in

Immortals Berhasil Lolos ke PGL Open Bucharest Main Event

Meski belum lama setelah terbentuknya tim Immortals, mereka sudah saja mengamankan satu slot main event pada ajang PGL Open Bucharest, melalui babak kualifikasi Amerika Utara. Tim yang terdiri dari pemain asal Korea Selatan tersebut berhasil mengalahkan The Dire, tim ppd dan zai yang baru dengan skor 2-1.

Pada game pertama, The Dire dapat dilihat cukup mendominasi game tersebut sejak awal. Net worth dan experience yang dimiliki oleh mereka benar-benar membuat The Dire merasa percaya diri untuk melakukan team fight yang akhirnya dimenangkan oleh The Dire berturut-turut. Pajkatt dan Chaos Knight-nya tidak dapat dihentikan oleh Immortals. Game 1 dimenangkan oleh The Dire.

Yang terjadi pada game kedua berbeda dari game sebelumnya. Kali ini, Immortals berhasil men-draft hero-hero andalan mereka seperti Phantom Assassin yang dimainkan oleh QO dan DuBu dengan Ancient Apparition-nya. Draft mereka men-shutdown hero The Dire. Apalagi QO dengan Phantom Assassin-nya yang benar-benar berani bermain secara agresif namun tetap cerdas dalam membuat keputusan. Game 2 dimenangkan oleh Immortals.

Jika The Dire tadinya mendominasi pada game pertama, sebaliknya yang terjadi pada game ketiga. Immortals lagi-lagi berhasil mengamankan hero-hero andalan para pemain mereka seperti Monkey King, Puck, dan Batrider. Serta draft yang sedang trending saat ini, Monkey King + Dazzle.

Sebelum Monkey King dibunuh, Dazzle bertugas untuk mengaktifkan Shallow Grave kepada Monkey King dan ia akan terus memukuli musuhnya sampai mendapatkan charge Jingu Mastery dan digunakan tidak hanya untuk memusnahkan musuhnya, namun juga untuk lifesteal dan mengisi darahnya lagi.

Draft ini digunakan oleh Immortals dan bertanggung jawab atas kemenangan mereka di game ketiga. Dengan lead yang dimiliki oleh Monkey King, The Dire hanya bisa melakukan sedikit untuk menghentikan si “Raja Monyet” tersebut. Game 3 yang dimenangkan oleh Immortals mengamankan slot main event mereka di PGL Open Bucharest.

Well, match ini tentu menunjukan potensi tim Immortals untuk kedepannya. Sepertinya meski sempat terpisah untuk 1 musim, chemistry dari lima pemain Korea Selatan tetap ada dan langsung dipraktekkan di game-game yang mendatang. Semoga beruntung pada PGL Open Bucharest nanti, Immortals!

Written by w11wo

Esports & Computers. 24/7 high-school nerd who just loves to play games and write articles, occasionally does interviews too.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…