TyLoo – Menganalisis Sang Raksasa Cina

Owynn Kenli

, Counter-Strike

Oleh lurppis dari GAMURS. Gambar diambil dari HLTV.org.

Menurut HLTV.org, di tahun 2016 TyLoo sudah berpartisipasi di 12 turnamen offline di Cina. Mereka juga sudah mengikuti empat turnamen internasional. Prestasi yang sudah mereka capai yaitu termasuk kemenangan dalam BO3 terhadap SK Gaming – yang dulu dikenal sebagai Luminosity Gaming pada saat DreamHack Masters Malmö – dan beberapa kemenangan BO1 terhadap Na’Vi, Liquid, dan Immortals. Mereka juga mendapatkan satu map dari Astralis, yang hanya beberapa ronde lagi bisa kalah dalam BO3, sebelum performa luar biasa dari device (31-4-18) yang mengangkat dan memenangkan match tersebut. Dan boleh diingat juga, posisi tertinggi mereka didalam HLTV.org sekarang adalah 14, dimana sebelumnya mereka biasanya berkisar di top 20.


Ini adalah hasil yang bagus, dan dengan fakta bahwa mereka sudah bisa mendapat kemenangan yang jauh terhadap tim-tim elit membuat mereka berada di bracket yang lebih tinggi, karena mereka telah mebuktikan potensi terbaik mereka. Sekarang masalah terbesar tim adalah kejarangan mereka di kancah internasional – walaupun mereka bermain turnamen yang cukup banyak di Cina, mereka sangatlah jarang melawan tim-tim elit yang selevel mereka, ataupun yang pernah terekspos atau melawan tim-tim dari Eropa. Dengan mereka yang sangat dominan di Cina pun tidak membantu – seperti kata beberapa analis, intinya mereka lolos dari pembunuhan dikarenakan perbedaan yang cukup besar di skill individual mereka secara domestik.

Dalam mempersiapkan match ENCE melawan TyLoo di grand final IeSF, saya tidak bisa berhenti berpikir bahwa tim-tim Eropa yang kalah terhadap mereka adalah karena mereka tidak mengerjakan PR mereka sama sekali. Dalam beberapa menit kamu bisa mencari file GOTV demos yang sangat banyaknya, termasuk kompetisi di Cina, dan juga video-video match terakhir mereka. Kamu juga bisa mengakses bagaimana cara TyLoo melakukan veto mapsnya, yang akan sangat memberi kamu informasi penting agar bisa mencari cara untuk melawan mereka pada saat bagian pertama dalam sebuah match – yang terjadi sebelum ada player menembakkan pelurunya didalam server. Datanya sudah ada, tapi sepertinya tidak semua tim ingin melihat lebih kedalamnya untuk memahami playstyle mereka. Dan sebagian sudah kalah karena kelalaian mereka.


1460629074-6888


TYLOO’S CURRENT DILEMMA

Hal nomor satu yang membuat TyLoo berhenti berevolusi sekarang sepertinya adalah kesuksesan mereka. Mungkin terkesan aneh, tapi biarkan saya menjelaskannya. Mereka sudah mendapatkan sukses yang cukup dengan bermain menggunakan playstyle mereka, yang tampaknya telah dibenarkan oleh mereka sendiri. Hal tersebut menutupi masalah-masalah yang ada, dan memberikan mereka untuk mencari alasan lain atas mengapa mereka kalah. Individual skill mereka menutupi lubang yang sangat besar di playstyle mereka, dan coach merekapun pasti sudah menyadari akan hal ini. Tapi bukanlah hal yang mudah untuk memberi tahu player-player yang sudah menikmati banyak kemenangan dengan playstyle tersebut untuk langsung menggantinya. Dan dengan bermain di Cina, dimana kemungkinan besar mereka memenangkan kebanyakkan latihan-latihan yang ada membuat masalah ini semakin sulit.

