in

ELEAGUE MAJOR – G2 & FaZe Berhak Masuk ke ELEAGUE Boston Playoff

Pada tanggal 22 Januari 2017, ELEAGUE akan memasuki “ronde” keempatnya dalam perebutan piala CS:GO Major di awal tahun 2018 ini. Pada major kali ini, ELEAGUE memakai swiss system rules dimana semua pertandingan akan memakai format Best Of One. Tim yang mendapatkan 3 menang akan melanjutkan perjalanannya ke ELEAGUE Playoff.

Pada ronde keempat ini, akan ada 3 tim yang lolos ke ELEAGUE Playoff, dan akan ada 3 tim yang harus keluar dari ELEAGUE Major Boston 2018. Tim yang telah terkualifikasi ke playoff yaitu G2 Esports dan FaZe. G2 Esports berhasil menumbangkan Quantum Bellator Fire dengan skor 16-4, sedangkan FaZe berhasil melawan rivalnya, SK Gaming dengan skor 16-12.

Klik gambar dari pertandingan pilihan Anda untuk melihat informasi lebih lanjut tentang pertandingan tersebut.

Dengan adanya 2 tim yang masuk ke babak berikutnya, tentu ada yang dengan berat hati tereliminasi. Saat ini, telah ada 2 tim yang tereliminasi, yaitu North dari Denmark dan Virtus.pro dari Polandia.

BACA JUGA: 100 Thieves Resmi Tidak Bisa ke ELEAGUE Major, Kenapa Ya?

Selain itu, kita mungkin akan melihat nama-nama asing di playoff ELEAGUE Major Boston. Pasalnya, QB Fire sedang berada didalam posisi yang menguntungkan setelah menang melawan Virtus.pro dan Gambit di ronde-ronde sebelumnya. Dengan ini, kita mungkin perlu memperhitungkan QB Fire sebagai salah satu calon tim yang akan mengejutkan dunia.

Selain Quantum Bellator Fire, datang dari negara yang sama, Vega Squadron juga tampil mengejutkan. Vega Squadron sempat mengejutkan dunia Counter Strike setelah mereka mengalahkan FaZe dengan skor 16-6.

Finn “karrigan” Andersen selaku IGL Dari FaZe sempat memberikan pendapat bahwa Vega Squadron adalah tipe tim yang lebih menyukai aim duel dibandingkan strats di saat sparing. “Saat kita (FaZe) ingin mencoba sesuatu (taktik) di sparing, kita tidak dapat melakukannya karena Vega menyukai aim duel dibandingan mencoba strategi baru”.

Pada major kali ini, kita mungkin akan mendapat lebih banyak kejutan, seperti absennya nama nama besar seperti Ninjas In Pyjamas, 100Thieves, dan TyLoo yang mewakili Asia. Selain itu, kontroversi pemain Virtus.pro menambah lesunya Major kali ini.

Pasalnya, para pemain Virtus.pro diisukan lebih memilih bermain PUBG ketimbang latihan CS:GO. Hal ini sempat dibuktikan oleh salah satu pengguna Reddit yang mengakumulasikan playtime dari semua pemain ELEAGUE Major Boston.

Beberapa kalangan dari pemain professional CS:GO pun sempat mengkomentari aksi pemain VP tersebut. Seperti Jacob “Pimp” Winneche yang mengomentari VP “..i think it’s over”

Selain itu Jesper “JW” Wecksell juga menasehati TaZ dan VP tentang pentingnya latihan, setelah JW menemukan byali terlalu sering bermain PUBG, yang kamu bisa lihat di video di bawah ini:

Mari kita berharap semua tim yang bertanding di ELEAGUE Major Boston kali ini dapat bermain dengan all-in alias dengan sekuat tenaga. Bagaimana pendapatmu tentang kontroversi di Major kali ini? Siapa yang dapat lolos ke babak playoff?

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…