in

Ohaiyo Ungkapkan Kekecewaannya Atas Keputusan Fnatic Baru-baru Ini

Ketika kalian memiliki sebuah tim esports pastinya ingin berkembang dan kalau bisa terus menang dalam turnament kecil maupun turnament besar. Cara mengembangkan tim tersebut bisa mulai dengan management baik, latihan keras, rekrut pelatih dan analyst. Tapi ketika semua itu masih belum berjalan sesuai harapan, salah satu cara terbaiknya mungkin adalah melakukan perubahan pada roster. Dan terkadang harus membuat para player yang digantikan tersebut merasa kecewa dan harus berlapang dada atas keputusan management tim mereka.

Kasus ini baru-baru saja terjadi di SEA Scene, dimana Fnatic melakukan perubahan roster Offlanenya mendatangkan player kuat dari NA yaitu Universe. Ohaiyo yang merupakan player yang sudah bertahan selama 3 tahun di Fnatic merasa sangat kecewa dengan keputusan timnya baru-baru ini.

Gimana tidak, Fnatic melakukan perubahan roster tersebut tepat setelah Ohaiyo membantu mereka memenangkan slot Major di ESL One Katowice. Namun Ohaiyo juga menyebutkan bahwa mau menang atau pun kalah kemungkinan dia tetap akan digantikan oleh Universe, tapi tak menutup rasa kecewanya terhadap keputusan Fnatic.

Postingan resmi Ohaiyo lewat fanpage resminya mendapatkan respon baik dari penggemarnya, banyak dari mereka juga kecewa dengan keputusan Fnatic yang seakan-akan tidak menghargai Ohaiyo sebagai player yang telah membantu tim tersebut selama 3 tahun terakhir.

Ohaiyo telah bergabung dengan Fnatic sejak tahun 2015, dan rekor terbaiknya adalah membantu Fnatic menjadi juara 4 di The International 2016 membuat mereka membawa pulang hadiah sebesar $1,453,932 atau setara dengan 19,3 Milyar Rupiah.

Roster Fnatic di The International 2016

Memang sangat disayangkan, namun keputusan Fnatic kemungkinan besar adalah untuk meningkatkan performa dari tim mereka, tapi tetap saja dengan roster baru ini mereka baru saja kehilangan satu slot di The Bucharest Major setelah kalah dengan TNC dengan skor 2-1.

Written by Zakucj

maniak game sejak umur 3 tahun, sempat yolo jadi pro player dan gagal, pada akhirnya sekarang menjadi tukang share berita esports. Why? Because sharing is fun :D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…