in ,

Sebelum SumaiL, Ini 3 pemain Dota 2 profesional yang sukses pindah dari Midlane ke Offlane.

SumaiL sebetulnya bukanlah satu-satunya pemain pro Dota yang beralih dari mid ke Offlane. Masih banyak player lain yang sebelumnya bermain mid dan akhirnya pindah ke offlane karena perubahan meta dan playstyle yang berbeda. Fans EG sebetulnya tidak perlu khawatir, Justru banyak midlaner yang akhirnya menemukan sukses yang lebih di Offlane. Berikut adalah diantaranya :

.

1. Arif “MSS” Anwar

Arif “MSS” Anwar, kelahiran Bangladesh ini dikenal sebagai Invoker player pada saat bermain Mid. Transisinya ke offlane melewati banyak perubahan roster hingga akhirnya tampil konsisten di 2016-2017 bersama Shazam, Team NP dan Digital Chaos. Saat ini MSS resmi berseragam Immortals.

MSS merintis karir sebagai midlaner di 2013 bersama Fnatic.NA dan Evil Geniuses, Ia sempat bermain bersama Fear, Universe di EG dan menjadi salah satu rising star di midlane. MSS bermain Mid hingga akhir 2014 bersama Mousesports. Sedikit yang mengetahui namun MSS merupakkan salah satu Invoker player terbaik pada saat ia masih bermain mid. Kemampuan micro skills dan juga map awareness MSS merupakan kelebihannya tersendiri.

Namun MSS tidak menemukan sukses pada saat bermain Mid, Hingga pada akhirnya memulai karir sebagai offlaner di North American Rejects atau yang kemudian berubah menjadi Team Archon.

Arif juga sempat bermain untuk Cloud9 di Frankfurt Major dan karirnya menanjak pasca bergabung dengan Team NP. Ia sempat mendapatkan top 3 finish di beberapa event dan digadang-gadang sebagai salah satu offlaner terbaik North America, di belakang Universe dan Moo.

MSS juga lolos ke The International 2017 bersama NP yang akhirnya berubah menjadi Cloud9. Pasca TI 7, MSS bergabung dengan Digital Chaos, Namun Digital Chaos (DC) belum dapat tampil maksimal hingga akhir 2018, Tanggal 5 Januari lalu MSS resmi menjadi pemain Immortals menggantikan Forev.

Pencapaian MSS di offlane jauh lebih baik dari pada saat ia masih bermain mid, dan namanya terangkat karena individual play-nya. MSS masih memiliki potensi untuk menjadi salah satu offlaner terbaik dengan kemampuannya membuat space di map dan mengambil perhatian tim lawan dari carry atau mid yang bermain bersama MSS.

 

2. Gustav “S4” Magnusson

s4 adalah salah satu pemain paling cerdas di antara seluruh Pro Dota 2 player. Hal tersebut dibuktikan dari pendapat banyak pemain yang pernah bermain bersama dengan s4. Menurut banyak pemain, salah satunya adalah 1437, S4 banyak digadang-gadang sebagai “the perfect dota player” karena merupakkan sosok yang genius, hardworking, membawa karisma dan pengaruh positif untuk seluruh teammate-nya.

Dikenal sebagai salah satu player terbaik dalam hero-hero inisiasi seperti Batrider, Magnus, dan Puck. Gustav “s4” Magnusson merupakan salah satu best playmaker di Dota 2.

S4 pindah ke offlane saat ia memutuskan bergabung ke OG di Agustus 2016. Hingga saat ini prestasi OG bersama S4 di offlane bisa dibuktikan, 2 gelar Major (Boston Major 2016 & Kiev Major 2017). OG juga salah satu tim yang mulai mengadopsi sistem player-hero, bukan player-lane, dimana pada saat tertentu, n0tail akan bermain offlane karena s4 akan bermain Puck Mid. Sistem baru ini mulai diadaptasi tim seperti Mineski, Mineski akan memberikan hero micro-intensive seperti Arc Warden, Visage, Brewmaster kepada iceiceice.

