu, siapa sih yang tidak mau mencapai TI” tambahnya.

Bagi kamu yang ingin lebih tahu mengenai perkembangan dari PG.Barracx, kamu bisa melihatnya di Facebook fanpage Pondok Gaming Barracx.

Diedit oleh Yabes Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…