in

Dari Aerowolf ke BOOM ID, Ini Obrolan Kami Bareng f0rsakeN

Image Credit: BOOM ID

BOOM ID, kembali memberikan kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan. Hari ini, tepat pukul 18.00 WIB, mereka mengumumkan bergabung Jason “f0rsakeN” Susanto ke divisi CS:GO mereka.

Buat yang tidak terlalu mengikuti scene CS:GO Indonesia, Jason adalah pemain profesional termuda dalam sejarah esports Indonesia. Sebelum ini, dia bergabung bersama dengan tim Aerowolf, tim baru yang sempat mengguncang dunia persilatan CS:GO Indonesia, bersama Jose “Histoire” Iman.

Ia juga adalah adik kandung dari Kevin “xccurate” Susanto yang merupakan 1 dari 2 pemain Indonesia yang bermain untuk tim esports luar negeri. Kami bahkan sempat mewawancarai ayahanda dari kedua pemain tersebut.

Revival’s Special: Ngobrol Bareng dengan Orang Tua dari xccurate dan f0rsakeN


Kami pun langsung menghubungi Jason lewat Facebook Messenger untuk berbincang-bincang mengenai kepindahannya ke BOOM ID.

Menurut pengakuan Jason, masuknya ia ke BOOM bukan berarti Aerowolf ditinggalkan karena memang sampai saat ini statusnya masih dipinjamkan (loan).

Ia juga bercerita bahwa tadinya ada beberapa pilihan termasuk ke TEAMnxl>. Ia bahkan memang sempat terlihat bermain sebagai stand-in untuk TEAMnxl>. Kala itu, saya juga sebenarnya sempat menanyakan ke Richard “frgd” Permana dari nxl> dan dia membenarkan bahwa Jason sempat menjadi stand-in.

Screenshot dari HLTV.org

Namun akhirnya, BOOM ID lah yang dijadikan pilihan karena berbagai pertimbangan. Jason juga mengaku sudah kenal semua dengan pemain-pemain CS:GO dari BOOM ID. Jadi, ia sebenarnya tidak masalah untuk bergabung dengan tim manapun.

Satu hal yang pasti, Jason menegaskan, “intinya, di tim mana saja saya diperlukan saya akan bermain maksimal sebagai pro player.

Ia juga berharap bahwa, bersama BOOM ID, ia akan memenangkan beberapa turnamen ke depannya dan tidak mengecewakan harapan yang telah diberikan kepadanya.

Revival’s Special : Profil Tim Aerowolf – yang Muda dan Berbahaya

Selain itu Jason juga sempat mengucapkan pesan ke Aerowolf, “terima kasih untuk semua usaha dan jerih payahnya. Semoga ke depan kita tetap berjaya.”

Lalu bagaimana ke depannya? Biasanya status loan ini memang berakhir permanen, setidaknya di banyak kasus tim-tim besar di luar sana. Namun Jason tidak dapat memastikan hal tersebut.


Tidak sah rasanya jika kami tidak menghubungi owner dan CEO dari BOOM IDGary Ongko Putera. Beliau mengatakan, “menurut gua, dia salah satu talent indonesia terbesar di semua genre game, dan gua berharap dengan roster change ini bisa tembus Asia (divisi) CS:GO-nya. Mumpung CS:GO lagi growing di SEA.”.

Jason kala di Aerowolf. Foto: Dokumentasi Aerowolf

Lalu bagaimana harapan Gary terhadap Jason? Apakah menurutnya Jason bisa lebih hebat dari kakaknya, Kevin / xccurate, nantinya (berhubung Jason mengawali karir sebagai pro player lebih muda ketimbang Kevin)?

“Haha tentu dari kami berharap Jason bisa melebihi (kakaknya) karena dia di BOOM 🙂 wkwkwkw.” Tutup Gary.


RevivalTV Awards 2017: 9 Pemain Esports Terbaik Asal Indonesia di 2017!

Kabar perpindahan ini tentunya menggembirakan meski juga mengharukan. Pasalnya, Jason dan Jose, setidaknya di pikiran saya pribadi seperti tak bisa dipisahkan bahkan sejak sebelum Aerowolf terbentuk.

Namun demikian, hal ini tetap menggembirakan karena talenta Jason yang terlalu lama tak terasah (karena Aerowolf yang masih hiatus) bisa menjadikan skill-nya tumpul. Saya sendiri yakin Jason bisa sehebat kakaknya, asalkan masih terus berlatih dan bertanding sampai nantinya.

Revival’s Special: Antara Sekolah dan Esports dari Sudut Pandang 3 Pemain Aerowolf

Dengan bergabungnya ke BOOM ID, Jason tentunya akan dipaksa untuk berlatih lagi lebih serius dan lebih rajin. Semoga saja, BOOM ID bisa membawa pulang piala-piala berkelas internasional dengan bergabungnya f0rsakeN ke lini CS:GO mereka.

Semoga juga Jason “f0rsakeN” Susanto akan menjadi pemain terhebat di Indonesia nantinya, bersanding dengan BnTeT, xccurate, dan kawan-kawan lainnya. Goodluck for f0rsakeN!

Written by Yabes Elia

Memulai petualangannya di industri media sejak Desember 2008 saat bergabung dengan majalah T3 Indonesia. Pernah juga bermain dan belajar sebagai Managing Editor majalah PC Gamer Indonesia selama 5 tahun.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…