in

BLAST Pro Series Lisbon Tunjuk 6 Tim yang Akan Bertanding di Portugal

Sumber: BLAST

BLAST Pro Series telah mengumumkan 6 tim yang akan bertanding di gelaran mereka selanjutnya, yaitu BLAST Pro Series Lisbon. Keenam tim tersebut akan bertanding untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$250,000 atau sekitar 3,6 miliar rupiah!

Astralis akan bermain di tanah Portugal untuk pertama kalinya. Source: BLAST

BLAST Pro Series sendiri adalah turnamen yang dimiliki oleh RFRSH Entertaiment, salah satu industri esports terbesar di Denmark. Selain BLAST, mereka juga merupakan pemilik dari tim terbaik Denmark, Astralis.

Pertandingan ini akan digelar di Altice Arena, Lisbon, Portugal. Arena ini siap menampung kurang lebih 20 ribu lautan manusia yang siap mendukung keenam tim papan atas dunia.

Tim yang diundang ke gelaran ini merupakan sepenuhnya melalui jalur undangan. BLAST Pro Series memang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu semua gelarannya mendatangkan tim-tim kelas atas dari jalur undangan. Mereka belum pernah mengadakan kualifikasi online untuk masuk ke eventnya.

BLAST Pro Series Lisbon akan menghadirkan 6 tim teratas di kancah CS:GO dunia. Antara lain adalah Astralis sebagai pemuncak klasemen dunia, diikuti oleh pemenang gelaran BLAST Pro Series Copenhagen 2018 lalu, Natus Vincere. Ada juga tim legendaris asal Swedia, Ninjas in Pyjamas.

Tak ketinggalan tim asal Brazil, MIBR juga akan hadir di acara ini, diikuti oleh 2 tim internasional, yaitu Cloud9 dan FaZe Clan. Keenam tim ini memiliki masa keemasannya sendiri.

Langkah BLAST Pro Series untuk mengundang 6 tim legendaris di sejarah CS:GO ini sangat tepat mengingat penggemar dari masing-masing tim memang cukup banyak.

Sumber: BLAST

Jika kamu ingin menonton turnamen ini dengan seksama, kamu harus memperhatikan sepenuhnya aksi dari 2 tim teratas saat ini, yaitu Astralis dan Natus Vincere.

Sampai saat ini, kedua tim sedang dalam aksi kejar-kejaran untuk merebut dan mempertahankan tahta tim nomor satu di dunia.

BACA JUGA: Pemilik Astralis, RFRSH Entertaiment Dapatkan Suntikan Dana 166 Miliar Rupiah!

FaZe Clan sendiri sedang dalam masa pemulihan setelah kita sempat melihat performa mereka yang turun drastis. Setelah kemenangan mereka di EPICENTER 2018, mereka harus kembali diperhitungkan sebagai tim berisi para pemain terbaik dunia.

FaZe Clan Kalahkan Na’Vi dan Kukuhkan Titel Juara EPICENTER 2018!

Di sisi lain, Cloud9 memang sedang bereksperimen dengan mendatangkan duo Swedia, flusha dan Golden.

Ditambah dengan mantan pemain EnVyUs, kioShiMa, mereka mencoba komposisi baru dalam roster-nya. Performa dan ranking mereka turun drastis semenjak keluarnya 2 pemain mereka ke sisi MIBR.

Sedangkan untuk MIBR, permainan mereka juga masih belum semaksimal performa mereka di bawah nama Luminosity maupun SK Gaming.

Sedangkan NiP mencoba peruntungannya kembali setelah mencapai posisi runner-up di gelaran BLAST Pro Series Copenhagen pada awal November 2018 yang lalu.

kioShiMa dengan jersey Cloud9. Source: BLAST

Gelaran ini akan memakai sistem Bo1 di setiap pertandingan babak grup. Sedangkan untuk final, mereka akan menyajikan pertandingan dengan format Bo3.

Namun sampai saat ini, rangkaian gelaran Blast Pro Series belum merilis jadwal pertandingan ronde pertama ke ranah publik.

Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui kanal Twitch BLAST Pro Series. Akankah ada kejutan baru di gelaran besar ini? Apakah Astralis akan memboyong satu buah piala kembali, atau mungkin kita akan melihat kemenangan yang tak terduga?

Diedit oleh Yubian A. Huda

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Business Enq: juandik123@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…