in

Natus Vincere Akhiri Perlawanan Dendi dan Team Secret Lewat Laga Sengit!

Sumber: Maincast

Maincast Autumn Brawl menjadi ajang yang membawa satu momen spesial. Pasalnya, Natus Vincere yang mengalahkan Team Lithium mampu menjadi yang terkuat dengan mengalahkan Team Secret.

navi kuala lumpur major
Sumber: Na’Vi YouTube

Berbeda dengan laga sebelumnya, Team Secret kali ini diperkuat oleh dua roster eks Na’Vi, yaitu Dendi dan Puppey. Kehadiran sang legenda Na’Vi, Dendi sendiri sebagai standin, karena absennya MidOne paska PVP Esports.

Tentu laga ini sarat emosi karena Dendi terpaksa meninggalkan Na’Vi meskipun dengan kontrak yang masih aktif. Dengan hal ini Na’Vi rupanya menunjukan bahwa keputusan yang diambil manajemen dan SoNNeikO terbukti benar.

Sumber: Maincast

Sang juara PVP Esports dipaksa gugur setelah laga yang cukup sengit dari kedua tim tersebut. Natus Vincere dan Team Secret menghasilkan kemenangan bagi tim esports asal Ukraina itu lewat skor 2-1.

Lantas, bagaimana jalannya pertandingan dari kedua tim tersebut? RevivalTV hadirkan ulasan singkat dari pertandingan yang berlangsung semalam.

BACA JUGA: Secara Mengejutkan Team Liquid Putuskan Undur Diri dari DreamLeague Minor!

Pertandingan membawa format best-of-three (Bo3) di mana kedua tim memiliki kemungkinan untuk menyamakan skor. Lantas, pertandingan pertama membawa permainan yang cukup mudah bagi Team Secret.

BOOM ID dan EVOS Esports Warnai Ajang King’s Cup 2 Asia Tenggara!

Drow Ranger yang diambil Dendi mampu menjadi kunci kemenangan pertama, bahkan Dendi tidak dapat terbunuh pada laga pertama. Alhasil, Team Secret mampu mendominasi dan sukses mengamankan poin pertama, 1-0 untuk Team Secret.

Namun di sinilah letak keseruan laga Team Secret vs Na’Vi. Pasalnya, laga kedua berjalan hingga lebih dari 70 menit. Dengan menggunakan Alchemist, Ark. mampu mengamankan networth dengan sangat cepat.

Ark. juga terus membelikan Aghanim kepada para support, seperti Phoenix untuk melakukan counter-initiate. Bahkan Team Secret membentuk formasi burst damage dengan kombo Ethereal Blade dan Dagon.

Meski Na’Vi belum mampu menyentuh highground hingga menit ke-60, namun akhirnya Dendi yang menggunakan Tinker dibuat kurang efektif. Alhasil, Stomp dari Centaur Warrunner membawa titik terang dan Na’Vi mampu memenangkan pertandingan kedua, 1-1 untuk kedua tim.

Pertandingan penentuan bisa dibilang tidak terlalu sepanas pertandingan kedua. Pasalnya, Na’Vi di bawah kapten SoNNeikO menunjukan draft hero yang sangat apik.

Team Secret yang memilih Medusa mampu dilawan dengan pengambilan 3 hero core dari Na’Vi, yaitu Beastmaster, Sniper dan Clinkz. Tentu Na’Vi bermain agresif dan tidak memberikan space guna Medusa melakukan farming.

Bahkan Dendi yang bermain apik dengan Drow Ranger di game pertama dibuat tidak berdaya. Hanya butuh 21 menit untuk Na’Vi menyudahi perlawanan dari Team Secret, 2-1 bagi kemenangan SoNNeikO dan kawan-kawan.

Sumber: Maincast

Dengan hasil ini, Na’Vi melaju ke babak selanjutnya dan akan berhadapan dengan tim NoPango yang sukses mengalahkan Gambit Esports. Namun terlepas sebagai tim, Ark. memainkan perannya dengan sangat bagus.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…