in

Akankah Mineski Jadi Kekuatan Baru DOTA 2 di Dunia?

Perhelatan Dota Pro Circuit masih panjang. Baru 2 turnamen yang digelar dari 27 turnamen yang dicanangkan. Bahkan, 2 turnamen pertama ini hanyalah turnamen berkelas minor. 2 turnamen pembuka sebelum pada akhir bulan Oktober ini kita akan melihat bagaimana Major pertama di ESL One Hamburg 2017.

Ada yang unik dengan salah satu tim asal SEA. Yes, Mineski. Raksasa SEA satu ini memang bisa dibilang cukup kuat dalam beberapa tahun terakhir, namun hanya untuk kawasan SEA saja. Sedangkan untuk menjadi tim pesaing di dunia, Mineski masih jauh dari kata itu, setidaknya sampai musim lalu.

Keadaan berubah disaat Mineski benar-benar merombak tim mereka. Bukan hanya satu-dua roster, namun hampir keseluruhan rosternya. Hanya ninjaboogie yang dipertahankan. Masuknya nama-nama penuh talenta seperti iceiceice dan Jabz tentunya membawa kekuatan besar. Kita tahu, mereka berdua dahulu adalah mantan punggawa Team Faceless, tim terkuat di SEA selama musim 2016-2017.

Nana juga bukan nama sembarangan. Salah satu midlaner terbaik di SEA ditarik Mineski untuk mengisi satu slot yang ada. Nama Nana sempat trending saat melakukan unpause di game antara WG.Unity melawan EVOS Esports dulu. Penuh kontroversi, namun Nana terlihat tetap fokus dan saat ini menjadi salah satu midlaner terbaik SEA.

Satu nama lain yang mengukuhkan posisi Mineski adalah Mushi. Dengan segenap pengalaman yang ia miliki, Mushi menjadi captain dan memimpin tim dengan begitu baik. Seolah, Mushi yang sempat menjadi kambing hitam dari buruknya performa Fnatic, malah membuktikan diri bahwa ia bisa membawa Mineski yang baru dirombak ini menjadi salah satu tim terbaik di dunia.

Menjadi juara PGL Open Bucharest kemarin dan runner-up di Starladder i-League Invitational #3 sebelumnya adalah bukti tak terbantahkan. Lantas, apakah performa baik ini akan bisa dipertahankan oleh mereka?

Jawabannya, kita hanya perlu menunggu sampai patch baru keluar yang sudah dikonfirmasi akan keluar pada 1 November 2017 esok. Pada patch ini, yang sepertinya 2 hero baru juga sudah keluar, akan membuat banyak tim harus melakukan adapatasi ulang. Hal inilah yang nantinya juga akan menimpa tim lain terutama Team Liquid yang begitu kuat bahkan setelah The International 2017 selesai sekalipun.

Mineski sendiri sayangnya tidak mengikuti ESL One Hamburg 2017, sehingga perjuangan mereka di patch 7.06f hanya sampai di PGL Open Bucharest saja. Saat ini, Mineski memimpin perolehan poin dengan jumlah 720 poin. Disusul team Liquid dengan 450 poin.

Written by Higsweart Benetz

Cinta luar angkasa. Bermimpi jadi Astronaut. Hidup untuk menulis. Lantas membaca apapun dengan nada. Rutin mencium harumnya combo Nasi Goreng dan Air Putih. Dan mencari apapun yang berwarna biru.

In love with Aimer, Ailee, and Raisa. Also Chelsea FC, Boston Celtics, and Team Secret.

Share the day after day on Instagram @higs44.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…