in

Pandora esports Menjuarai ASUS ROG Master

Underdog vs The new comer, yes ini adalah final turnamen online qualifier dari ASUS ROG Master, Siapa sangka ternyata malah 2 tim yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan bertemu di final turnamen online.

Baru saja beberapa hari lalu, tim Dota 2 Friction berhasil menjuarai Lan turnamen IPGL (Indonesia Pride Gaming League) di Palembang. Ternyata top performa friction akhir-akhir ini harus di tahan oleh ‘The Underdog’ Pandora esports yang beberapa hari lalu juga baru memenangkan turnamen online yang di selenggarakan oleh Bogoresports.

Pertandingan final ini berlangsung dengan sistem Best of 3. Pada pertandingan pertama, sepertinya memang Pandora mengungguli Friction melalui draft yang cerdas.


Mem-pick Sandking, Enigma, Queen of Pain dan Distruptor, ternyata membuat Pandora memainkan logika dari tim Friction yang berfikir bahwa Pandora akan bermain secara Wombocombo.

Begitu juga pada tim Friction, mereka coba membalas pick nya dengan memilih Magnus, Lich dan Lina, yang berharap dapat mematahkan Wombocombo tersebut. Dan ternyata, Lycan menjadi tombak utama dari tim Pandora yang memanfaatkan space tersendiri untuk melakukan push tower friction.

Memang di match pertama dapat dilihat, keunggulan networth dan juga jumlah kill yang terbilang cukup jauh, dan tidak adanya tekanan yang keras membuat Pandora hanya kehilangan 2 tower utama. Akhirnya Friction harus GG call pada menit 33 sebelum Ancient mereka hancur. Skor 1-0 untuk Pandora esports.

Pada game ke 2, Meskipun Friction tertinggal jumlah kill dari menit-menit awal, Friction tetap melakukan perlawanan yang cukup tangguh, dan berhasil menumbangkan 4 tower dari Pandora. Storm spirit dan Phantom Assasin dari Pandora menolak tekanan yang di berikan dari tim Friction, Phantom Assasin dari Pandora memang paham betul space yang di berikan oleh teman-temannya untuk melakukan farming. Sementara itu, Storm spirit yang selalu aktif untuk mengambiol 1 -2 kill secara solo maupun saat war, membuat networth dari Storm spirit melambung tinggi, dan memang betul-betul untouchable.

Kali ini Friction masih bertahan meskipun base mereka sudah di porak-porandakan, dan ujung kata, Friction harus mengakui kemenangan Pandora di menit 36 melalui GG call.

Selamat untuk tim Pandora yang berhasil menjuarai ASUS ROG online qualifier. Dan untuk tim Friction berikanlah kejutan-kejutan kami dengan performa kalian yang makin luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…