in

Korban Standin, Evil Geniuses dan Forward Gaming Tersingkir dari ESL One Hamburg 2018!

Evil Geniuses Sumber: ESL

Melaju ke hari berikutnya, ESL One Hamburg 2018 ternyata tidak berhenti untuk memberikan kejutan. Pasalnya, ESL One Hamburg 2018 menghadirkan kejutan setelah beberapa tim favorit seperti Ninjas in Pyjamas dan Mineski gugur.

NiP, Alliance dan Mineski Susul EVOS yang Tersingkir dari ESL One Hamburg 2018!

Di sisi lain, beberapa tim yang membawa standin rupanya harus tersingkir, yaitu Forward Gaming dan juga Evil Geniuses. Bila kalian menyimak artikel dari RevivalTV, SumaiL yang merupakan midlane dari EG gagal hadir karena terbentur masalah visa.

Sumber: ESL One Hamburg 2018

Begitu juga sang kakak, YawaR yang tidak mampu memperkuat Forward Gaming karena masalah visa. Dua pemain berkebangsaan Pakistan ini tidak mampu tampil, dan rupanya kedua tim yang mereka tinggal harus tersingkir.

Evil Geniuses Sumber: ESL

Meskipun demikian, pada laga pertama Evil Geniuses mengalahkan compLexity Gaming dan mampu memperpanjang tren positif mereka. CompLexity Gaming harus takluk dengan skor 2-0 tanpa balas, permainan pertama pun terbilang sengit.

Tetapi Arteezy dan kawan-kawan tidak memberikan nafas bagi EternaLEnVy dan timnya setelah menyudahi pertandingan kedua dengan cepat, yaitu 15 menit waktu bermain. Cr1t- sukses melaju dan berhadapan dengan Team Secret.

BACA JUGA: Tampil Sebagai Standin, Dendi Siap Meriahkan DreamLeague Season 10!

Dengan hasil ini, compLexity Gaming resmi menjadi tim pertama yang gugur di fase playoff. Meskipun compLexity Gaming menunjukan permainan indah di penentuan tiket playoff melawan NiP.

compLexity Gaming. Sumber: ESL

Berbeda dengan EG, Forward Gaming justru harus kalah tanpa memberikan perlawanan. Yup, mereka kalah dengan skor 2-0 langsung menghadapi armada paiN Gaming.

Andil w33 dan hFn rupanya menjadi mimpi buruk, ditambah draft Forward Gaming yang terkesan melenceng. Pasalnya, Drow Ranger yang digunakan Xcalibur sukses dibuat tidak berdaya.

Tidak sampai situ saja, paiN Gaming kembali memberikan tekanan kepada Forward Gaming. Penggunaan Tinker dan support 4 dengan Legion Commander mampu mematahkan insiasi dari Universe dan kawan-kawan.

Forward Gaming. Sumber: ESL

Menuju pertandingan berikutnya di panggung Barclaycard Arena, ada laga pamungkas antara Team Secret melawan Evil Geniuses. Banyak yang menduga bahwa EG akan kewalahan tanpa kehadiran SumaiL, dan benar saja.

Evil Geniuses cukup kewalahan, setidaknya dari segi koordinasi dan menghadapi punggawa baru Team Secret, Nisha. Mereka tidak mampu berbuat banyak setelah Arc Warden dari Nisha.

evil geniuses esl one hamburg
Evil Geniuses Sumber: ESL

EG juga menghadirkan draft yang unik dengan 3 hero core bertipe range, yaitu Templar Assasin, Mirana dan Drow Ranger. Arteezy yang menggunakan Drow dibuat under-perform, bahkan hingga akhir pertandingan dia terpaut jauh dari segi networth dan level.

BACA JUGA: Paska Insiden Cheat, Forsaken: Saya Hanya Ingin Menjadi Yang Terbaik

Pertandingan kedua tampil lebih sengit, di mana kedua tim tampil sama ngototnya. Bahkan Evil Geniuses berada di atas angin, setidaknya hingga menit ke-40. Pasalnya, Terrorblade dan Invoker mengambil peran penting bagi kemenangan Team Secret.

Dua momen penting adalah ketika Terrorblade mampu menghancurkan seluruh highground barak dan tower. Lalu ketika clash penutup setelah Invoker berhasil mencuri Aegis dan follow-up dari zai juga Nisha.

Team Secret. Sumber: ESL

Pertandingan berikutnya akan berlangsung pada jam 5 WIB, yaitu antara Team Aster dan paiN Gaming. Pemenang dari kedua tim ini akan berhadapan dengan Team Secret untuk menuju ke lower bracket final.

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…