kennyS, Dulu dan Sekarang

Oleh neLendirekt dari Flickshot. Gambar diambil dari HLTV.org, PxL, dan ESWC.

Bermain di level pro dari saat CS:GO masih di versi beta, Kenny “kennyS” Schrub adalah seorang pemain CS:GO veteran disamping umurnya yang masih muda. Yang pasti adalah dimata Kenny ia tidak menganggap semua orang beda.

Menjadi sebuah figur di CS:GO, Kenny memberikan kita kesempatan untuk mewawancarai dia mengenai awal karirnya dan kelejitannya dalam hitungan bulan, yang membawa dia ke big stage diumur yang baru 17 tahun. Dia juga berbicara mengenai awal CS:GO, dominasi NiP, status dia sebagai bintang di eSports, kegagalan dan kesusahan yang ia alami selama perjalanan dia. Ini adalah bagian pertama dari wawancara kita dengan kennyS. Selamat menikmati!


A METEORIC RISE

Halo Kenny, terima kasih sudah menyetujui wawancara ini dalam pembukaan website kami. Kamu sekarang dikenal dan diketahui di dunia CS dan eSports pada umumnya, beberapa bahkan menganggap kamu sebagai salah satu figur penting di dalam CS. Tapi sekarang, mari kita kembali ke awal, tepatnya di CS:Source. Di tahun berapakah kamu mulai bermain? Mulai kapan kamu tertarik kedalam game? Bagaimana kamu menemukan competitive scene-nya?

Hei, sebenarnya simpel. Saya pikir 95% orang mulai seperti saya. Saya mempunyai kakak yang berumur 11 tahun, jadi ketika saya masih kecil (pada umur 6 tahun lebih tepatnya) saya sering “mencuri” PCnya ketika dia lagi keluar, saya banyak bermain Warcraft III dan CS (1.5 dan 1.6 pada saat itu).

Namun di tahun 2010 saya mulai serius bermain dan tidak akan lepas dari PC, bersamaan dengan debut saya di CS:S dan sekali lagi menggunakan PC kakak saya.  Pada awalnya saya sudah siap bermain CS 1.6, namun di Steam kakak saya hanya CS:Source yang ter-install. Jadi saya bermain Source, itu terjadi dengan tidak sengaja. Saya bermain dengan tanpa mengetahui mengenai scene atau apapun, saya hanya “hot”. Dengan pelan, saya mulai mengetahui website komunitas seperti VaKarM, kurang lebih begitulah saya memulai, antara FFA atau pug ESL.


Salah satu momen penting di karir kamu adalah kedatangan ke Mumble THEWALL dimana pemain seperti AsP, EMSTQD (Happy), Sf, apEX, dan NiaK berkumpul dan dengan cepat mengenali kamu. Bagaimana kamu bisa mencapai sana? Bagaimana kamu menanggapi ini walaupun usia kamu masih muda? Apakah kamu merasa bahwa kamu bisa mencapai pro scene pada saat itu?

Saya baru berumur 15 atau 16 pada saat itu. Saya berkumpul dengan pemain bernama m4xie, dimana saya menghabiskan banyak waktu dengannya. Sebenarnya dia mengajariku banyak hal mengenai game, dia pun adalah “pro” player pertama yang saya tahu pada saat itu, jadi saya sebenarnya terkesan. Jadi kita bermain bersama, bermain banyak 2v2 di ESL Ladders, dan lain-lain. Setelah ini, saya mendapat ESL ban dalam 2v2 FR Ladder dimana saya bermain lumayan jelek dan ternyata reputasi saya sebagai cheater pada saat itu mungkin mempengaruhi staff ESL Anti Cheat.

m4xie juga sering berkumpul dengan pemain lain bernama BLESS, dimana menghabiskan banyak waktu bermain pug di Mumble THEWALL. Suatu hari, BLESS mengajak saya dan m4xie untuk bermain dengan mereka. Ketika saya berada di Mumble, saya bertemu dengan beberapa pemain terkenal dari Prancis pada saat itu, jadi saya langsung menyapa “Hello” dan mengambil screenshot Mumble dengan urutan nama-nama mereka. Seperti fanboy yang sopan, saya hanya terkesan.

