in

Wawancara Bersama Ramz Tentang Persiapan Galaxy Battle Season 2

Meski Galaxy Battle Season 2 sudah tidak dijadikan turnamen major oleh Valve, dikurangi total hadiahnya, bahkan tidak ada poin dari Dota Pro Circuit namun turnamen ini tetap berjalan.

Berbagai tim memutuskan untuk mengundurkan diri dari turnamen. Alasannya mulai dari tidak ada lagi poin Dota Pro Circuit mengingat mereka sangat membutuhkan untuk penentuan direct invite sampai tidak bisa hadir karena bertabrakan dengan jadwal.

PG.Barracx saat menjadi runner up New Blood Championship Sumber : PG.Barracx

Namun masih ada tim yang memutuskan untuk datang ke event termasuk Pondok Gaming Barracx yang mewakili Indonesia. Mereka mendapatkan slot wildcard dari New Blood Championship yang diadakan di Jakarta. Saat itu mereka meraih runner up setelah dikalahkan Skyville.

Baik Skyville dan PG.Barracx merupakan tim yang tersisa di babak wildcard karena Team Empire dan Kinguin yang juga di babak wildcard memutuskan mengundurkan diri.

Penulis melakukan wawancara dengan salah satu pemain dari PG.Barracx, Ramzi “Ramz” Bayhaki sebagai midlaner dari tim. Penulis menanyakan secara langsung persiapan Ramz dan PG.Barracx dalam menghadapi turnamen.

Meski Galaxy Battles mengalami pergantian terus menerus, PG.Barracx masih mau mengikuti karena mereka mau mencari pengalaman dari turnamen. “Kami juga ingin merasakan melawan tim-tim besar seperti EG atau OG” kata Ramz.

Saat ditanya mengenai pendapat mengenai turnamen, Ramz menyatakan meski sudah tidak berstatus major dari Valve menurutnya tidak masalah. Ia mengharapkan agar turnamen dapat berjalan lancar dan meriah.

Mereka akan menghadapi Skyville yang menjadi penentuan mereka lolos ke main event. “Yang pasti optimis namun kita juga harus hati-hati terhadap mereka karena kita dikalahkan di grand final New Blood Championship” katanya. “Oleh karena itu kita tidak mau mengulangi kesalahan kedua kalinya” tambahnya.

Siapakah tim yang menurut Ramz ingin bertemu di turnamen? Ia menyatakan Evil Geniuses karena ia mengaku sebagai EG fanboy dan ternyata ia mengidolakan rtz dan Sumail yang juga hadir di turnamen.

“Kalau Sumail, karena dia anak ajaib gua selalu melihat perspective dia saat bermain mid, walaupun sekarang bukan sebagai midlaner. Kalau rtz, karena mekanik dia jago dan cara dia memainkan carry bener-bener wah banget” katanya.

Seperti yang dibilang sebelumnya berbagai tim ada yang memutuskan mengundurkan diri. Ramz sendiri mengaku tidak bisa bertemu dengan RAMZES666 (VP) dan Miracle (Team Liquid).

Alasannya sama dengan Sumail, yang juga bocah ajaib dan permainan carrynya juga jago dan diakui seluruh dunia. Miracle menurutnya tidak jauh berbeda dengan Sumail dan RAMZES yang masih muda namun sudah berprestasi.

Sebelum mengakhiri wawancara, ia memberikan pesan kepada fans maupun yang bukan fans. “Dukung semua tim Indonesia yang lagi berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah SEA atau internasional. Jangan menghujat ketika kita lagi kalah karena main Dota itu ga segampang apa yang kalian tonton atau ucapkan” tegasnya.

PG.Barracx sendiri akan menghadapi babak wildcard pada tanggal 16 Januari. Jika mereka lolos, mereka akan langsung ke main event dan bertemu dengan EG.

Yuk, berikan dukungan kalian kepada Ramz dan PG.Barracx sebagai perwakilan Indonesia!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…