in ,

Profil Damien “kpii” Chok: Yang Sukses Berkat Dukungan Sang Ayah dan Pindah Wilayah

Image Courtesy: thescoreesports.com

Damien “kpii” Chok adalah pemain asal Australia yang sekarang bermain di tim yang berbasis di China, Newbee. Dirinya sudah bermain secara kompetitif sejak tahun 2013, dan untuk mencapai semua prestasi yang berhasil ia raih selama ini, ia harus meninggalkan keluarganya di Australia.

Tim esports pertamanya yang dapat meraih hasil yang baik adalah tim Can’t Say Wips AU, tim Australia yang berhasil menduduki juara ke-2 di ajang Defense of the Australians Spring 2014, salah satu ajang terbesar di region Oceania pada saat itu.

cant say wips

 

Damien dan Dukungan dari Keluarganya

kpii terus bermain dan selalu didukung oleh keluarganya, terutama ayahnya. Ia adalah orang pertama yang memperkenalkan videogames kepada anak-anaknya, termasuk kpii. Ayahnya mengajak anak-anaknya untuk bermain game seperti Counter-Strike, dan ia melihat bahwa kpii memiliki bakat dalam memainkan game tersebut.

Bagi kpii, ayahnya merupakan sebuah teman, seseorang yang lucu, santai dan tidak pernah galak di dalam keluarganya.

“Ayah saya merasa seperti teman saya, seperti teman yang sangat baik.”

Namun, ayahnya selalu mengingatkannya agar selalu fokus dengan studinya, untuk tidak memprioritaskan hobinya di atas sekolah.

Setelah kpii menyelesaikan ujian terkahir di universitasnya, ia langsung pulang dan memberi tahu bahwa ia ingin pindah ke Korea Selatan. Ayahnya sempat kaget saat kpii berkata bahwa ia akan pindah selama 1-2 tahun. Tetapi akhirnya, sang ayah dan orang-orang sekitar kpii yakin bahwa ia memang perlu untuk pindah ke region lain seperti Korea.

 

Scene Australia yang Tidak Mendukung

Jika kita mengamati region Australia, tidak sedikit pemain yang memutuskan untuk pindah dari region tersebut, semata-mata untuk bermain Dota di tempat yang lebih baik. Region Australia mirip dengan region Amerika Selatan, di mana keduanya jarang diurus oleh pihak Valve dan scene Dota di sana memang tidak berjalan sebaik region-region lainnya.

ana dota
Ex-OG.ana – Image Courtesy: gosugamers.net

Contohnya, ana yang harus pindah ke China untuk bermain di tim Invictus Gaming, dan nantinya direkrut oleh OG – tim di mana ia berhasil menjuarai 2 Major. “Karena scenenya (Australia) begitu kecil dan tidak mungkin untuk menjadi pro, saya hanya bermain dengan sekelompok teman dan melakukan beberapa maraton ranked (matchmaking) saat liburan,” kata ana saat diwawancarai oleh news.com.au.

Selain karena scene dan komunitas yang kecil, kecepatan internet di Australia yang lambat sangat tidak mendukung bagi pemain yang ingin bermain secara profesional.

 

Perpindahan ke Korea

Mengetahui semua hal itu, kpii akhirnya pindah ke Korea dan bergabung dengan tim MVP.Phoenix. Dengan tim MVP, kpii berhasil lolos ke The International 2015 melalui babak Wild Card. Pada ajang yang sama, MVP berhasil mengukir sejarah dengan mengalahkan sang Defending Champion, Newbee, tim yang menjuarai The International pada tahun sebelumnya.

Meski tidak menjuarai TI5 pada akhirnya, pencapaian MVP benar-benar mengubah scene Dota di Korea pada saat itu. “Sebelum TI5, saya tidak pernah yakin akan menang. Tapi setelah TI5, saat itulah semuanya berubah,” tutur QO di video TI6 Player Profile.

kpii berada di puncak karir esportsnya pada saat itu, di kondisi yang benar-benar berbeda dari saat ia masih bermain di Australia. Sebagai Carry, kpii dikenal dengan cara ia bermain Naga Siren dan kecepatan ia dapat farm dengan hero tersebut. Bahkan sampai sekarang, win rate-nya dengan hero tersebut mencapai 67.24%, dibandingkan average win rate Naga Siren yang hanya 44.59%.