Jadi tentu saja, hal tidak berlangsung dengan mulus, tiga per-empat member dari Mumble ingin melihat saya di ban dan mereka memanggil saya cheater (bahkan BLESS, yang mengajak saya). Untungnya untuk saya, beberapa figur kuat di Mumble seperti EMSTQD (Happy), apEX, dan NiaK mendukung saya dan selalu berkata baik tentang saya. Merasa saya sudah memenangkan kepercayaan mereka, saya tahu bahwa saat ini saya perlu mengambil kesempatan, karena jarang sekali kesempatan ini datang untuk ada kedua kalinya. Ketika saya merasa bahwa saya harus memberikan semuanya, saya lakukan, dan dengan beberapa keberuntungan.


Lalu datang event offline kamu pertama kalinya yaitu PxL di Desember 2011. Di event ini, kamu bermain dengan tim mix yang cukup baik (Sf, AsP, apEX, EMSTQD/Happy, dan kamu). Bagaimana menurut kamu event tersebut dan performa kamu sendiri? Bagaimana rasanya bermain offline, apa perbedaan pertama yang berkesan? Kalau tidak salah, NiaK (manager VeryGames pada saat itu) juga hadir untuk melihat kamu sebagai potensi rekruit terbaru di VeryGames (yang baru saja kehilangan shox dan SmithZz pada saat itu), apakah ada tekanan ekstra?

Jadi pertama saya akan mengambil semua hal positif di event ini. Saya memenangkan event offline pertama saya, namun itu tidak berlaku untuk semua orang, saya juga sedikit beruntung dapat membuat mix team dengan pemain-pemain seperti ini. Saya sudah menunjukkan bahwa walaupun saya dipanggil “onliner kennyS“, saya bukanlah seorang cheater, dan saya sudah menunjukkan beberapa hal menarik pada saat ini.

Jangan membohongi diri kita sendiri, bermain di LAN pertama saya dengan pemain-pemain besar dan juga manager tim terbaik di dunia, dimana dia menonton setiap hal yang kamu lakukan, adalah hal yang penuh stress dan tuntutan. Jadi ya, saya melakukan hal yang baik di LAN kecuali pada saat final dimana saya gagal untuk menangani tekanan yang ada di diri saya, dan sebagai hasilnya, saya membiarkan SmithZz meratakan saya (dia membunuh saya 10 kali di satu half-game). (shox dan SmithZz juga bermain bersama dengan mix di LAN tersebut)


Dengan cepat, kamu menemukan tim pertamamu dengan Team eXtensive (fRoyGe, m4xie, liptoNNN, Tonuz), bagaimana kamu bisa berada di tim ini? Bagaimana juga kamu beradaptasi dalam teamwork dan juga semua kendala yang dihasilkan?

Saya dekat dengan m4xie pada saat itu, hal tersebut direalisasikan secepatnya setelah PxL32, saya baru saja di tolak oleh VeryGames pada saat itu (masuk akal, saya mungkin terlalu prematur). fRoyGe mengajak saya untuk masuk ke tim dia, namun saya lupa tepatnya bagaimana. Itu adalah benar-benar tim pertama saya, juga sedikit berbeda dengan “B Rush” di PUG, namun dengan bantuan pemain berpengalaman seperti Tonuz ataupun fRoyGe, saya dengan cepat berdapatasi. Saya tidak terlalu takut dengan kendala yang ada pada saat itu, hanya ada satu tujuan di pikiran saya, untuk masuk ke dalam professional scene.


“Saya langsung merasa walaupun umur saya yang muda dan pengalaman saya yang kurang, tidak peduli siapa musuhnya, saya bisa membuat perbedaan dengan individual skill saya.” –kennyS


Dengan waktu yang cepat setelah masuk kedalam tim, kamu bermain di Spirit-LAN, event pertama kamu sebagai tim. Kamu diharapkan mencapai top 3, dibelakang favorit seperti VeryGames (Ex6TenZ, RpK, NBK, apEX, mK) dan Tt.Dragons (shox, SmithZz, ScreaM, Uzzziii, maLeK). Pada akhirnya kamu mencapai seperti yang diprediksi (juara 3), namun hanya kalah tipis dengan Tt.Dragons di game yang sangat sengit (04-16, 13-16 di Winner’s bracket, dan 14-16 di Loser’s bracket). Ini adalah event kompetitif kamu yang pertama sebagai pelawan, bagaimana kamu menanggapi ini? Apakah kamu merasakan perbedaan di level kamu dalam beberapa minggu belakangan itu?

