in

Ninjas in Pyjamas Resmi Merekrut dennis! Akankah Xizt Pindah?

Source: Ninjas in Pyjamas

Pergantian pemain merupakan hal yang lumrah, namun tak jarang bursa transfer menyimpan cerita di baliknya. Kali ini ceritanya datang dari salah satu tim paling sukses dalam sejarah kompetitif Counter-Strike, karena Richard ‘Xizt’ Landström telah digantikan posisinya oleh Dennis ‘dennis’ Edman di tim Ninjas-in-Pyjamas.

Melepas devoduvek dan AmaNEk, Misfits CS:GO Resmi Bubar

NiP adalah tim legendaris di Counter-Strike: Global Offensive, saat mereka mendominasi pada tahap awal permainan dengan catatan 87-0 yang menakjubkan di LAN. Mereka juga memenangkan Major di ESL One Cologne 2014 sebelum Robin ‘Fifflaren’ Johansson memutuskan untuk pensiun pada bulan November tahun 2014.

Tim inti yang tersisa akan tetap bertahan untuk jangka waktu yang lama dan membawa banyak pemain top lainnya di turnamen internasional utama sampai Adam ‘friberg’ Friberg mengundurkan diri pada Juli 2017, sehingga hanya tersisa tiga mantan pemain Counter Strike 1.6.

NiP memenangkan ESL Cologne 2014 silam, Source: ESL

Pada 2018, NiP memiliki musim yang sangat tidak konsisten, namun menunjukkan bahwa mereka masih memiliki apa yang diperlukan untuk menang saat mereka mengejutkan tim papan atas dunia di IEM Oakland untuk tahun kedua berturut-turut.

Mereka juga tidak lolos kualifikasi untuk mengikuti ELEAGUE Boston Major dan menempati posisi terakhir di cs_summit 2, di tengah banyaknya rumor yang melibatkan bintang Fnatic dan GODSENT sebelumnya, dennis.

Source: Ninjas in Pyjamas

Pada tanggal 13 Februari 2018, pemimpin in-game NiP (Ninjas in Pyjamas) yang sudah bertugas lebih dari lima tahun, Xizt, dinyatakan sebagai pemain yang turun dari daftar pemain aktif saat dennis bergabung dengan jajaran tim Swedia tersebut.

dennis juga akan mengambil alih tanggung jawab in-game leader di dalam tim. Berikut susunan roster tim Ninjas in Pyjamas divisi Counter Strike: Global Offensive:

  • Patrik ‘f0rest’ Lindberg
  • Christopher ‘GeT_RiGhT’ Alesund
  • Fredrik ‘REZ’ Sterner
  • William ‘draken’ Sundin
  • Dennis ‘dennis’ Edman
  • Faruk ‘pita’ Pita (coach)
  • Richard ‘Xizt’ Landström (substitute)

Setelah pengumuman tersebut, Xizt via Twitter memberikan sebuah pernyataan singkat yang mengatakan bahwa ia tetap ingin dapat terus bermain dalam kompetitif Counter Strike:Global Offensive di masa depan.

Belum ada kepastian terkait langkah selanjutnya untuk pemain berusia 26 tahun ini, namun dengan banyaknya pengalaman dan gelar kejuaraan yang telah diraih, pastinya membuat pemain ini menjadi prospek yang panas di bursa transfer pemain.

Emil “HeatoN” Christensen, manager dari NiP pun sempat memberikan komentarnya tentang Xizt, “kami akan selalu menghargai Richard dan jasa-jasanya untuk tim. Namun, terkadang, pergantian itu diperlukan. Kami telah menganalisa pertandingan kami beberapa bulan terakhir cukup detail dan berdiskusi tentang bagaimana caranya kami bisa kembali menjadi yang terbaik.

Inkonsistensi adalah kendala terbesar kami. Seharusnya NiP sudah tak perlu diragukan lagi untuk lolos ke kualifikasi major dan banyak tanggung jawab memang terletak di pundak in-game-leader.

Karena itulah, kami memutuskan untuk membawa masuk Dennis “dennis” Edman.

Diedit oleh Yabes Elia

Beginner Content Writer. Esports for News and Life. Rise with Words.
Seeking the proper way to enjoy words in writing.

Chelsea FC fans, Virtus.pro fans and Tofu-Tempeh Eater.
For business inquiries: yubianasfar@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…