Status domestik TyLoo mempunyai beberapa kemiripan seperti NiP pada saat mereka masih berjaya di masa awal CS:GO. Taktik mereka sederhana, namun firepower mereka sejauh ini memungkinkan untuk lolos tanpa kesusahan dari beberapa match melawan VG.CyberZen, rival mereka nomor satu di Cina. Satu perbedaan penting, yaitu, permainan cepat TyLoo lebih riskan. NiP bermain dengan lama, teratur yang memungkinkan mereka untuk menyesuaikan mid-round call mereka berdasarkan kill dari f0rest dan clutch player terbaik di dunia GeT_RiGhT untuk memenangkan match. TyLoo tidak mempunyai kenyamanan ini dikarenakan mereka bermain sangat cepat – dan satu kesalahan dapat membuat mereka kalah round.


TyLoo bukanlah NiP, dan mereka tidak bisa lolos dengan hal ini di kancah internasional. Ya, setup CT 3-1-1 yang tidak pernah dilihat sebelumnya di Mirage melawan Na’Vi membuat mereka lengah, tapi itu tidak akan berhasil lagi. Demikian pula, kamu bisa bertaruh bahwa FalleN akan mereview demo-demo TyLoo sebelum melawan mereka di masa depan. Kamu tidak bisa lolos selamanya dikarenakan sering diremehkan – tim-tim besar akan mulai memperhatikan. Dan itulah dimana masalah TyLoo sekarang – dikarenakan mereka bisa dipecahkan dalam hitungan jam. Kalau kamu tidak bisa berkompetisi secara konsisten, mungkin lebih baik menang sekali-sekali dengan gameplay yang riskan. Tapi TyLoo bisa.


687px-nip_at_esl_cologne_2014


TYLOO’S SIMPLE, FORCEFUL STYLE

Jika THREAT membuat NiP seperti jenius dalam anti-eco round dengan menggunakan molotov dan bom untuk selalu membersihkan area sebelum bertemu dengan kumpulan CZ-75, Scout, dan Five-Seven, TyLoo adalah kebalikkan mereka. Mereka menunjukkan pembatasan diri di round kedua setelah memenangkan pistol round, namun intinya pada akhirnya mereka melakukan ‘full rush’ di saat-saat terakhir anti-eco round. Ini adalah kebiasaan jelek tim dari Amerika yang sering dibangun dengan melawan satu sama lain, dan hal yang sama terjadi di Cina – hanya saja mereka tidak mempunyai SK Gaming untuk menghukum mereka atas kesalahan tersebut.


Dalam round biasa, TyLoo mengandalkan taktik yang sederhana namun cepat, apakah itu ‘fast mid’ dalam Cache ataupun 3-2 ‘smoke split’ di Train. Saya menilai Mirage adalah map terkuat mereka, namun round penting mereka kebanyakkan datang dari pick-pick mereka yang sangat bagus pada saat ‘slow B’, sementara taktik ‘A smokes’ mereka hanya digunakan disana-sini. Malu pada siapapun yang kalah pada Tec-9 rush mereka di Train ataupun Cache – mereka harusnya sudah mengetahui apa yang akan datang. Tapi keindahannya adalah, apabila mereka sudah membuat kalian lengah dan bisa mengalahkan aim kalian, kamu tidak akan mendapatkan kesempatan – mereka bermain sangat cepat dan kamu akan mengetahui bahwa hal itu sangat susah untuk disesuaikan. Sebaliknya, apabila kamu sudah tahu apa yang akan datang, itu menjadi hal yang sangat mudah untuk diberhentikan. Akibatnya, mereka membuat T-side mereka sangat lincah.

Ada tim-tim yang kamu benci untuk dipelajari, dikarenakan mereka membocorkan sedikit hal dan beberapa taktik yang saling melengkapi. Jika kamu melawan Fnatic, kamu tidak akan tahu apa yang akan mereka lakukan – dikarenakan kemungkinan besar, pada saat round hanya tersisa 1 menit, mereka juga belum bisa memutuskan sendiri kemana mereka akan pergi. Sama halnya terhadap SK dan Na’Vi. Melawan tim yang lebih mengandalkan ‘map control’ kamu tidak bisa memberikan kontrol penuh kepada mereka, tidak boleh untuk kehilangan orang, atau melakukan rotasi berlebihan walaupun adanya tindakan-tindakan pertama didalam bagian jauh dari sebuah map. Ini memberikan tekanan yang berlebih kepada CT untuk lebih mengikuti apa yang mereka tahu, mengetahui bahwa Terrorist akan menggunakan kesalahan pertama kalian untuk memenangkan round.