Setelah event berakhir, tujuan utamanya sudah terpenuhi, namun saya merasa frustasi karena saya merasa setelah Loser’s bracket tersebut, masih ada ruang untuk mendapatkan top 2, namun ambisi kita adalah untuk mencapai top 3 di Prancis dan itu terasa sudah lebih dari cukup. Untuk level saya pribadi, saya langsung merasa walaupun umur saya yang muda dan pengalaman saya yang kurang, tidak peduli siapa musuhnya, saya bisa membuat perbedaan dengan individual skill saya, jadi saya cukup senang dengan hasil tim dan proses individu saya pribadi.

Saya juga cukup bangga bisa menunjukkan hal ini di event offline kedua saya. Saya berhasil mengendalikan tekanan di LAN dan memperhitungkan kesalahan yang dibuat selama PxL32 agar tidak terulang lagi di event kedepannya.


CS:GO, THE BEGINNING OF THE GLORY

Percepat sedikit dan dalam beberapa bulan kemudian kita sampai di VeryGames dan permulaan CS:GO. Karir CS kamu sangatlah pendek pada saat ini, dengan kamu hanya bermain dalam 8 bulan. Meskipun begitu, kamu harus berhadapan dengan f0rest dan GeT_RiGhT di event pertama dan ternama CS:GO, DreamHack Valencia. Apakah kamu masih mengingat permulaan CS:GO dan event awal-awal pada saat itu? Kamu dengan cepat beradaptasi dengan cepat kedalam game, mengapa?

Saya mengingat hal tersebut dengan baik, saya mencintai CS:Source dan sangat frustasi untuk membuat karir yang sangat pendek, jadi sebenarnya adaptasi saya ke CS:GO tidak semudah yang dilihat. Untuk catatan, manager saya NiaK bahkan lebih bagus daripada saya disaat game masih di versi beta. Level saya beberapa hari sebelum DreamHack Valencia hanyalah normal, namun ketika saya sampai di event tersebut, saya membuktikan bahwa saya sebenarnya tidak seburuk yang saya kira. Ada perbedaan yang sangat besar di Kenny sebelum DreamHack Valencia, dan saat DreamHack Valencia. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya tapi saya mengerti game ini di satu LAN ini walaupun sebelumnya saya tidak bisa kenal siapapun sebelumnya.

Tapi melihat kebelakang sekarang, cara bermain saya sangatlah cocok di game ini. Kemungkinan untuk “fast scope” dengan AWP contohnya, membuat kehidupan saya lebih mudah. Ini adalah hal berharga untuk saya dengan playstyle saya yang sangat agresif.

Jadi ya, tanpa berbohong, pertama kali kita bermain melawan NiP dan pemain legenda mereka, kita terkesan tapi kita menghiraukan hal itu dan berusaha dengan semua yang kita punya, karena event CS:GO pertama menentukan masa depan game dan telah mempengaruhi ranking. Kita ingin menang dan menjadi top 1, namun kita sudah tahu, NiP tidak bisa disentuh dan sangat susah dikalahkan, cara mereka bermain sangatlah susah di lawan dan terlalu maju disaat tersebut.


Pada saat itu, ada tren yang muncul setelah setiap event pada saat permulaan CS:GO, NiP mendominasi semuanya dan kalian lebih tepatnya. Periode lama tak terkalahkan ini merupakan hal yang cukup sulit untuk kamu dan VeryGames. Bisakah kamu memberitahu kita mengenai ini? Apa yang kamu pikir mengenai dominasi ini sekarang? Apa nilai periode ini dalam sejarah CS:GO, yang dimana hari ini kita telah melihat 6 tim yang berbeda memenangkan kompetisi besar berturut-turut?

