in

Hadiah TI8 Sudah Mencapai US$ 20 Juta dengan Sisa Waktu 45 Hari Lagi!

Prizepool TI8 per Juli 2018.

The International alias ajang kompetitif Dota 2 paling bergengsi di dunia memang masih menjadi ajang esports dengan hadiah terbesar dalam sejarah. Lebih tepatnya, The International 2017 lah yang memiliki predikat tersebut dengan total hadiah sebesar US$ 24,68 juta atau setara dengan sekitar 15,4 ribu ekor Honda Scoopy!

Di posisi 2, 3 dan 4 juga masih ditempati oleh The International dengan detail sebagai berikut:

  • The International 2016: US$ 20,77 juta
  • The International 2015: US$ 18,42 juta
  • The International 2014: US$ 10,93 juta

Baru di posisi kelima game pesaing ketat Dota 2 bisa bertengger di sana, yaitu untuk ajang League of Legends (LoL), World Championship 2016 dengan total hadiah ‘cuma’ US$ 5 juta atau setara dengan… hitung sendiri deh…

Final World Championship 2016

Namun demikian, rekor TI7 tadi bisa berubah disusul oleh TI8 yang sampai hari ini telah mencapai total hadiah sebesar US$ 20 juta meski masih tersisa 45 hari lagi untuk mengumpulkan ‘sedekah’ dari para gamer yang membeli Battle Pass.

Buat yang belum tahu, jumlah ini bisa begitu jauh selisihnya dengan kompetisi game lain seperti World Championship untuk LoL tadi, karena Valve menggunakan sistem yang kerennya dibilang crowdfunding.

Sistem ini dimulai dari tahun 2013 alias TI3 yang kala itu bernama Compedium Dota 2. Dulu, sistem crowdfunding Compedium tadi juga berbeda karena hanya US$ 2,5 yang disisihkan dari setiap penjualan bundle yang disuntikkan ke prize pool.

Di 2018 ini, 25% dari penghasilan yang didapatkan dari penjualan The International 2018 Battle Pass (namanya tidak lagi Compedium sejak 2015) dimasukkan ke prize pool TI8.

Tak dapat dipungkiri, sistem ini memang yang terbaik dari semua kompetisi esports yang ada di dunia. Pasalnya, para fans esports Dota 2 yang membeli Battle Pass benar-benar bisa merasa ikut memiliki event akbar tersebut karena turut memberikan sumbangsihnya.

Valve juga bahkan akan menambahkan 10K Battle Point tambahan jika total hadiah tahun ini melampaui total hadiah tahun lalu (TI7) dan 10K Battle Point tambahan lagi jika mencapai angka US$ 30 juta!

Plus, para pelaku esports Dota 2 yang mendapatkan kursi bertanding di panggung termegah tadi juga tentu saja senang karena bisa dapat uang jajan lebih.

Pertanyaannya, jika melampaui hadiah tahun lalu memang besar kemungkinannya, tapi apakah mampu melampaui US$ 30 juta atau setara dengan Rp.432 miliar?

Uang segitu cukup kan ya buat nyalon jadi presiden? Eh…

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

Follow me: twitter.com/Yabes_Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…