in

[In-Depth] Pendapat Para Caster Tentang Lawan Terberat Tim Dota 2 Indonesia di Open Qualifier TI8

Sumber : Dota 2 Website

14-17 Juni 2018 menjadi tanggal bersejarah buat para penggemar Dota 2. Pasalnya, fase pertama turnamen paling bergengsi untuk Dota 2 yaitu The International 2018 dimulai. Turnamen yang akan diadakan di Vancouver, Kanada ini memulai rangkaian turnamen melalui Open Qualifier di tanggal tadi yang diadakan serentak di enam region.

Turnamen ini telah memastikan delapan tim yang sudah lolos langsung ke main event lewat klasemen Dota Pro Circuit. Sisanya akan bertanding lewat jalur regional qualifier di mana setiap region diberikan jatah yang berbeda-beda. Total ada 10 tim yang akan bertarung di region masing-masing untuk memperebutkan jatah lolos ke main event.

BOOM.ID TI8
Roster Dota 2 tim BOOM ID. Source: BOOM ID Facebook fanpage

Tim Dota 2 Indonesia tentu saja mengikuti turnamen ini melalui jalur open qualifier kecuali BOOM.ID yang sudah memastikan lolos langsung ke regional qualifier. Ada lima slot yang akan diperebutkan untuk bisa bertarung ke regional qualifier.

Namun tidak hanya dari Indonesia saja yang berjuang demi memperebutkan tiket ke babak selanjutnya. Masih ada tim-tim lain yang akan mati-matian berjuang untuk bisa bertarung di TI.

Revival TV mewawancarai langsung media broadcast esports yang memerhatikan secara langsung perjalanan tim Indonesia yang bertanding di turnamen internasional.

Kami mewawancarai caster Mineskitv ID, Riantoro “Pasta” Yogi , Taufik “Gore” Muhammad dan Benedictus “Veenomon” Alvino dari Ligagame, dan Ahmad “Rigel” Ichsanul Karim dari MoobaTV.

Sebelum itu siapakah tim-tim SEA yang berpotensi menghalang perjalanan tim Indonesia menuju TI8? Berikut pendapat mereka?

Execration

Di antara tim yang berpotensi menghalangi tim Indonesia untuk bisa lolos ke TI, Execration menjadi tim yang paling berpengalaman di daftar ini. Bagaimana tidak, tim yang berasal dari Filipina ini sudah dua kali mengikuti The International yaitu di tahun 2016 dan 2017.

Sayangnya dominasi dari tiga tim raksasa SEA saat ini yaitu Mineski, Fnatic, dan TNC Predator membuat tim ini seakan hilang dari persaingan. Mereka sama sekali tidak pernah lolos ke main event Dota Pro Circuit.

Execration saat mengikuti ROG Masters
Sumber : Fanpage Xctn

Meski begitu, ketika tidak ada tiga tim tersebut, Execration justru tampil dominan. Terbukti mereka berhasil menjuarai The Major League yang saat itu juga diikuti EVOS, ANGGAME China vs SEA, dan joinDOTA League Season 12.

Execration terpaksa mengikuti open qualifier menyusul keluarnya salah satu pemainnya yaitu Yaj ke DeToNator. Sementara ini Execration memasukkan Ewe untuk mengisi kekosongan pemain.

Meski menggunakan standin, penampilan mereka masih dominan terutama di MPGL Asian Championship yang saat itu berhasil memuncaki group stage dengan catatan meraih seluruh kemenangan dari tujuh pertandingan.

Hal itu juga diakui oleh Gore yang melihat dua pemain yaitu Nando dan Karl yang menjadi penggerak Execration bisa tampil dominan di MPGL.

Hanya saja menurut Gore lawan-lawan Execration saat MPGL tidak terlalu berat. “Yang berat hanya Neon Atomic jadi Execration bisa lebih owning, sedangkan di grup lain terbilang lebih neraka jadi lebih terasa persaingannya” katanya.

Clutch Gamers

Banner Clutch Gamers
Sumber : Fanpage CG

Tim ini terbentuk di bulan Desember 2016 untuk mengikuti Kiev Major dan saat itu meraih peringkat keempat di regional qualifier.

Clutch Gamers seakan menjadi kuda hitam di region SEA dengan berhasil meraih empat turnamen LAN. Namun sayang mereka selalu meraih peringkat terakhir di turnamen tersebut. Puncaknya, mereka tampil buruk dengan gagal lolos ke TI7.

Setelah TI7, Clutch Gamers sering melakukan pergantian pemain. Dimulai dari membuat seluruh pemain Filipina sampai memasukkan pemain dari luar negeri seperti Chappie yang dikenal sebagai mantan pemain Team Empire. Tidak hanya itu mereka juga sempat memasukkan Black^, mantan pemain Team Faceless dan SkyLark, mantan pemain mousesports.

