in

Peacemaker Keluar dari TyLoo karena Keterbatasan Bahasa

Pelatih dari TyLoo, Luis “peacemaker” Tadeu dikabarkan telah berpisah dengan tim China nomor 1 tersebut. Peacemaker pun telah diumumkan secara resmi akan bergabung dengan Heroic.

Pada 9 November 2017, Manager dari TyLoo, Kindy menyatakan bahwa Peacemaker tidak akan berada di belakang pemain TyLoo lagi. Kindy menyatakan bahwa kerjasamanya dengan pelatih asal Brazil ini sebenarnya berjalan dengan sangat baik. Tetapi karena keterbatasan bahasa, permainan dari TyLoo menjadi kurang efektif. Pemain tidak dapat bertukar informasi dengan pelatih yang merupakan otak dari tim.

Keterbatasan bahasa merupakan penghalang yang besar dalam berkomunikasi, terutama dalam CS:GO. Semua rencana yang ingin kita jalankan harus dikoordinasikan kepada pemain lain, ataupun pelatih. Begitupun sebaliknya, coach memerlukan komunikasi terkait dengan individual dari pemain itu sendiri.

Saat Peacemaker berada di TyLoo, cara pria 27 tahun ini mengkoordinasi timnya adalah mengatakan strateginya dalam bahasa Inggris kepada Hansel “BnTeT” Ferdinand yang paham dengan bahasa Inggris, dan BnTeT harus meneruskan strategi tersebut dalam bahasa mandarin ke Mo, DD, dan somebody. Cara ini kurang efektif karena memakan waktu untuk menterjemahkannya dan mengalplikasiannya.

Luis “peacemaker” Tadeu telah menjajal berbagai macam tim di tahun ini, salah satunya TyLoo. Pindahnya mantan pelatih Team Liquid itu ke benua Asia cukup mengagetkan karena tentunya language barrier akan jadi masalah terbesar.

Salah satu yang menjadi kontroversi sebelumnya adalah pindahnya Enkhtaivan “Machinegun” Lkhagva dari TheMongolz ke Splyce yang berbasis di Amerika Serikat. Selang 4 bulan, Splyce mengeluarkan pernyataan bahwa Machinegun akan kembali ke negara asalnya karena language barrier.

Language Barrier merupakan alasan utama Luis Tadeu keluar dari TyLoo

Peacemaker dalam pernyataannya mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan terberat yang pernah dijalani dalam hidupnya. Ia mengaku bahwa walaupun penerjemah dari TyLoo dan managernya telah memudahkannya (dalam melatih TyLoo), keadaan ini tidak berlaku di LAN karena penerjemah dilarang berdiri di belakang pemain. Situasi ini mengharuskan BnTeT bermain sekaligus menerjemahkan apa yang dikatakan pelatihnya.

Sedangkan Peacemaker akan bergabung dengan tim Denmark, Heroic dalam basis Trial sampai Januari 2018 mendatang. Louis akan menggantikan Henrik “FeTiSh” Christensen yang meninggalkan Heroic beberapa waktu lalu. Tim berlogo hijau tersebut menaruh kepercayaan kepadanya untuk membantu mereka mencapai posisi 10 besar dunia.

Heroic kemungkinan akan menjadi “Rumah Jangka Panjang” dari Peacemaker karena dia telah melatih 3 tim besar sepanjang tahun 2017 ini. Sayangnya, ketiga tim tersebut belum menunjukan perubahan signifikan di bawah asuhan Peacemaker. Dia harus menjadikan momen ini untuk menunjukan kemampuannya untuk memimpin timnya ke pintu kemenangan.

Dengan ini, Heroic akan memiliki roster sebagai berikut:

Denmark Marco “Snappi” Pfeiffer
Denmark Nikolaj “niko” Kristensen
Denmark Patrick “es3tag” Hansen
Denmark Jakob “JUGi” Hansen
Sweden Andreas “MODDII” Fridh

Brazil Luis “peacemaker” Tadeu (Trial Coach)

Diedit oleh Yabes Elia

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Business Enq: juandik123@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…