in

Melonzz Bahagia, Tactical Pause Diperbolehkan di Starladder i-League Inv #3

Sebuah keputusan berani diambil oleh Starladder sebagai penyelenggara Starladder i-League Invitational #3 kali ini. Mereka mencoba suatu hal yang sebelumnya tidak pernah terlintas selama ini. Hal tersebut adalah tactical pause. Pause yang diperbolehkan untuk para pemain yang bertanding dengan tujuan untuk benar-benar mematangkan taktik selanjutnya maupun untuk sekedar mengambil nafas setelah fokus cukup lama.

Salah satu pemain compLexity Gaming yaitu Melonzz atu yang sekarang memilih untuk menggunakan nick Kyle mengutarakan kebahagiaannya denganm hal ini. Saat diwawancarai tentang tactical pause yang diperbolehkan pada turnamen kali ini ia mengatakan bahwa hal ini sangat penting bagi timnya. Selama ini, menurutnya, compLexity Gaming terkenal sebagai tim yang terlihat baik di awal, mengemas game, lalu kemudian throw dan kalah. Kemudian dengan adanya tactical pause ini, kebiasaan buruk tersebut bisa diminimalisir dan membuatnya memiliki waktu untuk menyemangati rekan-rekan setimnya.

Namun, tactical pause ini bukanlah tanpa peraturan. Karena semuanya sudah diatur sedemikian rupa. Setiap tim hanya memiliki waktu maksimal 3 menit di setiap game untuk melakukan tactical pause ini. Dan dilarang melakukan pause saat war dan beberapa hal lain.

Each team is allowed to have 1 (one) 3 (three) minutes long pause during per each game. It is not allowed to call a pause during the fights, gangs and other in-game activities in which are involved players from both teams.

Jika kalian sering melihat turnamen Counter Strike: Global Offensive tentunya tahu bahwa pause atau yang lebih dikenal sebagai time out cukup sering terjadi. Dan ide untuk diterapkan ke dalam DOTA 2 tentunya tidak akan disia-siakan.

Jika kita berbicara tentang olahraga tradisional, maka olahraga seperti basket, bulu tangkis, tenis, dan lainnya sudah melakukannya. Belum lama ini, sepak bola juga menerapkan aturan time out bagi tim yang menginginkannya.

Jadi, apakah hal ini merupakan satu hal yang baik? Atau malah memicu terganggunya konsentrasi musuh? Jika kalian diberi pilihan, apakah akan menggunakan kesempatan tactical pause atau tidak sama sekali?

Sebelum ini, kita mengenal tactical pause sebagai cara untuk mengganggu konsentrasi musuh, bukan?

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…