in ,

Masih Bingung Sama Update DOTA 2? Tenang, Sistem Gak Akan Ban Akun Kalian, Jika…

Ternyata, update yang diberikan kemarin lumayan berbuntut panjang. Pro dan kontra sepertinya menguak ke permukaan. Update yang sebenarnya bisa dibilang langkah tegas dari Valve ini malah masih saja dinilai suatu hal yang buruk oleh beberapa orang.

Seperti yang kita tahu, kemarin Valve baru saja memberikan update tentang bagaimana pembaruan sistem mereka. Update yang berisikan bagaimana sistem mereka saat ini akan mengawasi akun-akun yang meresahkan seperti bot, smurf, atau akun boosting.

Kalian bisa membaca update tersebut selengkapnya di Update DOTA 2 – 4 Oktober 2017, Bersih-Bersih Bot, Smurf dan Booster.

Tertera bahwa nantinya sistem akan mengamati segala perilaku mencurigakan yang mengindikasikan akun yang dimainkan bukan akun yang “jujur.” Yang masuk dalam kategori akun tidak jujur adalah akun bot, smurf dan boosting. Ketiga hal ini memang cukup meresahkan banyak pihak. Terutama untuk mereka yang masih setia bermain DOTA 2 menskipun memiliki MMR yang pas-pasan.

Memang sudah cukup lama, tiga hal ini menjadi pembicaraan para pemain DOTA 2. Terutama di Reddit, hal ini selalu diangkat. Sampai akhirnya Valve turun tangan. Namun apakah hal ini akan efektif? Seharusmya, iya.

Untuk yang belum mengerti apa itu bot, smurf dan boosting, kalian harus memperhatikan ini. Akun bot adalah akun yang memang diciptakan untuk secara otomatis bermain, jadi akun tersebut bukanlah akun yang dimainkan seseorang namun robot. Segala perilaku akun tersebut tentunya sangatlah random, hal ini tentunya merugikan banyak orang.

Sedangkan smurf adalah akun-akun yang merupakan akun yang bukan akun utama dari seseorang. Biasanya, akun smurf dimilik oleh pemain pro-pro yang memiliki MMR tinggi lalu membuat sebuah akun baru untuk bersenang-senang.

Bagaimana dengan boosting? Hal ini yang paling umum terjadi, saat seseorang menyewa jasa orang lain untuk menaikkan MMR-nya. Tentunya, semua hal ini akan berakibat buruk pada kualitas matchmaking DOTA 2. Selain itu, untuk para penjual akun harus berpikir dua kali karena potensi terban-nya akun juga sangat besar sekarang.

Seperti gambar yang sempat tersebar kemarin di Reddit, gambar itu terkonfirmasi memang merupakan akun yang sedang diboost.

Apakah nantinya sistem DOTA 2 akan sesensitif itu? Tentunya tidak. Kalian yang memainkan akun kalian secara wajar dan jujur tentunya tidak perlu takut akan hal ini.

Setiap orang pasti ada kalanya bermain baik dan buruk. Dan jika kalian mengalaminya, bukanlah suatu hal yang patut dikhawatirkan. Valve punya cara perhitungan tersendiri, salah satunya yang hari ini dimasukkan ke dalam metode penilaian adalah LH/D dan XPM.

Banyak tentunya faktor teknis dan non teknis yang berpengaruh. Perilaku-perilaku yang mencurigakan bisa seperti jika suatu akun selalu bermain support dengan hasil yang menang-kalah tiba-tiba bermain dengan hero carry dengan jumlah yang cukup banyak dan hampir selalu memenangkan game.

Atau jika untuk akun yang diperjual-belikan, bisa jadi hal-hal seperti IP address menjadi pertimbangan sistem. Diikuti bergantinya alamat email tentunya terlihat begitu mencurigakan, bukan?

Selain itu, untuk kalian yang bermain low priority, inilah saatnya bermain secara serius. Karena jika kalian tertangkap tangan sedang menyelesaikannya dengan cara berkompromi dengan lawan, akun kalian juga akan mendapatkan akibatnya.

Semua ini dilakukan untuk DOTA 2 yang lebih baik. Jika kalian punya pertanyaan atau komentar tersendiri, bisa kalian lemparkan di kolom komentar ya, Sobat RevivaLTV!

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…