in

Chongqing Major Akhiri Babak Kualifikasi dan Sajikan 15 Tim Terbaik

Evil Geniuses Sumber: ESL

Setelah berakhirnya babak playoff di setiap regional, Chongqing Major 2019 telah mengakhiri babak kualifikasinya. Yup, ada sebanyak 15 tim yang berhasil mengamankan tempatnya di panggung utama Chongqing.

Lantas, semua tim yang lolos telah siap mewakili regionalnya masing-masing. Meskipun sempat diwarnai drama, kini RevivalTV sajikan tim yang lolos ke Chongqing Major 2019, cekidot!


Regional CIS

kuala lumpur major 2018
Sumber: PGL – Kuala Lumpur Major 2018

Virtus.pro & NoPangolier

Hal unik kembali terjadi di babak kualifikasi regional CIS. Meski menghadirkan segudang tim dengan susunan formasi baru, ternyata ada saja tim-tim non-organisasi atau gurem yang lolos ke ajang level major.

Bila kalian masih ingat, Kuala Lumpur Major 2018 membawa salah satu tim gurem, yaitu ferzee. Lantas, setelah permainan apik mereka Gambit Esports resmi mengakuisis tim yang diisi oleh Daxak dan kawan-kawan tersebut.

Hal yang tidak kalah mengejutkan juga bahwa NoPango sukses mengalahkan Virtus.pro di final upper bracket sebelum akhirnya lolos. Sedangkan Virtus.pro mengamankan tempat mereka setelah menekuk Gambit Esports.


Regional Asia Tenggara

chongqing major sea dota2
Sumber : TNC Facebook

Fnatic & TNC Predator

Tim yang memiliki banyak perubahan dari segi roster ini rupanya membawa gelaran yang tidak jauh berbeda.

Jangan bosan-bosan melihat TNC dan Fnatic sebagai wakil Asia Tenggara, karena mereka terbukti masih jadi yang terkuat.

Pasalnya, Fnatic membawa nama baru yaitu iceiceice dan Jabz yang bisa dibilang penuh pengalaman.

TNC Predator Jatuhkan Sanksi Kepada Kuku Atas Tindakan Rasismenya!

TNC sendiri membawa ninjaboogie dari Mineski dan diperkuat Armel serta Gabbi. Armada TNC juga masih tampil kuat, meskipun melalui laga sengit melawan Mineski.

Berita uniknya adalah kehadiran BOOM ID di babak playoff. Yup, meski harus kalah 2-0 dengan 2 kali berturut-turut, mereka masuk jajaran top 4 besar bersama dengan Mineski, TNC juga Fnatic.


Regional China

Vici Gaming. Sumber: ESL

Vici Gaming, Team Aster & PSG.LGD

Negara dengan polemik kasus rasisme yang sedang hangatnya ini juga mengirimkan tiga perwakilan di tanah asalnya, Chongqing Major 2019.

Ada sebanyak 3 tim karena tim ini terbukti menjadi one-man army dengan poros negara China dan barat dalam perebutan gelar TI.

BACA JUGA: Respon Buruk Komunitas Dota 2 China tentang Isu dan Kata Rasisme!

Lantas, ada 4 tim yang melaju ke babak playoff dengan kehadiran EHOME. Namun sayang, Vici Gaming dan Team Aster yang sudah mengamankan final bisa bernafas lega.

Tapi tidak bagi EHOME karena tim yang dipimpin Xiao8 ini harus melawan runner-up TI8. Meski hampir ditebak bahwa PSG.LGD yang lolos, setidaknya EHOME memberikan perlawanan dengan skor 2-1 meski harus gugur.


Regional Eropa

Sumber: PGL – Kuala Lumpur Major 2018

Team Secret, Team Liquid & Alliance

Salah satu regional terkuat ini rupanya menjadi ‘neraka’ bagi beberapa tim hebat. Pasalnya, OG sang juara TI8 bahkan tunduk di hadapan Alliance.

Tim yang berisikan n0tail dan kawan-kawan harus gugur setelah kalah 2 kali melawan Alliance pada babak grup. Alhasil, ada 4 tim yang melaju ke babak playoff ditambah dengan kehadiran The Final Tribe.

BACA JUGA: Sang Juara TI8, OG Tereliminasi dari Kualifikasi Chongqing Major 2019

Namun dengan susunan formasi dan strategi jitu, Alliance berhasil melaju ke babak berikutnya setelah mengalahkan The Final Tribe. Hal ini menjadi performa positif Alliance yang sempat ‘melempem’ dalam waktu yang cukup lama.


Regional Amerika Latin

Sumber: ESL

PaiN Gaming & Thunder Predator

Di sinilah letak drama yang terjadi pada babak kualifikasi, jatuh pada regional Amerika Latin atau SA. Pasalnya, tim yang tampil dominan dan terkuat, test 123 atau eks-paiN X justru harus dikualifikasi dari tahtanya.

Armada CCnC harus puas didiskualifikasi paska laporan dari Peter “ppd” Dager mengenai akal-akalan dari tim tersebut. Mereka dikabarkan hanya berada di regional Amerika Latin selama 2 minggu saja.

Buntut Kasus Regional, Valve Cabut Slot eks-PaiN X di Chongqing Major 2019

Dianggap tidak mengembangkan potensi di tanah Amerika Latin, mereka resmi didiskualifikasi oleh Valve.

Alhasil, Thunder Predator mengambil tiket tim eks-paiN X yang didiskualifikasi. Selain itu ppd juga mendapatkan banyak fans dari Peru, mungkin karena aksi ‘nyeleneh’-nya ya, wkwk.


Regional Amerika Utara

Evil Geniuses Sumber: ESL

J.Storm, Forward Gaming & Evil Geniuses

Salah satu regional yang penuh dengan pemain berbakat ini telah menyuguhkan tiga tim terpilih ke ajang Chongqing Major 2019.

Tidak ada yang terlalu menarik selain Evil Geniuses yang terakhir menyabet tiket ke ajang Chongqing Major. Tim dari Arteezy harus dikalahkan 2 kali oleh J.Storm dan Forward Gaming pada babak playoff.

Sumber: PGL – Kuala Lumpur Major 2018

Beruntung Plus Ultra, tim yang diperkuat EternaLEnVy, Fear dan Sneyking tampil anti-klimaks saat playoff.

Dengan ini Evil Geniuses kembali mengamankan tempat di Chongqing Major 2019 bersama dengan 2 tim lainnya.


Chongqing Major 2019 akan berlangsung pada 19-27 Januari 2019 dengan membawa hadiah sebesar US$1,000,000 dan poin DPC sebanyak 15,000.

Sumber: Valve – Bucharest Minor 2018

Seperti laga resmi Valve sebelumnya bahwa satu slot tersisa akan diraih oleh tim yang memenangkan gelaran minor. Kali ini Bucharest Minor akan menjadi kesempatan terakhir bagi tim yang mau lolos ke ajang Chongqing Major.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…