Ternyata keputusan kpii untuk pindah ke Korea tidak salah, justru berdampak positif terhadap karirnya sebagai pemain profesional. Namun sayangnya, setelah setengah tahun berada di MVP, kpii memutuskan untuk menerima tawaran dari tim China yaitu EHOME.K. Alhasil, MVP.Phoenix harus mengubah rosternya dan kpii harus berpindah ke China untuk melanjutkan perjalanannya sebagai pemain profesional.

 

Titik Terendah Karir Damien

kpii mengira bahwa jika ia bergabung dengan tim barunya, ia akan mendapat hasil yang lebih baik dari yang sebelumnya. Tetapi kenyataannya tidak seperti itu. kpii dan tim barunya sama sekali tidak dapat lolos ke Main Event ajang Major, karena jalan mereka selalu terhentikan di babak kualifikasi.

kpii yang tadinya berada di puncak karirnya harus gagal berkali-kali dari ajang ke ajang.

BACA JUGA: kpii Jadi Stand-in di MDL Macau

Newbee – Awal dari Kesuksesan

Kondisi karir kpii cepat berubah saat ia bergabung dengan Newbee. Tim yang tadinya hanya mendapat hasil yang mengecewakan ini merekrut kpii serta Kaka untuk merombak rosternya. Dengan bantuan dari para veteran Hao, Mu, dan ChuaN, performa Newbee langsung berubah total.

newbee 2016
Newbee 2016 – Image Courtesy: gosugamers.net

Dimulai dengan menduduki juara ke-2 di ajang EPICENTER 2016, juara ke-3 di Manila Major 2016, dan berbagai ajang-ajang regional yang hanya tim-tim dari China yang boleh ikut serta seperti H-Cup Season 5 & 6, DPL Season 1, National Electronic Arena 2016, dan lain-lain.

Karena performanya yang sangat baik, Newbee mendapatkan Direct Invite ke The International 2016. Awalnya mereka menduduki posisi ke-3 di babak Group Stage, yang membolehkan mereka berada di Upper Bracket. Namun sayangnya, mereka kalah di ronde pertama Main Event 0-2 melawan Evil Geniuses, lalu tereliminasi di Lower Bracket oleh Team Liquid.

Pada akhirnya, Newbee menduduki juara 9-12 di ajang TI6 dan banyak dari penggemarnya kecewa dengan hasil yang mereka dapatkan. Kekalahan Newbee di TI6 merupakan panggilan untuk perombakan roster lagi.

newbee 2017 shuffle
Newbee 2017 Fall Shuffle – Image Courtesy: @wykrhm

Ketiga pemain veteran memutuskan untuk memilih jalan mereka masing-masing. Hao yang ingin vakum dari kancah kompetitif, Mu yang akhirnya memutuskan untuk pensiun, dan ChuaN yang hanya bermain secara kasual di tim Newbee.Boss.

Untuk mengganti 3 pemain veteran tersebut, Newbee merekrut uu9/Moogy, Sccc, dan Faith. Ketiga dari pemain tersebut datang dengan latar belakang yang berbeda-beda.

newbee 2017
Newbee ESL One Genting 2017 – Image Courtesy: gosugamers.net

Moogy tadinya sempat bermain di tim TongFu.WanZhou, yang nantinya dijadikan TongFu, dari tahun 2013 sampai 2016, namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

Sccc berbeda dari pemain lainnya, ia sebelumnya berada di tim Newbee.Young, roster Newbee lainnya yang terdiri dari pemain-pemain muda seperti Sccc. Meski jarang mendapatkan kesempatan untuk bermain di ajang internasional, Sccc menjadi centerpiece di setiap game yang mereka mainkan. Sccc menunjukan bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi pemain yang lebih baik lagi dan karena itulah Newbee merekrutnya ke dalam roster utama mereka.

ig ti2
IG Wins TI2 – Image Courtesy: dotacinema.com

Faith sudah lama berada di kancah kompetitif, ia sudah mulai bermain secara kompetitif dari tahun 2011 dengan tim Tyloo. Puncak dari karirnya merupakan kemenangannya di TI2, melawan sang Defending Champion Na`Vi di Grand Finals. Namun setelah ia meniggalkan tim tersebut pada tahun 2014, pencapaiannya mulai berkurang.

