in

Terlilit Biaya, Manajer MangoBay Terlibat Drama Jual Beli Slot Turnamen!

MangoBay.

Setiap tim Dota 2 tentu sempat mengalami fase naik dan turun. Selain tim, ada juga pemain-pemain yang kerap menjadi one season hit wonder. Namun ada satu tim Dota 2 di regional Eropa yang baru-baru ini terlibat drama, yaitu MangoBay.

Kalian ingat kekalahan Team Liquid dengan skor 2-0? Yup itu dari tim ini, MangoBay. Namun berita ini baru datang pada 29 September 2018 ketika sang carry The Final Tribe, Rasmus “Chessie” Blomdin mengunggah screenshot percakapan dengan manajer MangoBay.

BlueOceanz, sang manajer MangoBay terlibat dalam percakapan yang cukup singkat dengan pemain support The Final Tribe, Handsken. Dalam cuplikan percakapan sang manajer mengaku ingin ‘menjual’ slot turnamen kepada The Final Tribe.

Turnamen yang ingin ‘dijual’ oleh BlueOceanz adalah Maincast Autumn Brawl. Ajang besutan Maincast Studio tersebut merupakan yang pertama dalam penyelenggaraan ranah esports Dota 2.

Duo Macan, Tigers & EVOS Esports Raih Slot Kualifikasi ESL One Hamburg 2018!

Bukan main-main, ajang besutan Maincast Studio itu menghadirkan prizepool senilai US$80,000 untuk turnamen dengan sistem online. Ada sebanyak 20 tim dari regional Eropa dan CIS, bahkan Maincast menyediakan streaming resmi berbahasa Inggris dan Rusia.

Maincast Autumn Brawl. Sumber: Maincast

Dengan iming-iming hadiah yang fantastis, Handsken ditawarkan oleh BlueOceanz untuk mengisi slot kosong yang dilepas MangoBay. Sebagai gantinya, Handsken dan kawan-kawan diminta hadiah sebesar setengah atau US$10,000 bila The Final Tribe menang.

Handsken dan manajemen The Final Tribe langsung menolak mentah-mentah permintaan tersebut. Dalam pengakuan BlueOceanz, tim yang mendapatkan direct invite berhak mengoper slot bagi tim yang mereka kehendaki.

Sumber: Twitter Chessie

Namun Maincast tidak mematok harga sedikit pun bagi tim yang bertanding. BlueOceanz menjadi aktor yang ‘menjual’ slot tersebut. Alasannya? Sang manajer mengaku bahwa tim MangoBay sudah disband dan membutuhkan uang untuk para pemainnya.

BACA JUGA: Wajah Baru, Tim J.Storm Hadir dengan Akuisisi Roster MarchOutOfArmy

Dalam akun twitter pribadinya, BlueOceanz juga terang-terangan mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Dia juga meminta untuk tidak menyalahkan para pemain, melainkan kepada pihak manajer secara pribadi.

Yup, tim MangoBay merupakan tim yang sukses memberikan kejutan setelah mengalahkan Team Liquid dengan skor 2-0 tanpa balas. Tepatnya pada babak kualifikasi DreamLeague Season 10 regional Eropa.

Namun pengakuan sang manajer mengatakan bahwa tim MangoBay sudah resmi bubar. Tetapi sebaiknya hal ini tidak dilakukan, selain karena merugikan nama tim dan manajer juga merusak perkembangan esports itu sendiri, dalam hal ini Maincast selaku pihak penyelenggara.

kualifikasi dreamleague season 10
Liquid dikalahkan oleh MangoBay. Sumber: Team Liquid Twitter

Semoga di Indonesia tidak akan pernah terjadi hal yang serupa. Selain karena Indonesia masih dalam tahap berkembang, ranah esports seharusnya diisi dengan moto fair play dan bersih dari praktek jual beli slot turnamen.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…