in

Kerja Keras Terbayarkan, OG Akhirnya Angkat Piala Lagi!

Untuk sekelas tim professional, kira-kira apa yang akan terjadi jika tim kalian mendapatkan performa yang tidak sebagus biasanya? tentu saja mencari solusi terbaik, mau itu memperbaiki kesalahan yang ada, atau mungkin sampai mengganti roster, tapi bukan berarti semua adalah keinginan dari tim, terkadang ada keinginan dari Individual juga.

Untuk case OG yang sebelumnya mungkin banyak dari kalian yang sudah tahu kalau salah satu player Midlanenya Anathanana‘ Pham telah keluar dari tim sekitar bulan Agustus lalu. Dan sebulan kemudian RomanResolut1onFominok pun masuk dan mengisisi posisi kosong tersebut.

source, facebook.com/ogdota2

Melihat kelihaian dan pengalaman dari Resolut1on pastinya bisa dikadangnya lebih daripada ana yang hitungan baru mulai terlihat ketika dia bergabung dengan OG dan memenangkan beberapa Major. Walaupun skill yang sudah dianggap layak disebut salah satu mid player kuat, Resolut1on dan OG ternyata butuh waktu yang cukup lama untuk saling menyesuaikan.

Walaupun mereka berhasil beberapa kali mendapatkan slot di Main Event tapi sayangnya belum berhasil untuk mendapatkan paling enggak Juara 4 untuk Minor sehingga OG bisa mengamankan sedikit Qualifing Point, tapi hasilnya terus nihil. OG terus bersusaha dan pada akhirnya sampai ke titik dimana usaha keras mereka terbayarkan.

OG terus berusaha mendapatkan juara kembali, kemenagan terakhir mereka adalah Kiev Major 2017, source (wiki.teamliquid.net/dota2)

Berhasil lolos ke Main Event Minor kelima yaitu MDL Macau, OG punya kesempatan besar untuk membawa pulang trophy pertama mereka setelah kalah dari TI7. Performa yang luar biasa sudah ditunjukkan oleh OG lewat hasil dari Groupstage yang berjalan selama 2 hari berturut-turut.

source, wiki.teamliquid.net/dota2

Dan setelah masuk kebabak Playoffs, OG dengan peringkat tertinggi di Groupstage memilih untuk melawan Natus Vincere terlebih dahulu dan hasilnya cukup baik, walaupun sempat hampir dicomeback oleh NaVi di game pertama namun dapat diatasi dengan lancar oleh OG.

Masuk ke Grand Final, OG bertemu dengan lawan yang tak disangka-sangka yaitu TNC yang dimana mereka berhasil mengalahkan Virtus Pro dengan skor 2-0 di semifinal juga. Ini mengingatkan akan rematch kedua tim ini di The International 2016 dimana TNC berhasil memukau banyak orang dengan mengalahkan OG saat itu.

Namun yang lalu biarlah berlalu, OG dibabak Grand Final benar-benar terlihat full performance, dengan adanya Resolution yang performt sangat baik di match-match sebelumnya membuat TNC memutuskan untuk lebih banyak membuang hero-hero signature dari Resolution. Tapi malah membuat Notail mendapatkan hero signaturenya dengan Tiny yang diambil 2 kali hingga skor akhirnya OG menang dengan skor 2-0.

Dengan kemeangan tersebut maka OG berhak untuk membawa pulang trophy dan hadiah utama sebesar $130,000 atau setara dengan 1,7 Milyar Rupiah, serta ini juga pertama kalinya OG mendapatkan Qualifing Point (150).

1st – OG ($130,000 + 150 QP)
2nd – TNC Pro Team ($65,000 + 90 QP)
3rd & 4th – Natus Vincere & Virtus Pro ($30,000 + 30 QP)
5th-9th – EHOME, LFY, Infamous, LGD, VGJ.Storm ($9,000)

Setelah ini ada Dota Summit 8 yang akan memulai eventnya tanggal 13 sampai 17 Desember, OG beruntung mendapatkan direct invite. Sepertinya ini kesempatan besar untuk OG yah, goodluck boys 😀

Written by Zakucj

maniak game sejak umur 3 tahun, sempat yolo jadi pro player dan gagal, pada akhirnya sekarang menjadi tukang share berita esports. Why? Because sharing is fun :D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…