Awalnya itu merupakan hal yang cukup membuat kami frustasi dan depresi, namun kita entah bagaimana merasa cukup dengan top 2 (sampai hari saya di keluarkan dari tim, yang jauh dari adil, namun saya hanyalah pemain yang benar-benar muda). Sampai hari ini dominasi mereka tetap terasa impresif, namun dampaknya terasa lebih kurang daripada Fnatic di tahun 2015 atau 2016. Itu bukan di waktu yang sama, dan di 2012 atau 2013, level kompetisinya masih belum padat. Jadi, itu tidak membawa arti yang sama, setidaknya tidak sampai batas tertentu. Saya tidak mau berbicara apapun yang bisa menurunkan apa yang NiP lakukan, karena tidak peduli waktunya, untuk selalu berada di top, dan untuk selama mereka itu merupakan hal yang susah.


Bermain CS:S ataupun juga 1.6, pemain muda seperti kamu selalu mempunyai mentor dan panutan, orang yang bisa dicontoh. Pertama, pemain apakah yang telah menginspirasi kamu ketika bermulai? Dan setelah kedatangan CS:GO, bagaimana rasanya tidak mempunyai seseorang yang tidak bisa di “copy” atau yang bisa dipelajari? Ini harusnya merupakan pengalaman yang menarik bukan?

Saya rasa tidak ada orang yang saya jadikan panutan, sejujurnya, contohnya saya tidak mengingat memiliki pemain yang saya idolakan (kecuali untuk markeloff, yang membuat saya ketakutan pada saat Mad Catz Vienna). Bermain CS:S, saya selalu bersama dengan orang yang bisa saya pelajari, seperti apEX, dia mengajari saya banyak hal pada awalnya. Dan setelah saya mulai bermain CS:GO, saya selalu bersama 4 pemain besar lainnya (Ex6TenZ, SmithZz, RpK, NBK), saya belajar dari mereka dan itu telah membantu saya di jangka waktu yang panjang. Saya tidak dibantu 24/7 namun saya mempunyai banyak hal yang bisa dipelajari dan menjadi pemain utuh.


Saya mencintai CS:Source dan sangat frustasi untuk membuat karir yang sangat pendek, jadi sebenarnya adaptasi saya ke CS:GO tidak semudah yang dilihat. Untuk catatan, manager saya NiaK bahkan lebih bagus daripada saya disaat game masih di versi beta…” -kennyS


Pada saat itu, saya masih mengingat kamu memberitahu saya, bahwa CS:GO adalah masa depan CS dan masa depan itu akan menjadi lebih baik, walaupun pada awalnya CS:GO tidak banyak dimainkan. Sejujurnya, apakah kamu mengantisipasi hal ini dan perkembangan pesatnya yang secara tiba-tiba?

Saya tidak mengingat apa yang saya pikirkan pada saat itu, namun hari ini CS:GO sudah mencapai sesuatu yang susah dimengerti oleh kebanyakkan orang. Siapa yang bisa memprediksi hal tersebut?


KENNYS, THE STAR

Dari event pertama di CS:GO, kamu sudah membedakan diri kamu dari pemain-pemain lain berkat playstyle kamu yang sangat eksplosif dan cara kamu menggunakan AWP. Dengan cepat, status kamu berganti dan menjadi muka dari game ini sendiri. Apakah kamu memperkirakan hal ini dan sampai dibandingkan dengan legenda lain seperti f0rest dan GeT_RiGhT?

Tidak, tentu saja tidak, dulu saya sangatlah muda, tentu saja ambisius, namun saya tidak mengingat bahwa saya bisa melakukannya. Sebenarnya, ini mencerminkan karir saya dengan baik, saya sudah mencapai berbagai hal yang saya pikir tidak akan saya bisa lakukan, saya lebih sering meremehkan diri saya sendiri.


Selama bertahun-tahun, status kamu sudah sangat dikenal, kamu tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu “stars” di CS:GO. Bagaimana pengalaman kamu atas perubahan status ini? Bagaimana kamu bisa berusaha menjadi panutan pemain-pemain muda lainnya? Apakah ini menuntut kamu untuk lebih mengawasi bagaimana kamu berbicara, dan lain-lain?