Tak hanya di mid, s4 membuktikan bahwa dirinya adalah pemain bintang di offlane. OG menjadi salah satu tim yang konsisten sejak s4 bergabung. Meskipun sempat terseok-seok di masa transisi pasca TI7, OG tetap menjadi salah satu tim terbaik di European Region. OG juga berhasil memenangkan salah satu minor menjelang tutup tahun lalu yakni di MDL Macau yang dilaksanakan pada Desember 2017.

S4 Alliance
S4 dikenal sebagai best ganker di Dota 2,. Ada set khusus didedikasikan untuk S4 Puck dan TI 3 Alliance :Reminiscence of DreamsCan you ask S4 if remembers the million dollar dream carl?

 

3. Adrian “Fata” Trinks

Fata dan Secret baru saja memenangkan Captains Draft 4.0 melalui comeback luar biasa, Yapzor,Ace dan Fata menjadi bintang dalam Best of 5 Grand Finals yang diisi comeback luar biasa oleh Secret.

Siapa tidak kenal Fata? Dari mulai zaman Mousesports, SIGMA, Cloud9 hingga Team Liquid, Fata selalu menjadi bintang untuk tim yang ia isi.

Dalam karirnya, nama Fata menanjak karena sempat bermain untuk beberapa tim besar seperti mousesports, Cloud9, dan Team Liquid. Bersama Liquid, Fata berhasil memenangkan Epicenter, dan 2 kali finish kedua di Major yakni Shanghai Major 2016 dan The Manila Major 2016.

Fata adalah salah satu Dota player yang sangat fleksibel dan mempunyai hero pool yang luas, dari mulai Puck,Timbersaw hingga Razor dan Troll Warlord. Kemampuan FATA untuk beradaptasi dengan meta yang terus berubah tidak bisa diragukan dan inilah yang membuatnya menjadi salah satu sosok yang dipilih Puppey untuk bergabung dengan Team Secret pasca TI 7.

BACA JUGA: In-Depth: Analisis Nasib SumaiL di Offlane, Bakal Sukses?

Menggantikan KheZu, Fata langsung tancap gas dan beradaptasi dengan cepat sebagai offlaner baru Secret. Pemain yang dikenal bersahabat dengan YapZor dan Kuroky ini juga tak ragu untuk bermain flashy namun juga tetap bisa bermain di hero-hero farming oriented seperti Nature Prophet dan Tidehunter.

FATA pindah ke offlane dengan mulus dan transisi yang luar biasa ini membuat Secret mempunyai berbagai opsi di dalam draft mereka. Sebagai bukti, Secret bersama FATA di Dota Pro Circuit berhasil tampil di 2 Grand Final Major. Meski kalah di Major pertama, Secret berhasil comeback dan memenangkan Major Kedua dengan clean sweep melawan Team Liquid. Performa FATA yang brilian di hero seperti Puck, Tidehunter dan juga Brewmaster.

Fata akan menjadi salah satu player yang harus diikuti menjelang The International 8. Kemampuannya untuk beradaptasi dan juga menciptakkan strategi baru adalah kelebihannya tersendiri, Fata juga dikenal sebagai salah satu pemain yang sangat friendly terhadap pemain-pemain lain dan menjadi sosok yang tidak segan untuk belajar hal baru.

Remember when I Kicked You?

SumaiL mempunyai banyak jejak yang bisa diikuti, dari mulai pemain yang sudah menjadi sosok panutan seperti s4, ataupun nama-nama rising star seperti MSS, Fata dan juga pemain lain seperti Forev atau justru mengikuti Universe yang sudah menjadi offlaner yang stabil namun saat ini teamless.

Offlane menjadi tempat krusial dan sering menjadi kejutan.
Diedit oleh Yabes Elia

Written by Rudi Hartanto

Dota 2 Analyst, Esports Historian. For Content and Dota 2 discusion feel free to follow on twitter : @therudihartanto

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…