in

BOOM.ID Juara ROG Masters Indonesia 2017!

Hari Minggu (17/9) kemarin Partai Final Asus ROG Masters Indonesia Dota 2 mempertemukan Rex Regum Qeon dengan BOOM.ID, Rex Regum Qeon (RRQ) menang 2-1 melawan EVOS Esports di semifinal sementara BOOM.ID datang setelah mengalahkan UG Infinite dengan performa meyakinkan. Selain gengsi dan juga gelar Tim Terbaik Se-Indonesia, Pemenang ROG Masters berhak mendapatkan Uang Tunai 50 Juta Rupiah dan mewakili Indonesia ke Asia Pacific Qualifier untuk ROG Masters di Manila, Filipina.

Game 1

Arah draft RRQ sudah terbaca dengan opening Sand King dan Ancient Apparition (AA), 2 Support yang mempunyai sinergi magic damage namun relatif lemah untuk fase laning stage, dan jawaban dari BOOM adalah Spirit Breaker, Hero yang bisa dengan mudah punish hero yang lemah di laning stage.

Meskipun Venomancer banned, RRQ ternyata tetap melakukan strategi All-in magic damage dengan Ember Spirit, Offlane Necrophos dan Razor. Satu-satunya source physical damage mereka yang signifikan adalah Razor. Sementara arah draft Boom.ID juga terlihat yakni : Enable Sven sebagai Natural BKB Carrier (Carry dengan BKB -Magic Immunity- sebagai Core Item). Selain itu, Memilih hero inisiasi yang solid dalam Dark Seer. Lalu menutup dengan Queen of Pain, Membuka potensi Wombo Combo Dark Seer, Sven dan Queen of Pain. 

RRQ : Razor, Ember Spirit, Necrophos, Sand King, Ancient Apparition.
Boom.ID : Sven, Queen of Pain, Dark Seer, Spirit Breaker, Rubick.

BOOM.ID terlihat sangat nyaman bermain QoP dan Dark Seer, mungkin inilah salah satu alasan BOOM.ID sangat memprioritaskan Dark Seer di draft mereka, Terutama dengan Sven sebagai salah satu hero yang bisa di enable dengan Ion Shell, Surge, belum lagi kombinasi Vacum+Wall of Replica+Storm Hammer atau bahkan Vacum Wall dan Sonic Wave. Team yang mempunyai Spirit Breaker di Lineup mereka rasanya tidak mungkin bermain pasif, dan begitulah strategi Boom.ID.

First blood dari InYourDream Sven membuka game, Dive Spirit breaker dan Sven dengan Warcry membuat Offlane Necrophos Koala tidak bisa berbuat apa-apa. Midgame yang pasif sangat menguntungkan InYourDream CS, disini terlihat bagaimana kecerdasan InYourDream dalam mencari tempat yang aman untuk farming, karena Ember Spirit yang Build Veil of Discord, Maka jelas niat dari RRQ untuk bermain agresif di mid game, Namun InYourDream tetap bisa dodge fight dan fokus farming core item. BKB rasanya cukup menjadi counter untuk seluruh lineup RRQ, dan itulah yang terjadi.

Meskipun sempat beberapa kali kalah teamfight hingga akhirnya kehilangan Mid Barracks, RRQ tetap bermain confidence dan malah berhasil mengambil Roshan dan turn teamfight, Namun nampaknya kekuatan teamfight Dark Seer, Sven yang 6 Slotted dan Super farm masih terlalu kuat untuk RRQ.

Jika dilihat, Teamfight-teamfight pada Game 1 ini berlangsung dalam durasi yang  relatif lama, usaha RRQ untuk kiting Sven BKB terlihat berhasil Meskipun pada akhirnya sustain dari Dark Seer dan Damage Over Time Shadow Strike Queen of Pain menguntungkan BOOM.ID di longer teamfight. Tanpa Sven, BOOM.ID tetap bisa team wipe RRQ dan akhirnya memenangkan Game 1.