Seperti yang sudah saya katakan sedikit sebelumnya, saya mencapai level yang tidak pernah saya pikir akan saya capai. Dulu saya hanyalah pemain muda, dan itu merupakan hal yang sangat susah bagi saya untuk tidak merasa sombong atau merasa bahwa saya diatas orang lain. Sekarang, saya sudah mendapatkan berbagai pengalaman dan lebih profesional, jadi tentunya saya lebih banyak tenang daripada sebelumnya. Sekarang saya berusaha untuk menjadi orang yang “asli” terhadap fans saya dan menggunakan social networks yang ada, tapi ya, saya harus mengawasi berbagai banyak hal, terlebih di dalam hal komunikasi dan kelakuan saya di eventevent dan orang sekitar. Saya selalu berhati-hati untuk tidak menunjukkan rokok didalam foto maupun apapun. Saya suka menjadi contoh untuk orang-orang dan karena itulah saya selalu berhati-hati dalam apa yang saya lakukan.


Mengenai kehidupan kamu sendiri (IRL), bagaimana kehidupan kamu sehari-harinya? Bagiamana “eSports star” sudah merubah kehidupan personal kamu dan keluarga kamu? Apa yang sudah berganti? Apakah kamu dikenali di jalanan selain dari event yang kamu hadiri?

Tentu saja pandangan orang di sekitar saya (keluarga, kawan…) sudah berubah dan mereka sangat bangga terhadap saya; contohnya video profile oleh VALVE tidaklah mudah, terlebih lagi untuk pacar saya dan ibu saya, video itu sudah dilihat lebih dari 2 juta kali dan itu sangat susah bagi karena untuk berada di sorotan orang banyak.

Saya selalu berusaha untuk tidak berbicara banyak tentang pekerjaan saya, awalnya untuk menghindari cliché, namun sekarang itu lebih kepada saya melindungi diri saya dan keluarga saya. Saya tinggal di kota dimana saya tahu semua orang dan semua hal diketahui. Walaupun dengan usaha saya untuk menjaga hal-hal pribadi, kurang lebih 60% dari orang yang saya kenal, sekarang tahu apa yang saya lakukan, walaupun saya ingin hal tersebut tetap menjadi rahasia sebisa mungkin. Dan ya, tentu saja, saya cukup sering dikenal dan semakin sering dikota saya.


“Saya sudah mencapai berbagai hal yang saya pikir tidak akan saya bisa lakukan, saya lebih sering meremehkan diri saya sendiri.” –kennyS


VALVE datang ke tempatmu untuk bertemu dengan keluarga kamu dan teman-teman kamu, untuk membuat cerminan diri kamu, hal yang cukup baik karena mereka sudah mengakui kamu. Bagaimana hal ini terjadi, bagaimana mereka mengabari kamu? Bagaimanakah recording tersebut dan apa yang kamu pikir atas hasil akhirnya?

VALVE hanya mengabari saya melalui e-mail dan menjelaskan idenya, tentu saja saya terima. Kami cukup senang dan ingin berpartisipasi (dengan kawan dan keluarga). Mereka datang ke rumah saya, hanya dengan 3 orang. Mereka menanyakan saya untuk membagikan hal yang saya lakukan dengan orang-orang sekitar saya, hal yang biasa saya lakukan dengan mereka. Lalu mereka bertanya kepada saya mengenai tempat-tempat keren yang ada, agar kita bisa merekam disana.

Dan yang terakhir wawancara bersama mereka. Video yang hanya beberapa menit, namun untuk merekamnya itu memakan 2 hari yang sangat padat! Saya sangat suka dengan hasil akhirnya, namun seperti yang saya katakan sebelumnya, itu adalah hal yang sangat susah bagi ibu dan pacar saya dikarenakan hinaan datang setelah video tersebut dirilis. Itu juga hal yang sangat susah (bagi saya) untuk melihat reaksi mereka, karena saya sudah memperkirakan hal tersebut dan sudah terbiasa, namun mereka tidak terlalu memperkirakan atas sorotan yang mereka dapat.