Sumber : Clutch Gamers

Namun prestasi tim ini tidak kunjung bangkit bahkan akhirnya memasukkan kembali pemain berpengalaman SEA seperti Ahjit dan Gabbi yang keduanya merupakan mantan pemain Team Admiral.

Saat di MPGL, mereka berhasil mengalahkan BOOM.ID di tiebreaker yang membuat mereka lolos ke main event. “Mereka punya timing bagus banget dan strat decision mereka bagus banget” kata Gore yang juga berkomentar saat Clutch Gamers mengalahkan BOOM.ID.

Geek Fam

Geek Fam merupakan tim yang berasal dari Malaysia dan terbentuk pada akhir November 2016. Tim ini merupakan kuda hitam di region SEA bahkan menjadi salah satu tim yang mendapatkan direct invite ke regional qualifier The International 2017 namun harus puas di peringkat ketujuh.

Setelah TI7, Geek Fam memiliki prestasi yang impresif seperti juara di Zotac Cup Premier: Dota 2 SEA, Asia Pacific Predator League 2018, dan Malaysia Esports League.

Dokumentasi: Acer

“Bahkan tim ini bisa dibilang sebagai sandungan tim Indonesia saat kualifikasi turnamen-turnamen internasional” kata Rigel. Salah satu tim Indonesia yang sering bertemu Geek Fam adalah BOOM.ID. Mereka bertemu tiga kali yaitu saat Zotac Cup, Asia Pacific Predator League, dan kualifikasi EPICENTER XL. Semua pertandingan tersebut dimenangkan oleh Geek Fam.

feuru geek fam
Image Courtesy: geekfamdota.com

Di bulan April mereka melakukan pergantian pemain dan salah satunya memasukkan pemain Indonesia yaitu Feuru yang saat ini menjadi pemain Alter Ego.

Sayangnya penampilan Geek Fam menurun dan BOOM.ID akhirnya mampu membalaskan dendamnya dengan berhasil mengalahkan mereka saat kualifikasi ESL One Birmingham.

Bahkan di kualifikasi China Dota 2 Super Major mereka berada di peringkat terakhir dengan tidak meraih poin saat group stage. Hal itu membuat mereka kembali melakukan pergantian pemain di awal Mei dengan memasukkan dua pemain dari Malaysia.

TNC Tigers

tnc tiger xepher
Banner tim TNC Tiger. Source: TNC Tiger Facebook fanspage

Tim yang masih satu perusahaan dari TNC Predator ini dipimpin oleh 1437, kapten dari TNC sebelumnya. Roster ini terbilang unik karena menggunakan pemain dari Indonesia yaitu inYourdreaM dan Xepher. Selain itu juga ada kYxY yang merupakan pemain berpengalaman.

Pencapaian mereka di Prodota Cup Season 12 juga menarik untuk dilihat dengan berhasil meraih runner up setelah dikalahkan oleh Clutch Gamers.

rusman dota 2
Xepher – inYourdreaM di TNC Tiger

“Kalau secara individu tentu tidak usah ditanya kalau TNC Tigers namun mereka perlu memperbaiki secara teamwork dan chemistry” kata Rigel yang mengkomentari TNC Tigers.

Sependapat dengan Rigel, menurut Gore mereka memiliki potensi untuk bisa lolos ke regional qualifier berkat pemainnya yang menembus top rank di SEA. Saat ini inYourdreaM berada di peringkat pertama leaderboard SEA.

Penutup

Tim Dota 2 Indonesia memiliki potensi untuk bisa lolos ke regional qualifier menemani BOOM.ID. Apalagi ada lima slot yang diperebutkan dari open qualifier.

Namun menurut Veenomon tim Indonesia baru merombak semua pemainnya dan tentu saja menjadi PR buat mereka. “Terutama Execration dan Clutch Gamers sejauh ini masih kuat banget buat tim Indo” katanya

Sumber : Dota 2 Website

Kehadiran update terbaru setelah China Dota 2 Super Major juga membuat tim-tim dunia termasuk Indonesia akan mencoba komposisi hero mereka. “Karena ada beberapa hero yang mendapatkan buff dan ada juga yang terkena nerf di patch tersebut” kata Pasta.

Meski begitu tim Indonesia juga tidak boleh terlena akan lawan-lawan mereka di open qualifier. “Tetap saja tidak boleh mandang tim baik besar maupun kecil karena sekali meremehkan bisa menjadi bumerang” tambah Pasta. Ia juga menyampaikan harapan supaya tim Indonesia tidak saling bertemu di round awal.

Apakah kalian setuju dengan pendapat para caster di atas? Kira-kira selain BOOM ID, siapa lagi yang bisa lolos ke Regional Qualifier ya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…