in ,

Kenalan dengan Para Srikandi Esports yang Wakili Indonesia di WESG 2018!

Sumber: WESG S.E.A

Kualifikasi WESG 2018 untuk perwakilan Indonesia telah usai dan sudah menemukan siapa yang akan mewakili lewat serangkaian kualifikasi.

Meski didominasi oleh kaum adam, namun WESG juga menyediakan wadah bagi kaum hawa untuk bertanding di turnamen kelas internasional ini. Indonesia tentu saja mengirimkan srikandi terbaik mereka di WESG 2018.

SumbeR: UniPin Esports

Ada dua cabang yang dipertandingkan di WESG 2018 khusus wanita yaitu CS:GO dan Hearthstone. Perwakilan Indonesia adalah FF Gaming untuk CS:GO dan Feby “YukiUsagi” Dwi untuk Hearthstone.

YukiUsagi menjadi satu-satunya pemain yang mengikuti kualifikasi Hearthstone sekaligus menjadi wakil Indonesia. Ia memulai memainkan Hearthstone sejak 2015 dan tertarik karena lebih ke arah mengandalkan pikiran bukan kecepatan mata atau tangan.

Sumber: WESG S.E.A Fanpage

“Terus karena udah ga main Yu-Gi-Oh lagi jadi mainnya Hearthstone, semacam pengganti gitu lah sama-sama trading card game.” katanya. Menariknya nexok40, atlet Hearthstone dari BOOM ID menjadi pemain panutan sejak ia masih memainkan Yu-Gi-Oh.

Sebelumnya Yuki pernah mengikuti WESG di tahun sebelumnya, namun karena sempat vakum dan tidak mengetahui efek kartu-kartu yang baru ia harus mengakui keunggulan lawan.

EVOS Esports Jadi Tim Pertama yang Gugur dari ESL One Hamburg 2018

Cewek yang masih semester 5, di salah satu PTN di Yogyakarta ini mengaku tidak memiliki target apapun di kualifikasi SEA WESG 2018. “Ingin nambah teman dan kenalan selama di sana. Kalau bisa menang itu menjadi bonus buat saya,” ujar YukiUsagi.

Di sisi lain, di divisi CS:GO ada nama FF Gaming yang tentu sudah dikenal luas di kalangan esports Indonesia. Tim yang sebelumnya bernama Female Fighters ini berhasil lolos ke WESG 2018 setelah mengalahkan G-1st Ladies Star A dengan skor 2-0 (16-13 dan 16-13).

Sumber: WESG S.E.A

Berikut pemain CS:GO wanita dari FF Gaming:

  • Nabila “Nabbsky” (IGL)
  • Victoria “Blizzter
  • Monica “Naove
  • Whitney “whitney
  • Sharon “sharong
  • Lia Sanzenin “aphrolyn

Saya berkesempatan secara langsung untuk wawancara bersama Nabbsky untuk menanyakan langsung mengenai perjalanan FF Gaming di WESG 2018 dan pendapatnya mengenai lawan yang akan dihadapi di kualifikasi yang mempertemukan 10 tim  di Malaysia.

“Alhamdulilah sih FF bisa lolos ke WESG. Jujur aja seneng banget karena kita berkali-kali ikut qualifier WESG.

Sumber: Unipin Esports

Kalau dulu kualifikasinya dicampur semua negara dan diambil cuman satu. Kalau sekarang kan ada khusus negaranya. Misalkan di Indonesia yang menang bakal diterbangin begitu pula dengan negara lainnya,” jelas Nabbsky.

Menariknya selain WESG, FF Gaming juga pernah mengikuti turnamen LAN internasional yaitu FEAR LAN yang diadakan di Malaysia.

BACA JUGA: Paska Insiden Cheat, Forsaken: Saya Hanya Ingin Menjadi Yang Terbaik

“Untuk WESG, jujur banget karena untuk ikut turnamen khusus ladies tuh susah banget. Apa lagi bisa ada turnamen ladies yang go-inter dan kita dapet kesempatan buat bisa go-professional ke internasional,” ujar pemain FF Gaming tersebut.

wesg indonesia wanita 2018
Sumber: WESG S.E.A

“Untuk kualifikasi per negara yang diadain oleh WESG juga LAN bukan online. Karena menurutku kalau turnamen ladies gak LAN itu lumayan resiko besar.

Bisa terjadi joki dan lainnya (saat turnamen online), ya ga ada yang tahu kan, cuman bisa aja kejadian. Jadi terima kasih banget untuk pihak WESG yang udah mengadakan kualifikasi negara per negara dengan sistem LAN juga,” tambahnya.

Southeast Asia Cyber Arena Resmi Usai, Berikut Jajaran Juaranya!

Bagaimana untuk latihan antar pemain FF Gaming? Nabbsky mengaku mereka latihan online dan memakai discord untuk komunikasi karena para pemain FF tinggal di kota berbeda.

“Cuman emang wanita sendiri lumayan susah untuk commit ke dunia esports. Maksudnya pasti susah kalau pakai bootcamp, karena beberapa dari kita masih ada yang sekolah atau kuliah. Jadi percuma kalau ada bootcamp juga.

wesg indonesia 2018
Sumber: Unipin Esports

Biasanya kita latihan kalau menjelang turnamen besar gini. Tiap senin sampai kamis biasanya ada satu hari buat tactical briefing dan simulasi.

Sisanya kita sparing buat cari lawan dan mengaplikasiin taktik yang udah di-briefing. Tinggal liat taktiknya berjalan lancar apa tidak. Kalau dirasa tidak nanti kita ganti menyesuaikan permainan atau koreksi antar pemain,” jelasnya.

Team Asterisk saat mengikuti WESG 2017. Sumber: Team Asterisk

Hanya ada empat tim saja dari kualifikasi SEA yang akan bertanding di babak selanjutnya. “Buat WESG sendiri berat-berat sih. Aku cuman tahu untuk di Malaysia nanti lawan terberat yang bakal dihadapin Team Asterisk dari Singapura.

Kalau lolos top 4 lebih berat lagi, karena emang tim ladies dari China itu emang kompetisinya ketat jadi mereka keras-keras juga dari segi aim dan gameplay-nya,” katanya.

Sebelum menutup wawancara, Nabbsky memberikan pesan terutama untuk fans FF Gaming. “Halo semuanya terima kasih untuk semua yang sudah support FF terus.

Sumber: Unipin Esports

Doakan kami supaya bisa mengharumkan nama Indonesia untuk CS:GO ladies. Yang pasti kita bakalan kerja keras dari sekarang. Apapun yang terjadi menang atau kalah tetap support ya.” katanya.

Nah, itu tadi cerita mengenai persiapan para srikandi yang akan mewakili Indonesia di WESG 2018. Yuk kita dukung perjuangan para pemain ini karena mereka juga membawa nama Indonesia di kancah esports internasional!

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…