in

PaiN Gaming Diisukan Gemar Eksploitasi Para Pemainnya, Benarkah?

paiN Gaming Dota 2. Sumber: paiN Twitter

Salah satu kabar tidak mengenakkan hadir kepada tim asal Amerika Latin, yaitu paiN Gaming. Tim esports yang menjadi panutan ranah esports di regional itu mendapatkan isu buruk dari sebuah laman esports.

Hal ini mencuat setelah isu yang muncul di laman Esportsheaven yang mengatakan bahwa paiN merupakan organisasi yang “aneh” dan “tidak etis” dalam mengorganisir para pemainnya.

Pelatih Vici Gaming, ROtK Terlibat Cuitan Rasial ke Tim Filipina!

Agar lebih mudah memahaminya RevivalTV bagikan ke beberapa poin penting yang diutarakan ke kubu paiN Gaming dari laman tersebut, antara lain:

  • PaiN Gaming membayar timnya kisara US$250 sampai US$300 per bulan dan mematok buyout-clause 200 kali lebih banyak dari gaji tersebut
  • Pengurangan atau pemotongan hadiah untuk setor tim sebesar 50%
  • Beberapa pemain tidak memiliki kontrak dan bermain sebagai status bebas
Roster paiN Gaming musim DPC 2018-2019. Sumber: Wykrhm
  • Organisasi melacak setiap gerak-gerik para pemain
  • PaiN Gaming masih menahan pembayaran dari event sebelumnya
  • Beberapa pemain diundang dalam tim sebagai uji coba, namun ditendang setelah mereka sukses lolos ke ajang utama.

Anehnya informasi di atas dirasa tidak bersumber dan tidak memiliki kekuatan secara fakta. Tanpa basa-basi, paiN Gaming merespon artikel tersebut melalui laman Twitter resminya.

BACA JUGA: 8 Tim Lengkapi Gelaran Bucharest Minor 2019, Ajang Minor yang Lebih Sengit?

Dalam tulisannya paiN Gaming mengungkapkan kata “ada beberapa cara untuk mematahkan tuduhan yang tidak sesuai realita kepada kami.” Di sisi lain, beberapa pemain paiN Gaming turut membungkam pernyataan tersebut.

Antara lain mantan pemain Dota 2 paiN Gaming, Danilo “Arms” Silva dan mantan pelatih paiNM Thiago “Djoko” Maia ikut memberikan pembelaan.

Meksipun demikian, tidak ada alasan bagi kalian untuk memahami berita yang tidak jelas asal-usulnya. Maka dari itu alangkah baiknya tidak memberikan kesimpulan terlalu cepat.

Selain itu para pemain Dota 2 paiN Gaming masih belum memberikan pernyataan resmi. Belum ada kepastian meskipun satu pemain paiN, Duster memutuskan untuk hengkang paska bermain di TI8.

recap ti8 hari keempat
Hfn paiN Gaming di babak grup TI8. Sumber: paiN Gaming Twitter

Dari pandangan sebagai penulis, semoga Esportsheaven masih berada di jalur dan memegang asa jurnalisme dengan memegang teguh fakta lapangan. Karena tidak ada kebaikan yang diperoleh dari “mencari ikan di air yang keruh.”

Mari kita tunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak paiN Gaming dan masa depan dari Esportsheaven. Akankah ini menuai fakta atau justru pihak Esportsheaven memiliki data pendukung?

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…