THE FALL AND FAILURES

Karir kamu tidak sesimpel yang diperkirakan orang. Dalam periode ketika NiP mendominasi kamu dan kejuaraan sangatlah sedikit karenanya, namun secara keseluruhan performa kamu selalu bagus. Meskipun begitu, di bulan Mei 2013, kamu dikeluarkan dari VeryGames dan shox mengambil spot kamu. Apakah sekarang kamu bisa memikirkan atas hal ini, apa arti hal ini pada kamu pada saat itu dan sekarang? Apakah kamu mengerti tentang hal ini dan mengerti pilihan ini?

Ya tentu saja, performa pribadi saya cukup baik, tapi seperti yang saya katakan saya hanyalah pemain muda dan tidak mempunyai pengalaman yang cukup, dan saya juga sangat tersanjung bisa bermain di VeryGames, saya tidak pernah pindah dari batas saya, dan itu melambat perkembangan saya. Tim tidak berkembang dan saya adalah “bagian lemah dari tim” karena saya tidak mempunyai semua hal yang diperlukan agar menjadi pemain penting di dalam tim pada saat itu.

Jadi pilihan untuk menggantikan saya dengan shox, pemain yang lebih berpengalaman dari pada saya, merupakan hal yang masuk akal dan pilihan yang bijak. Walaupun dikeluarkan dari tim bukan hal yang enak, saya dengan cepat mengerti kenapa mereka melakukannya dan bagaimana mereka melakukannya. Intinya semua hal yang saya pelajari didalam VG, saya terapkan nanti pada saat saya masuk ke Team-LDLC.


Untuk lebih dari setahun, dari Mei 2013 ke April 2014, kamu bermain untuk Team-LDLC, WeGotGame, Warmaker, Recursive dan Clan-Mystik dengan hasil yang beragam. Bagaimanakah kamu menanggapi period “downgrade” ini dari top dunia? Terlebih lagi di periode ketika major datang dan VeryGames akhirnya berhasil mengalahkan NiP tanpa kamu…

Dalam jangka waktu pendek atau menengah itu merupakan hal yang ok, saya menghabiskan banyak momen-momen baik bersama tim-tim ini dan saya bisa meningkatkan diri saya sebagai seorang player dan juga menjadi bagian penting bagi mereka. Terlebih lagi semenjak DreamHack Winter 2013, yang merupakan major pertama, termasuk baik bagi saya dengan Recursive, kita kalah melawan tim yang memenangkan major (Fnatic) di match yang bisa kita menangkan, jadi itu menjadi hal yang cukup baik bagi saya.

Namun setelahnya, dalam jangka waktu yang panjang, itu menjadi hal yang susah, untuk tidak menang dan melewatkan banyak turnamen besar dan itu terjadi. Saya tidak menyesalkan apa-apa di periode ini dan pada akhirnya hal tersebutpun terbalas.


Pada akhirnya, kamu kembali ke Titan, untuk menggantikan shox yang keluar dari tim. Apa yang sudah berganti di dalam tim? Bagaimana kamu menanggapi ini dan beberapa waktu susah didalamnya, seperti VAC ban yang diterima KQLY? Well, ayo kita bicarakan tentang hal ini… Kegagalan berulang-ulang di major dengan Titan, bagaimana kamu bisa menjelaskannya?

Didalam tim, tidak banyak yang berubah, pikiran dan visi kita masih sama, yaitu menang. Ini juga ditekan sampai titik ekstrim dengan pengenalan gaming house, berada disana selama 3 minggu dan 1 minggu di rumah sendiri, tentunya ini berlebihan dan malah tidak produktif.

Untuk saya sendiri, saya mendapatkan banyak pengalaman atas hasil saya di VG pada 2013 silam, saya sudah menentukan hati saya bahwa Titan tidak membuat kesalahan dalam memilih saya lagi. Tentunya saya bukanlah pilihan pertama bagi semua orang, karena saya selalu berada di bagian bawah tim-tim Eropa untuk jangka waktu yang lama.