TyLoo jauh lebih mudah dibaca, dan dengan mereka yang hanya menggunakan beberapa varian taktik di beberapa bulan terakhir mengartikan bahwa kamu tidak terlalu perlu untuk berhati-hati dengan beberapa taktik istimewa mereka seperti yang ada pada beberapa tim. Apabila kamu bisa menahan dua dari lima taktik mereka, itu dapat memberikan kamu peluang lebih dalam menebak benar. Selama TyLoo tidak bisa menjadi lebih disiplin, atau mulai melawan tim yang bisa menghukum mereka lebih sering, saya menakutkan bahwa tidak ada yang akan berganti. Karena, apa yang mereka lakukan terkesan selalu berfungsi di Cina, dan kadang-kadang mereka mendapatkan hasil yang impresif di internasional juga. Tapi apakah kamu bisa membayangkan dengan kebebasan seperti ini bisa memenangkan sebuah turnamen?


1473439354-3209


THE EASY, OR THE HARD WAY

Kita seharusnya akan lebih sering melihat TyLoo di berbagai turnamen di masa depan, dikarenakan mereka sudah mendapatkan visa untuk zona Schengen dan Amerika Serikat. EPICENTER mengatakan bahwa mereka memilih tim-tim yang bisa diajak apabila mereka tidak mempunyai masalah visa, dan turnamen yang lain tentunya pasti meninggalkan TyLoo dikarenakan masalah yang sama sebelum-sebelumnya. Idealnya, TyLoo akan mulai mengganti playstyle mereka selama bootcamp mereka nanti di Eropa. Ini bukanlah proses yang cepat, dan mungkin bisa memakan waktu berbulan-bulan – namun setelah dimulai, kamu bisa memperbaiki gameplay walaupun setelah bootcamp, seperti yang ditunjukkan oleh tim WeMadeFox di Counter-Strike 1.6. Mereka hanya butuh masuk ke dalam proses dimana musuh mereka dapat menghukum mereka akan kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan.


Tapi apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka mungkin butuh untuk kalah besar, sebelum mereka menang besar. Sepertinya mereka sangat meremehkan ENCE di grand final IeSF, dan setelah mempelajari mereka juga tidak memberikan respek yang cukup pada musuh-musuh domestik mereka – yang dimana bisa memberikan TyLoo tantangan, bahkan takut. Pada titik tertentu, salah satu ketakutan tersebut akan berubah menjadi kekalahan. Tanpa penyesuaian, mereka beresiko untuk menjadi timnya Hank Lundqvist yaitu New York Rangers – tim yang terlalu bagus untuk kalah, tapi tidak cukup baik untuk memenangkan semuanya. Tidak ada yang optimal, dan pilihan yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya adalah solusi yang lebih baik. Tapi bukan berarti itu yang akan mereka ambil.

Saya tidak bisa menghilangkan perasaan bahwa TyLoo perlu satu kekalahan yang besar, mungkin secara domestik, sebelum player-player mereka siap untuk melakukan perubahan. Tidak seperti kebanyakkan tim yang berada di situasi yang sama, mereka mempunyai semua bagian, dan mereka hanya butuh sebuah penyesuaian yang baik. Semua beban bertumpu di pelatih mereka Karsa, yang pastinya sudah mengetahui semua masalah ini. Jika TyLoo bisa memperketat permainan mereka, mereka kemungkinan bisa menang besar di waktu dekat. Tapi yang pertama, mentalitas mereka yang bisa mengalahkan aim semua orang perlu dilepaskan. Faktor kejutan mereka sudah hilang, dan mereka sekarang perlu untuk bermain lebih bagus dari beberapa tim-tim terpintar di dunia dengan cara lain.


diterjemahkan dan disunting oleh Palkger.