Pada akhirnya ia bergabung dengan Newbee dan dengan segudang pengalaman yang ia miliki, dijadikan kapten untuk Newbee yang terbukti efektif bagi performa Newbee kedepannya, bahkan sampai sekarang.

 

Melanjutkan Perjuangan Sang Pemenang TI4

Newbee dengan wajah-wajah barunya sempat diragukan banyak orang, karena roster mereka yang sebelumnya terdiri dari pemain yang sudah terkenal dan membanggakan region China dengan menjuarai TI4.

newbee ti4
Newbee Wins TI4 – Image Courtesy: vice.com

Namun para pemain baru Newbee tidak memerlukan waktu yang lama untuk menunjukan bahwa mereka sekuat roster lama Newbee. Mereka berhasil mendapatkan juara ke-2 di MDL 2016 dan nantinya juga di Nanyang Cruise Cup.

kpii dengan roster barunya juga berhasil menjuarai berbagai ajang seperti DPL Season 2, ZOTAC Cup Masters, Galaxy Battles. Karena prestasi dan performa mereka yang konsisten, Newbee lagi-lagi mendapatkan Direct Invite ke TI7.

Kali ini, Newbee menduduki posisi ke-2 di babak Group Stage dan berhasil memenangkan 3 Seri Best-Of-3 di Upper Bracket, yang membolehkan mereka untuk bermain di Grand Finals melawan Team Liquid.

Sayangnya, pada match yang menentukan siapa juaranya, Newbee justru kalah dengan skor 0-3. Mimpi untuk Newbee menjuarai TI untuk kedua kalinya dihentikan oleh Team Liquid. kpii dan seluruh timnya jelas terlihat sedih di dokumenter True Sight karena kekalahan mereka yang begitu mengecewakan bagi diri mereka masing-masing.

 

Awal dari Dota Pro Circuit

Meski kalah di Grand Final, Newbee merupakan salah satu tim terbaik di China. Merekapun langsung mendapatkan berbagai Direct Invite ke ajang Minor maupun Major. Mereka mendapatkan hasil yang beragam di ajang-ajang tersebut, dan hanya berhasil menjuarai satu ajang Minor yaitu Perfect World Masters.

Namun karena sistem Dota Pro Circuit yang baru, Newbee berhasil mengantongi 1035 Qualifying Points, dan berada di posisi ke-4 pada Ranking Dota Pro Circuit.

Menangkan Minor, Newbee Tempati Posisi 4 di Ranking Pro Circuit

Masih banyak ajang yang akan kpii dan Newbee mainkan, dan pastinya mereka akan terus berlatih agar menjadi tim yang tidak hanya terbaik di China, namun juga di dunia.

 

Perjalanan kpii Selama Menjadi Pemain Profesional

kpii sudah melewati masa-masa yang senang maupun yang susah. Namun melihat kembali karirnya selama berada di kancah kompetitif, kpii berada di posisi yang jauh berbeda sejak awalnya ia bermain secara kompetitif.

Meski bermain di negara asing yang jauh dari keluarga, kpii tetap konsisten di setiap game yang dimainkannya dan berperan besar untuk Newbee yang sekarang berada di atas.

kpii dota
Newbee.kpii – Image Courtesy: dota2.esportsmatrix.com

Jika bukan karena keluarganya yang setuju dengan keputusan kpii untuk pindah ke negara lain pertama kalinya, mungkin kpii tidak akan seperti yang dikenal sekarang. Ayahnya yang selalu menonton setiap game yang ia mainkan melalui iPad, teman-temannya yang selalu mendukung karirnya, benar-benar membawa dampak yang besar untuk karir Damien di ranah esports.

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Wilson Wong

Esports Enthusiast & Computer Nerd. Turning my thoughts into stories. Self-taught Programmer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…