Natus Vincere Menjuarai ESL One : New York 2016 CSGO

Setelah bermain 2 game secara imbang, akhirnya Na’Vi berhasil menjadi juara ESL One : New York 2016 dengan mengalahkan Virtus Pro 2-1 (de_cobblestone 3-16, de_train 16-8, de_mirage 19-17) !

Map pertama, de_cobblestone, berhasil diamankan oleh Virtus Pro dengan skor yang cukup jauh, yaitu 16-3. Virtus Pro memainkan permainan yang sangat sempurna melawan Na’Vi pada map pertama mereka. Pada awal permainan, mereka langsung membantai Na’Vi dengan skor 6-0 berkat performa byali dan NEO yang sangat sempurna. Walaupun Guardian dengan AWP-nya sempat menekan Virtus Pro, namun Snax berhasil melakukan clutch 1 vs 3 dengan baik dan Virtus Pro kembali memegang kendali permainan. Skor berakhir 16-3 untuk kemenangan Virtus Pro di game pertama.

sumber : http://www.hltv.org/news/18836-natus-vincere-win-esl-one-new-york

sumber : http://www.hltv.org/news/18836-natus-vincere-win-esl-one-new-york

Pada map kedua, Na’Vi tidak lama-lama meratapi kekalahan mereka pada map sebelumnya. De_train menjadi map kedua yang mereka mainkan dan langsung menekan Virtus Pro dengan skor 5-1 pada awal game di sisi terrorist. Walaupun Virtus Pro sudah melakukan force buy dalam beberapa round, mereka kelihatan lemah dalam sisi pertahanan mereka dan Na’Vi terus melanjutkan dominasi mereka dengan terus-menerus mengambil kemenangan dalam 5 ronde berikutnya.

Setelah half round dan berganti ke sisi counter-terrorist, Virtus Pro berhasil memenangkan beberapa round dan mengubah skor menjadi 13-6 walaupun Na’Vi masih memimpin skor dengan lumayan jauh. Clutch 1 vs 4 yang dilakukan s1mple berhasil membuat Virtus Pro kembali tertekan dan pada akhirnya Na’Vi berhasil memenangkan game ke-2 dengan skor 16-8.

source : http://www.hltv.org/news/18836-natus-vincere-win-esl-one-new-york

Game ke-3 menjadi game penentuan bagi Virtus Pro dan Na’Vi. Sebelumnya Virtus Pro berhasil menjuarai DreamHack yang diadakan sebelum ESL One : New York 2016, dan Na’Vi masih belum menjuarai apapun setelah mengganti roster-nya. Pada awal game, performa Na’Vi sangat menjanjikan dengan langsung memimpin 4-1 pada sisi counter-terrorist. Sebelum half round, pertukaran skor terus terjadi dan menjadi grand final ideal yang sangat ditunggu-tunggu oleh penonton. Na’Vi sempat unggul 13-8 sebelum Virtus Pro kembali ke performa terbaik mereka dan mengejar Na’Vi sampai skor 14-14. Overtime pun terpaksa dilakukan. Virtus Pro sempat memimpin dalam overtime dengan skor 2-1 berkat clutch yang dilakukan oleh TaZ. Namun, performa dari Guardian yang sangat baik kembali membuat skor imbang 2-2. Setelah skor 2-2, Na’Vi terus menekan Virtus Pro dan memenangkan game terakhir dengan skor 19-17.

Dengan hasil tersebut, Na’Vi berhak membawa pulang hadiah sebesar $125.000 atau sekitar 1,6 milyar rupiah.

Congratulations, Na’Vi !