in

Duo Digital Chaos Sama-Sama Tumbang di Final Kualifikasi Perfect World Masters

Apa jadinya jika tim favorit kalian yang ternyata memiliki 2 tim dalam 1 game yang sama dan keduanya sama-sama berhasil lolos ke Main Event di salah satu turnament bergengsi berkelas, pastinya sangat senang dong, apalagi organisasi dari pemilik tim tersebut.

Hal ini hampir terjadi pada salah satu tim yang pastinya sudah kalian sangat kenal yaitu Digital Chaos. Sayang sekali mereka baru-baru ini kehilangan kesempatan untuk mendapatkan slot Main Event, dimana kedua tim mereka Digital Chaos dan Digital Chaos.SA sama-sama gagal dibabak Final kualifikasi.

Untuk tim inti Digital Chaos, perjalanan mereka terlihat cukup mulus hingga babak final, mereka bahkan mengalahkan tim-tim kuat seperti compLexity dan Immortals. Namun sesampainya mereka dibabak final dan berhadapan kembali dengan compLexity, Digital Chaos terlihat kehilangan ritmenya dan kalah dalam waktu cukup cepat.

source, dotabuff.com
source, wiki.teamliquid.net/dota2

Sementara Digital Chaos.SA yang mengikuti kualifikasi South America, punya cerita sedikit berbeda. Perjalanan mereka sampai ke babak final tidak begitu mulus, mereka sempat kalah dari Infamous sehingga harus turun ke lower bracket. Dengan semangat luar biasa mereka bisa survive di lower bracket bahkan ketika bertemu kembali dengan Infamouse mereka berhasil membalaskan kekalahan mereka sebelumnya dengan skor 2-1.

source, dotabuff.com

Namun perjuangan mereka belum selesai disitu, lawan kuat menunggu mereka dibabak final. Bertemu dengan SG e-sports yang bisa disebut sebagai lawan paling berat untuk mereka saat ini. DigitalChaos.SA berhasil mengamankan point pertama, namun mereka malah kehilangan point di 2 game berikut sehingga game berakhir kalah dengan skor 1-2.

source, dotabuff.com
source, wiki.teamliquid.net/dota2

Otomatis untuk kedua tim pemenang diatas baik itu compLexity dan SG e-sports telah berhasil mengamankan slot Perfect World Master, dimana Main Eventnya akan dimulai pada tanggal 20~26 November 2017 di Shanghai, China.

Untuk membedakan antara kedua tim tersebut kalian bisa roster mereka dibawah ini:

Digital Chaos

  • Mason ‘mason‘ Venne
  • Abed ‘Abed‘ Yusop
  • Arif ‘MSS‘ Anwar
  • Kanishka ‘BuLba‘ Sosale
  • David ‘MoonMeander‘ Tan

Digital Chaos.SA

  • William ‘hFn‘ Medeiros
  • Juan ‘Atun‘ Ochoa
  • Renato ‘Kingteka‘ Garcia
  • Farith ‘Matthew‘ Puente
  • Danylo ‘KINGRD‘ Nascimento

Written by Zakucj

maniak game sejak umur 3 tahun, sempat yolo jadi pro player dan gagal, pada akhirnya sekarang menjadi tukang share berita esports. Why? Because sharing is fun :D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…