in

Kenalan Singkat dengan Calon Bintang asal Perancis: ZywOo

Nama ini sudah tidak asing lagi di teliga para pegiat esports Perancis, yaitu Mathieu “ZywOo” Herbaut. Pemain muda berbakat dari Perancis yang telah mengguncang esports Perancis dengan performanya.

Agar dunia esports terus berjalan, tentu kita memerlukan atlet esports muda yang memiliki performa di atas atau setidaknya setara dengan pendahulunya. Kita tentu sudah tidak asing dengan  Markus “Kjaerbye” Kjærbye dari Astralis, ataupun Aleksandr “s1mple” Kostyliev dari Natus Vincere. Dampak dari pemain muda di kancah esports salah satunya adalah meningkatkan level permainan di tingkat teratas CS:GO.

Sedangkan dari negara Perancis, mereka terkenal dengan pemain mudanya yang berbakat. Sebut saja Richard “shox” Papillon yang mulai bersinar sejak tahun 2008 saat masih belia, 16 tahun. Ataupun Kenny “kennyS” Schrub yang telah masuk ke dunia kompetitif CS:S pada umur 17 tahun.

Perancis belum berhenti di sana karena mereka telah kedatangan pemain muda yang sangat bertalenta, yaitu ZywOo yang saat ini berumur 17 tahun. Pemuda berbakat ini tidak dapat diragukan karena telah menjadi perhatian beberapa pemain senior CS:GO di Perancis, termasuk shox yang berkata bahwa ZywOo mengingatkannya pada masa remajanya.

Sebenarnya dia sudah sejak tahun 2014 berada di ranah kompetitif CS:GO, tetapi dia mulai menjadi pusat perhatian pada awal tahun 2017 saat ia bergabung dengan WySix yang sekarang telah dibeli oleh organisasi esports tertua di Perancis, aAa (against All authority).

Petualangan pemain 17 tahun ini dimulai pada Maret 2017, dimana WySix mengikuti turnamen LAN pertamanya, yaitu EPSILAN 14, turnamen lokal Perancis yang menghadirkan tim-tim semi-pro. Mereka berhasil merebut posisi ketiga karena kalah oleh Epsilon France. Namun, turnamen ini berhasil mengangkat nama ZywOo karena performanya yang begitu menawan.

ZywOo adalah bakat muda yang patut dilirik.

Pada turnamen keduanya, WySix berada di posisi runner-up karena kalah oleh MAXISAUCISSE. Meskipun begitu, performa ZywOo tetap tidak dapat diragukan karena dari 7 map yang ia mainkan, dia memiliki KD sekitar 159:47 dan 6 clutch. Rekor ini menandakan ia mampu melawan tim semi-pro Perancis lain, dan mampu melangkah ke ranah professional.

Pelatih dari EnVyUs, Damien “maLeK” Marcel, pada interviewnya di satu turnamen pernah menggatakan bahwa performa dari Mathieu sangat baik dan menjanjikan. Ia juga mengatakan bahwa EnVyUs pernah mencoba untuk memboyongnya ke tim nomor 2 di Perancis itu, tetapi ZywOo menolak karena beralasan masih dalam jenjang pendidikan.

Selain keputusan ZywOo, orang tuanya juga akan menolaknya. Walau begitu, keluarganya sangat mendukung ZywOo. Keseimbangan antara edukasi dengan esports sangat diperlukan untuk membangun talenta muda.

Walaupun ZywOo memiliki performa yang di atas angin, perlu diingat bahwa ia masih dalam tahap pengembangan karirnya. Dia masih terlalu muda untuk menjadi pemain penuh waktu. ZywOo masih perlu membuktikan performanya dengan melawan tim-tim papan atas, karena jika ia dapat membuktikannya, dia pantas bergabung ke tim yang lebih baik.

ZywOo berpeluang besar untuk menjadi bintang Perancis yang selanjutnya karena sejumlah alasan.

Pertama, ia percaya diri. Walaupun jarang melakukan underperform, dia terus berusaha untuk lebih baik. Sikap inilah mungkin sikap utama yang harus dimiliki oleh setiap atlet profesional. Selain itu, ia begitu tenang saat bermain dan hal ini terlihat jelas jika kamu menontonnya secara langsung. Ketenangan diri bisa jadi faktor penentu kalah atau menang, terutama dalam situasi clutch.

Selain sikapnya, dari sisi teknik, ZywOo tergolong sebagai pemain hybrid. Ini artinya dia menguasai kedua jenis senjata utama di game ini, yakni rifle dan AWP.

ZywOo adalah pemain berbakat yang saat ini berada dalam masa menentukan apa yang dia akan “perbuat” pada masa mendatang. Dia telah menunjukan potensi apa yang ia miliki. Tapi potensi harus diiringi dengan praktek dan realita. Mari kita tunggu apakah pemain muda ini dapat menguncang dunia kompetitif Counter Strike: Global Offensive.

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…