in ,

5 Tim yang Diprediksi Masuk Jajaran Tim Top 10 Dunia di Tahun 2019!

Sumber: HLTV

Dalam siklus tahunan CS:GO, akan selalu ada tim yang performanya terjun bebas ke bawah. Ada juga yang pamornya naik karena berhasil mengalahkan beberapa tim kelas dunia.

Sebut saja Virtus.pro yang di tahun ini kurang bersinar seperti dahulu. Dan hingga penghujung tahun 2018, mereka telah kehilangan 3 sosok dari roster “Golden Five” mereka.

Pamor pashaBiceps tidak setenar dahulu. Source: HLTV

Kami juga akan menyajikan 5 tim yang performanya merosot tajam di tahun 2018 di lain waktu. Namun untuk kali ini, berikut RevivalTV sajikan 5 tim yang diprediksi dapat menginjakan kakinya di tangga 10 tim terbaik dunia di tahun 2019 mendatang!


OpTic Gaming – Denmark

niko, Snappi, cajunb, JuGi, k0nfig. Source: HLTV

Nama OpTic Gaming sebenarnya telah malang melintang di ranah CS:GO internasional.

Setelah beberapa kali melakukan perombakan roster dan pindah benua, mereka memutuskan untuk memayungi 5 pemain asal Denmark. Salah satu pemain punggawa mereka yang bertahan adalah Kristian “k0nfig” Wienecke.

BACA JUGA: Rombak Total, EVOS Esports Umumkan Roster Divisi CS:GO!

Di tahun ini, OpTic mendapatkan hasil yang bisa dibilang cukup bagus. Sayangnya, momentum dari kelima pemainnya tidak mengijinkan mereka menyabet 1 piala pun.

Beberapa pencapaian terbaik mereka adalah posisi kedua di cs_summit 3, dan runner-up di DreamHack Open Summer 2018.

Kebersamaan OpTic Gaming di StarSeries Season 6. Source: HLTV

Dalam beberapa kesempatan, mereka bisa menyeimbangi perlawanan dari tim papan atas dunia, sebut saja NiP, BIG, maupun mousesports. Kelemahan mereka bisa dibilang kurang konsisten dalam permainannya.

Kunci kemenangan mereka salah satunya datang dari JuGi maupun k0nfig. Jika kedua pemain ini tidak dapat menunjukan permainan hebatnya, kemungkinan besar OpTic akan kalah telak.

Diperlukan penyesuaian lebih agar semua pemain dapat mem-backup satu sama lain dalam kerjasama timnya.


Team LDLC – Perancis

LDLC di IEM Chicago 2018. Source: HLTV

Organisasi ini telah masuk ke dalam ranah CS:GO sejak tahun 2013 silam, membawa lulusan ynag sukses hingga saat ini, seperti kennyS, kioShiMa, shox, dan lain-lain.

Hingga akhirnya pada tahun 2018, mereka memutuskan untuk merombak roster-nya, dengan mengeluarkan 3 pemain, yaitu Ex6TenZ, Maniac, dan DEVIL.

Mereka memutuskan untuk memboyong 3 pemain muda antara lain AmaNEkdevoduvek, dan LOGAN. Hasilnya? bisa dibilang sangat memuaskan.

Terhitung saat artikel ini dibuat, mereka telah menduduki peringkat 12 dunia. Penulis menilai dengan keluarnya Ex6TenZ, tim ini akan jauh lebih baik dengan struktur yang lebih bebas.

Mantan pemain Misfits, devoduvek merupakan salah satu pemain berdampak di tim ini. Source: HLTV

Kepercayaan saya terhadap LDLC berlandaskan pada perlawanan mereka yang cukup mengejutkan banyak pihak, di mana mereka berhasil menang melawan NRG, North, maupun Renegades yang notabene bukan setingkatnya.

Jika mereka berhasil mempertahankan roster mereka hingga akhir tahun 2019 dan sangat mungkin mereka mempertahankan posisinya saat ini, bahkan masuk ke top 10 dunia.


Team Vitality – Perancis

Vitality mengangkat trofi pertamanya. Source: HLTV

Beberapa tim dari negara Perancis memang belakangan ini sedang terpecah belah, dan membentuk beberapa tim baru. Inilah salah satunya. Perpaduan antara 2 pemain EnVyUs, dan 2 pemain G2, ditambah 1 talenta muda Perancis.