Tentu saja tidak semua hal berjalan baik, terlebih pada DreamHack Winter 2014, kita sebenarnya sangatlah siap sebagai tim dan sangat percaya diri dengan turnamen ini, saya mencapai level individual yang sangat baik. Namun selalu ada masalah, KQLY datang ke bootcamp sebelum major dan langsung terkena VAC ban saat dia membuka game. Pada awalnya, kita merasa hal tersebut sangatlah susah dipercaya, hingga sampai sekarang itu terasa tidak mungkin untuk bisa memakai cheat di level profesional, dan terlebih dikarenakan dia merupakan teammate kita, jadi kita percaya 100% padanya. Itu merupakan pukulan yang besar…

Mengenai kegagalan kita yang berulang pada major, saya tidak mempunyai jawaban pasti, mungkin beberapa pemain sangat ingin mendapatkan hasil, jadi mereka tidak menanggapi turnamen dengan cara yang baik. Sistem latihan kita juga bisa dipertanyakan, karena di Titan kita membuktikan bahwa kita mempunyai 5-6 map pool yang kuat dibandingkan tim-tim lain. Tapi saya bisa katakan dengan pasti bahwa DreamHack Winter 2014 adalah turnamen dimana kita bisa sampai jauh.


“Dalam jangka waktu yang panjang, itu menjadi hal yang susah, untuk tidak menang dan melewatkan banyak turnamen besar dan itu terjadi.” –kennyS


Walaupun dengan status kamu yang merupakan star player, kamu dan Dan (apEX) selalu menjadi bahan kritisasi dikarenakan: inkonsisten. Di hitungan panjang, level kamu baik namun ada beberapa periode dimana kamu akan mengalami penurunan skill secara tiba-tiba untuk beberapa minggu dan mencapai “god mode” dimana kamu menghabisi semua orang, dan itu secara langsung terlihat dari hasil tim. Apakah kamu merasakan ini? Jika iya, bagaimana kamu menjelaskannya dan apa yang kamu lakukan untuk mencegah hal ini?

Saya rasa untuk Dan, itu dikarenakan role dia sebagai entry yang tidaklah mudah dan ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, seperti kepercayaan diri, keberuntungan, dan bantuan teman tim. Saya tidak mencari alasan buat dia karena, itu benar, terkadang dia bisa menjadi luar biasa noob (Oke, mungkin itu sudah kelewatan 😀), tapi kita juga harus mengakui bahwa untuk memenuhi role dia banyak faktor yang harus di pertimbangkan, dan dalam hari yang bagus, dia adalah yang terbaik.

Untuk saya sendiri, saya mempunyai banyak role, menjadi seorang sniper dan tentu saja dalam hari yang bagus, saya mungkin bisa meningkatkan kesempatan tim saya agar bisa menang. Saya tidak bisa berpikir bahwa inkonsistensi itu adalah hal yang besar bagi saya, dalam arti bahwa saya tidak selalu dalam “god mode” seperti yang kamu bilang (bisa menghabisi semua orang) namun saya juga tidak pernah benar-benar buruk.

Saya pikir inkonsistensi itu seperti yang kamu lihat, lebih mengikat kepada tempo latihan, dan itu bersamaan dengan motivasi saya yang sering naik maupun turun. Jika kamu melihat saya sering latihan, saya bisa memastikan kamu bahwa saya akan sangat kuat dan ketika saya menunjukkan performa bagus saya akan mempunyai kepercayaan diri yang yang lebih. Masalah lain (yang mungkin bukan masalah, saya tidak tahu) adalah, saya tidak pernah merasa cukup dengan diri saya sendiri, saya selalu ingin melakukan lebih, ketika lagi pada saat saya mengimbanginya dengan kesalahan yang saya lakukan. Saya senang ketika saya mendapatkan game yang “complete” dimana saya tidak harus menyalahkan diri saya sendiri (ini sangatlah jarang 😀).


To be continued…


Minggu depan, kami akan memberikan bagian kedua dari wawancara kami dengan kennyS, kita akan berbicara dengan waktunya di EnVyUs, kekalahannya di final major dan kemenangannya di major selanjutnya, masa depannya di eSports, kehidupannya dan beberapa pertanyaan “random“, soal CS:GO, map-map yang ada, PSG eSports, dan lain-lain! Tapi sebelumnya, kami akan  memberikan sedikit teaser untuk minggu depan:

kennyS and Shox

“Bermain dengan shox? Kita teman, kita juga ingin bermain bersama suatu hari nanti. Itu terasa tidak bisa dihindari, kita akan bermain bersama suatu hari nanti.”


diterjemahkan dan disunting oleh Palkger.