in

Obrolan Kami Bareng Manager TP.NND Tentang Kepergian Nafari

Setiap tim biasanya memiliki sosok legenda yang mampu memberikan dorongan dan semangat ekstra kepada rekan-rekan setimnya, tak terkecuali tim The Prime NND.

Tim yang memiliki tagar #SAHABATULER tersebut, rupanya harus merelakan salah satu pemain legendaris mereka, Azam “Nafari” Aljabar, setelah resmi memutuskan untuk vakum dalam kancah kompetitif Dota 2.

16 Tim Esports yang Dapat Direct Invite untuk Indonesia Game Tour 2018

Dilansir dari laman Facebook The Prime NND per tanggal 1 Mei 2018, pemain yang mengisi posisi Offlane tersebut resmi berpisah dengan tim yang hampir 3 tahun diperkuatnya. Hal ini tentu memberikan beberapa pertanyaan mengenai keputusan Nafari yang seolah-olah mendadak.

Nafari memutuskan vakum di kompetitif Dota 2. Source: The Prime NND Facebook fanpage

Seperti yang kita tahu, TP.NND bisa dibilang sedang dalam puncak performanya. Bukan tanpa alasan, mereka bahkan hampir lolos ke gelaran Major di Shanghai dengan tajuk China Dota 2 Supermajor; hanya berbeda 2 poin dari sang pemuncak klasemen, TNC Pro Team.

Guna menggali informasi lebih mendetail, RevivalTV menghubungi Anton Sarwono, Manajer Team Dota 2 The Prime NND, terkait kesiapan manajemen menyikapi keluarnya pemain veteran Dota 2 tersebut.

Hasil Dota 2 Supermajor SEA Close Qualifier. Source: Liquidpedia

Anton dengan sigap mengatakan, “dari pihak manajemen tentunya mencoba cari pengganti Nafari secepat mungkin.”

Jadwal turnamen yang kian padat menjadi faktor utama The Prime NND mencari pengganti Offlaner tersebut sesegera mungkin. Anton menjawab, “saat ini semua turnamen masih on the track, dalam arti tidak ada yang kita batalkan, karena kita (masih) optimis.” Ujar sang manajer.

Nafari (tengah) dengan Anton (tiga dari kiri) saat memenangkan slot ke main event IPGL 2018. Source: The Prime NND Facebook fanpage

The Prime NND memang memulai gebrakan baru di tahun 2018 dengan kedatangan The Golden Boy, Muhammad “inYourdreaM” Rizky pada Januari 2018 lalu. Mantan pemain BOOM ID tersebut turut membantu NND mewarnai kualifikasi turnamen level internasional.

BACA JUGA: Kenalan Dengan Juggernaut Gaming, Tim Kebanggan Jogja di IGC 2018

Lalu bagaimana manajemen menyikapi kepergian Nafari sejak 1 Mei 2018 lalu? “Berat rasanya, tapi kami (The Prime NND) menghargai segala keputusan yang dibuat oleh Nafari.” Untuk kelengkapan roster sendiri, The Prime NND akan menyiasati pengganti Azam “Nafari” Aljabar.

Nafari (paling kiri) dengan roster The Prime NND 2016. Source: The Prime NND Facebook fanpage

“Jika pengganti Nafari belum fix sesuai jadwal, sangat memungkinkan untuk menggunakan Stand-in. Untuk siapa penggantinya, itu masih rahasia dapur, hehehe.” ucap sang manajer dengan tawa.

Selain Nafari, inYourdreaM sendiri dikabarkan sedang dalam proses trial dengan salah satu tim luar negeri. Belum ada statement resmi dari pihak The Prime NND terkait kabar tersebut. Namun, tentu ini menjadi hal yang berat bagi manajemen tim jika IYD juga akhirnya keluar.

The Prime NND saat menjuarai Red Bull Coliseum Dota 2 Season 2 di Malaysia. Source: The Prime NND Facebook fanpage

Tapi apresiasi layak diberikan kepada The Prime NND, yang menghargai keputusan dan bersikap profesional dalam keputusan mengejutkan Nafari tersebut.

Siapa pengganti Nafari? Akankah performa tim ini masih bisa stabil atau mungkin malah bisa mendominasi ajang kompetitif Dota 2 di Indonesia? Untuk informasi terbaru dan tercepat tentang Pasukan Uler, jangan lupa Like Facebook The Prime NND ya!

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…