in

OG Dapat Pemain Baru, Bakal Lebih Baik Dari ana?

Tim yang sudah memegang 4 kali juara Major Valve, OG, sebenarnya tidak mengalami kendala berarti dalam mempertahankan performa mereka – tetap dengan draft kuat dan juga dengan permainan menakjubkan dari setiap pemainnya. Meski dengan performa mengagumkan, nyatanya OG masih belum beruntung ketika menjalani The International 7 – yang mereka akhiri di peringkat 7-8.

Raihan mereka di berbagai turnamen Major Valve, termasuk juara di Kiev Major 2017 dan gelar juara Elimination Mode 3.0 di awal tahun ini nyatanya belum menjadi penambah pundi keberuntungan mereka di The International tahun ini. Tahun ini mereka sudah cukup beruntung mendapat peringkat yang lebih baik dibanding tahun lalu – dimana mereka yang tengah diunggulkan setelah mengumpulkan tiga gelar juara sebelum The International 6 nyatanya harus kalah dramatis dari TNC Pro Team dan mengakhiri turnamen di peringkat 9-12.

Maka kabar keluarnya Anathan “ana” Pham dari tim begitu jendela transfer Dota 2 musim ini dibuka tetap menjadi kejutan banyak pihak. Tidak ada yang menyangka bahwa tim yang dapat dikatakan dalam performa terbaik mereka harus kehilangan salah satu pilar penting mereka. ana sendiri menyatakan keluar dari tim karena berkeinginan untuk beristirahat sejenak dari dunia kompetitif Dota 2 – yang dinyatakan akan selama satu tahun kedepan.

Kekosongan di tim OG pun menimbulkan banyak spekulasi yang beredar di komunitas Dota 2 dunia – siapakah yang akan pantas menjadi pengganti ana? Siapa yang cocok mengisi posisi dari seseorang dengan performa fenomenal setiap turnamen dan mampu menjadi pembeda bagi timnya? Spekulasi-spekulasi tersebut pun terjawab dengan berita terbaru tim OG – mereka resmi merekrut Roman “Resolut1on” Fominok!

Resolut1on sendiri bukan tanpa fenomena selama ini – namun selalu tertutup dengan berita tidak mengenakkan di setiap tim dia bernaung. Yang tak terlupakan tentunya performanya di dua edisi The International yaitu TI6 dan TI7. Di The International 6 tahun lalu, Resolut1on hampir saja meraih juara kalau saja timnya waktu itu, Digital Chaos, tidak dikalahkan oleh Wings Gaming di final dengan skor 3-1.

Tahun ini, Resolut1on yang sebelum The International 7 bermain untuk Planet Odd, nyaris saja tidak “mentas” di gelaran terbesar Dota 2 itu setelah timnya gagal mendapat tempat – alias sudah gugur di kualifikasi regional. Beruntung, tim terdahulunya di Eropa, Team Empire memberikannya kesempatan menjadi pemain pengganti. Kesempatan itu tidak disia-siakan – Team Empire justru sangat berjaya dengan Resolut1on bersama mereka, dimana mereka mengakhiri turnamen di peringkat 7-8 dengan peroma mengagumkan, salah satunya dengan mengalahkan Evil Geniuses!

Dengan performa dan prestasinya, Resolut1on mungkin memang dinilai pantas menggantikan ana di tim OG. Namun perbedaan bakal langsung terlihat, mengingat perbedaan posisi antara mereka berdua. ana sangat fenomenal dengan mengisi posisi Midlanerdan itu tidak terbantahkan. Masalahnya, Resolut1on merupakan pemain yang lebih sering bermain di posisi Hard Carry, bahkan terbilang jarang bermain sebagai Midlaner. Mampukah Resolut1on menggantikan ana di dalam tim OG? Waktu yang akan menjawabnya.

Esports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…