in

2 Tokoh Dota Legendaris, Merlini dan LD, Pensiun jadi Caster dan Analyst

Dokumentasi: Valve

2 komentator legendaris di Dota 2, Merlini dan LD, telah memutuskan untuk pensiun. Kemarin, 14 Februari 2018, Ben “Merlini” Wu dan David “LD” Gorman secara langsung mengumumkan berhentinya mereka sebagai komentator dan analyst.

Keputusan ini berarti menandai berakhirnya 5 tahun karir Merlini sebagai komentator esports, yang ia mulai di tahun 2013 saat menjadi panelis untuk The International. Di sisi lainnya, LD mengakhiri karirnya yang sudah berusia 6 tahun.

Merlini awalnya mengumumkan keputusannya di Twitter dan memberikan penjelasan panjangnya di Reddit. Inti dari penjelasan Merlini adalah ia tidak merasa ada kejelasan tentang masa depannya di esports, dari aspek finansial ataupun ambisi pribadinya.

Buat para pemain DotA, yang kemungkinan besar sekarang sudah jadi om-om, pasti tahu kiprah Merlini sebelumnya. Ia adalah salah satu pemain paling inovatif dan paling canggih skill nya ketika DotA masih berupa Custom Map untuk Warcraft III: The Frozen Throne.

Kami sempat juga menuliskan betapa legendarisnya Merlini di jamannya, di satu artikel beberapa bulan silam. Ia dikenal dengan keperkasaannya memainkan Zeus yang tak pernah meluputkan detail-detail kecil. Ia sering dikatakan sebagai pemain yang satu tingkat lebih maju ketimbang pemain-pemain lainnya yang satu generasi.

Mengenal DotA 1 Gods: Ben “Merlini” Wu

Ia juga lah yang pertama kali menyadari betapa pentingnya Observer Wards. Kamu juga bisa melihat salah satu permainannya yang paling legendaris di video di bawah ini.


Sedangkan untuk LD, ia menuliskan keputusannya untuk pensiun di Facebook. Ia mengaku kewalahan dengan banyak tugas yang harus diembannya di BTS (Beyond The Summit), baik itu sebagai produser, agensi talent, ataupun organizer turnamen.

Ia menjelaskan bahwa tugas-tugasnya di BTS adalah alasan kenapa ia absen sebagai komentator.

BTS sendiri juga memiliki sejarah yang menarik. Berawal dari sebuah tayangan satu caster di kamar pribadi, BTS menjadi sebuah perusahaan produksi esports yang menangani banyak komunitas.

Sebagai komentator, LD memiliki ciri khas tersendiri. Selain menjadi caster untuk babak Grand Final TI (di tahun 2012 dan 2013), suaranya jugalah yang mengisi satu tayangan paling iconic di sejarah Dota 2, The Play.

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

What do you think?

2 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 2

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…