Yang unik di Game 1 ini adalah sebelum Game selesai, InYourDream sempat Build Necromoicon di Sven untuk membantu Pushing Bottom Tier 3.

Game 2

Game 2, BOOM.ID selangkah lagi menuju Philippines dan RRQ harus putar otak untuk menjawab tekanan. RRQ membuka draft dengan AA, dan jawaban BOOM.ID adalah Mirana dan Naga Siren, yang sangat versatile dan menjadi bumbu tersendiri, Akhirnya Last Pick Core Monkey dijawab dengan InYourDream Outworld Devourer sebagai last pick dari BOOM ID.

RRQ : Monkey King, Ember Spirit, Puck, Rubick, Ancient Apparition.
BOOM.ID: Mirana, Outworld Devourer, Faceless Void, Naga Siren, Silencer.

Pressure di RRQ untuk membalikan keadaan sangat terasa, laning Stage iLogic harus diganggu oleh Naga Siren yang bisa dibilang MVP pada game kedua ini.

Roaming Position 4 Naga Siren bersama dengan damage dari silencer yang berhasil zoning offlane Puck membuka score untuk Boom.ID melalui First Blood yang dieksekusi rapi oleh Khezzcute dan Jhocam, Koala sekali lagi jadi korban First Blood.

Menjadi spotlight tersendiri adalah bagaimana efektifnya Jhocam dalam bermain Pos 4 Roaming Naga Siren, Selalu at the right place and at the right time, dan berhasil mengganggu Creep Score dari Safelane Monkey King iLogic di Early game.

iLogic yang caught off position beberapa kali akhirnya berhasil di-punish oleh Boom.ID di menit 3. Early game yang agresif dari BOOM datang dari cara bermain Support yang proaktif membuat space untuk Mirana Dreamocel yang akhirnya justru free farm di 1v1 lane melawa Koala Puck dan bahkan berhasil solo kill  di salah satu kesempatan.

Chrono pertama Saint De Lucaz langsung berbuah kill terhadap Ember Spirit Yabby yang out of position, sebelum menit 10, scoreboard sudah menunjukkan dominasi Boom.ID di game kedua dengan peak 4k networth advantage sebelum menit 10. .

Meskipun Lineup mereka mempunyai natural scaling yang baik hingga late game dengan BKB, Chrono dan Mirana, namun Boom.ID tetap bermain agresif dan proaktif di map. Pasca laning stage, Mid game Boom.ID tetap bermain dengan presisi dan mengeksekusi gameplan, 16 minutes 7k Networth Lead ? not bad.

RRQ tidak mau putus asa mencoba bermain proaktif sebagai reaksi terhadap early game yang kurang memuaskan, Tier 2 Dive terpaksa dilakukan, sebelum akhirnya RRQ terpaksa harus kehilangan 4 Members melalui Sleep into Chrono BOOM.ID yang sangat on point.

Draft yang lebih superior untuk Late game, Eksekusi dari early game yang flawless dan juga mid game yang solid serta itemization yang sesuai, membuat BOOM.ID nampak benar-benar playing as 5 dan ready to win. Akhirnya Aghanim Scepter Chronosphere menutup dominasi BOOM.ID di game kedua dengan kemenangan 38-21. Memenangkan Series 2-0.

Dengan begitu BOOM.ID memastikan uang tunai 50 Juta Rupiah. A good well executed Dota, Win the series. BOOM.ID juga akan menjadi tim perwakilan Indonesia untuk ROG Masters APAC (Asia Pacific) Qualifier di Philippines.

BOOM.ID Juara ROG Masters Indonesia Final
RRQ Runner up ROG Masters Indonesia Finals
EVOS Juara 3-4 ROG Masters FInals Indonesia
UG.Infinite Juara 3-4 ROG Masters FInals Indonesia

Rex Regum Qeon tetap membawa pulang 2nd place dan uang 20 Juta Rupiah.

 

Written by Rudi Hartanto

Providing fresh insights and unique perspective in my piece(s).
Esports Historian. For discusion feel free to follow on twitter : @therudihartanto.