Tim ini kelihatannya cukup menjanjikan, sebab digawangi oleh pemain-pemain senior, dan talenta baru yang aimnya wajib diperhitungkan oleh lawannya. Bahkan kami pernah menulis artikel tentang ZywOo sekitar setahun yang lalu.

BACA JUGA: Kenalan Singkat dengan Calon Bintang asal Perancis: ZywOo

Mereka berhasil memenangkan kejuaraan DreamHack Open Atlanta 2018 beberapa waktu lalu. Hal ini membuktikan bahwa Vitality bukan tim asal-asalan walaupun lawannya di turnamen itu merupakan tim top 20 ke atas.

Saat ini mereka telah memiliki komposisi pemain terbaik yang ada di pasaran. Yang jadi tanda tanya besar adalah, dapatkah mereka bersama hingga setidaknya 1 tahun? Apakah dalam waktu dekat mereka putus asa dan mengganti beberapa pemainnya? Kami harap tidak.


HellRaisers – Eropa

Source: HLTV

HellRaisers merupakan salah satu dari segelintir tim Eropa yang menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasinya. Tim yang beranggotakan 5 pemain dari 5 negara berbeda ini sedang naik daun belakangan ini.

Peringkat 5 di EPICENTER 2018 dan FACEIT Major 2018 menguatkan posisinya sebagai tim yang harus diperhitungkan. woxic dan ISSAA merupakan pemain yang harus diwaspadai ari tim berlogo setan ini.

Hasil Gemilang! Astralis Sukses Juarai ECS Season 6 Finals Kontra MIBR

Walaupun begitu, DeadFox maupun ANGE1 tidak bisa disepelekan. Menurut saya, ANGE1 merupakan pemain langka. Walaupun ia berperan sebagai IGL di dalam timnya, performanya sama sekali tidak terganggu. Malah terkadang ia menduduki posisi teratas di scoreboard.

ANGE1. Source: HLTV

Dan tidak lama ini hadir sosok H0bbit yang merupakan pemain bintang asal Gambit. Kehadiran H0bbit dipastikan akan menambah fire power dari tim ini. HellRaisers merupakan salah satu tim yang saya gemari dalam aspek permainan maupun untuk dianalisis.


Cloud9 – Eropa & Amerika

Roster baru Cloud9 menggunakan bendera Eropa untuk timnya. Source: HLTV

Setelah keluarnya 3 pemain kunci Cloud9 pada kemenangannya di ELEAGUE Major 2018, tim ini tampil merosot drastis.

Tidak akan ada yang menyangka juga bahwa Cloud9 memutuskan untuk memboyong 3 pemain Eropa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah CS:GO, tim ini akan berbendera Eropa.

Memang, RUSH dan autimatic masih memperkuat tim ini. Tapi apakah akan sama? Tentu saja tidak. Suasana baru, sistematika baru, susunan strategi baru. Itu semua telah mengubah Cloud9 yang kita tahu di awal tahun 2018 silam.

Sumber: HLTV

Jika berbicara tentang roster baru ini, tentu saya masih memiliki keyakinan bahwa tim ini dapat duduk kembali di posisi 10 besar dunia. Kenapa? karena penulis masih memiliki keyakinan pada para mantan pemenang major terdahulu.

Flusha, pemenang 3 gelar major CS:GO, sedangkan kioShiMa merupakan pemenang 2 ajang major CS:GO. Ditambah pengalaman Golden sebagai IGL tim papan atas, masih ada harapan masuk ke top 10 dunia di tahun depan. Saat ini Cloud9 bertengger di posisi 24 dunia.


Kesimpulan

kioShiMa dengan jersey Cloud9. Source: BLAST

Dalam tahun 2018 ini, cukup banyak tim yang sebenarnya bagus, tapi harus berakhir nahas entah bubar maupun pindah ke tim lain.

Dan tentu, prediksi ini hanya akan berlaku bila semua tim dan roster yang terlibat masih memperkuat tim yang sama. Sejauh ini tentu banyak perubahan, terlihat dari para tim legenda yang mulai berhamburan, sebut saja Virtus.pro dan NiP.

Tapi di sisi lain juga ada tim yang berhasil menembus ekspetasi para penggemar CS:GO. Mari kita harapkan yang terbaik untuk ke-5 tim diatas agar tetap kokoh hingga akhir tahun 2019 mendatang!

Diedit oleh Yubian A. Huda

Written by Juandi

Esports News Writer, especially CS:GO.

Business Enq: juandik123@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…