in

Dota Korea Selatan Bakal Kuasai Kompetisi Region SEA Lagi?

Ini MVP Phoenix waktu lagi jaya-jayanya di berbagai turnamen dunia!

Loh kamu gak sadar kalau kompetitif Dota 2 Region SEA sempat dikuasai oleh Korea Selatan? Meskipun cuman menonjol lewat satu tim (karena yang lainnya kurang naik), nyatanya Dota Korea Selatan pernah jadi pandangan utama di competitive scene Dota 2 region SEA, dalam waktu cukup lama pula. Gara-gara siapa? Gara-gara tim MVP Phoenix!

Kenapa MVP Phoenix malah bersinar di region SEA? SImpel, Korea Selatan tidak dilirik menarik sebagai bagian yang dapat kompetitif oleh Valve – jadilah berbagai negara di luar SEA ikutan ke region SEA. Tidak hanya Korea Selatan kok, banyak juga tim dari negara lainnya yang berkompetisi di region SEA. Masih bingung kenapa mereka yang bersinar, bukan tim yang asli tinggal di Asia Tenggara?

Prestasi MVP Phoenix bejibun banget, bahkan selalu jadi perhatian para penyelenggara turnamen besar Dota 2 selama periode tahun 2014-2016! Hampir seluruh turnamen besar pada periode tersebut selalu memasukkan MVP Phoenix sebagai tim undangan dari region SEA – bahkan turnamen Major dari Valve sekalipun! Hal ini diperkuat karena sejak The International 5 (2015) sampai 2016 berakhir, MVP Phoenix selalu bisa mengakhiri turnamen resmi Valve di posisi diatas Top 8 – kecuali Boston Major 2016 dimana mereka kandas di babak pertama Main Event.

Ini MVP Phoenix waktu lagi jaya-jayanya di berbagai turnamen dunia!
Ini MVP Phoenix waktu lagi jaya-jayanya di berbagai turnamen dunia!

MVP Phoenix yang digadang terkuat di region SEA pada masa itu tersebut bubar di awal tahun 2017, dan pemainnya berpencar ke berbagai tim. Dota Korea Selatan pun langsung meredup tak punya ikon, apalagi karena sang adik dari organisasi yang sama, MVP Phoenix dan MVP Aegis, cuman bisa bersaing di level lokal mereka saja. Menyebut MVP Revolution? Mereka bahkan tim yang berdomisili di Krygyzstan, bukan asli Korea Selatan.

Lantas kenapa judul berita ini menggadang Dota Korea Selatan mungkin bakal kembali menguasai region SEA? Itu karena tim impian Korea Selatan yang bermain pada saat masa keemasan MVP Phoenix memutuskan berkumpul kembali di musim ini setelah setahun berpisah! Melalui cuitan salah satu pemain yang tergabung disana, roster jaman keemasan MVP Phoenix memutuskan untuk bergabung kembali membentuk satu tim!

Kim “QO” Seon-yeop melalui akun Twitter-nya menyebut bahwa dirinya beserta Pyo “MP” No-a, Lee “Forev” Sang-don, Kim “Febby” Yong-min, dan Kim “DuBu” Doo-young akan kembali bergabung dalam satu tim, sambil mereferensikan nama One Piece dalam bahasa Korea. Kebiasaan QO memang selalu memberikan rasa penasaran bagi penggemarnya, entah maksudnya dia mengambil referensi dari anime One Piece sebagai nama mereka nanti atau menandakan mereka kembali menjadi satu bagian – yang dalam bahasa Inggris bisa diartikan menjadi One Piece.

Meskipun memang tidak disebutkan akan kembali masuk organisasi MVP untuk membentuk tim dengan nama yang sama ketika mereka bersama dulu, namun tentu banyak penggemar mereka yang berharap mereka kembali menggunakan nama yang sama. Rumornya pun memang sudah berkembang sejak jendela transfer musim ini dibuka berkat perpisahan masing-masing pemain yang disebutkan diatas dengan tim mereka di musim sebelumnya.

Rumor kembalinya tim ini sebenarnya sudah berhembus sejak salah satu pemain legenda Dota 2 Korea Selatan, Park “March” Tae-won, diberitakan telah menyelesaikan wajib militer negaranya dan berkeinginan untuk kembali masuk kancah Dota 2 – dimana sebelum wajib militer March merupakan pemain andalan MVP Phoenix. Jika March bergabung dengan tim yang disebut oleh QO ini, bukan tidak mungkin reuni emas MVP Phoenix akan terjadi – bahkan bisa saja mereka kembali menguasai kompetitif di region SEA.

Roster MVP Phoenix setelah TI5. Ada legenda yang mau balik sama yang sekarang jadi pelatih Team Liquid!
Roster MVP Phoenix setelah TI5. Ada legenda yang mau balik sama yang sekarang jadi pelatih Team Liquid!

Fun Fact : Pelatih Team Liquid yang kemarin juara The International 7 itu, Lee “Heen” Seung Gon, juga pernah menjadi bagian dari masa keemasan Dota Korea Selatan juga loh!

Esports Enthusiast, Game Connoisseurs. Penikmat berbagai macam genre game, terutama yang berupa RPG – online maupun offline. Keranjingan juga dengan beberapa arcade game bertipe Ryhthm Game, juga pemain-yang-lebih-cocok-jadi-pelatih/manager di berbagai game dengan genre MOBA dan RTS. Bisa menguras emosi bagi setiap lawan (dan kawan) dalam berbagai macam Boardgames.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…