in ,

Diam-diam Juarai Turnamen Perdana Artifact, KuroKy Pindah dari Dota 2?

Sumber: Valve

Siapa yang tidak mengenal Kuro Salehi Takhasomi atau dikenal dengan nama KuroKy. Pemain yang mengawali karirnya di Dota ini telah meraih berbagai prestasi dan memiliki pengalaman melimpah terutama saat pindah ke Dota 2.

Namun apa jadinya jika sosok panutan dan kapten Team Liquid tersebut bermain game lain? Tidak usah pusing-pusing mengigau, karena memang KuroKy ternyata mengikuti turnamen perdana dari game anyar besutan Valve, Artifact.

Iya, Valve beserta Beyond The Summit mengadakan turnamen perdana Artifact yaitu Artifact Preview Tournament. Turnamen tersebut diadakan pada 10-11 November 2018 disiarkan secara online dan 12 November untuk babak playoff.

Diikuti sebanyak 128 pemain dari seluruh dunia, turnamen ini memperebutkan total hadiah US$10,000 (sekitar Rp148 juta) dan memakai sistem swiss-format. Nantinya, hanya tersisa 8 pemain saja yang berhak melaju ke babak berikutnya.

KuroKy sendiri berhasil meraih peringkat kelima saat kualifikasi dengan catatan 6 kemenangan dan sekali kekalahan yang membuat dia berhak ke babak berikutnya.

Di babak playoff, ia menghadapi pemain Hearthstone veteran asal Austria, Raffael “GameKing” Iciren dan berhasil mengalahkan dia dengan skor 2-1.

Namun sayang langkahnya harus terhenti di semifinal. Ia takluk saat melawan Joel “heffaklumpen” Larsson, pemain asal Swedia yang dikenal sebagai juara Magic: The Gathering Pro Tour. Ia dikalahkan dengan skor 2-0 tanpa balas.

kuroky team liquid artifact
Sumber: BTS

Heffaklumpen akhirnya menjadi juara di turnamen perdana Artifact dengan skor 2-0 setelah berhasil mengalahkan Mogwai dari Spanyol.

Dengan hasil ini ia berhasil membawa pulang hadiah sebesar US$4,000 (sekitar Rp59,2 juta). KuroKy sendiri tidak pulang dengan tangan hampa, ia berhasil membawa pulang US$1,000 (sekitar Rp14,8 juta) berkat raihan juara 3-4.

BACA JUGA: G2 Esports Ancang-ancang Geser Posisi Ex6TenZ dan SmithZz

Pertanyaannya, apakah KuroKy bakal memutuskan hengkang dari Dota 2? Tenang saja, bagi kamu fans dari pemain asal Jerman ini ia mengemukakan turnamen ini menjadi pertama sekaligus terakhir di Artifact melalui twitternya. Ia akan kembali bersama Team Liquid di kompetitif Dota 2.

 

Memulai karir di Dota 2 saat bersama GosuGamers.net, ia akhirnya berpindah-pindah ke tim lain seperti Virtus.pro dan mousesports sampai bersinar saat membela Natus Vincere.

Amankan Trofi, WAW Esports Sukses Jadi Tim Terbaik di ANC Season 2!

Bersama tim yang kental dengan warna kuning tersebut, Kuro berhasil menempati posisi runner-up The International 2013 setelah harus takluk di tangan Alliance.

Setelah pindah ke Team Secret, ia sempat meraih sukses dengan menjuarai ESL One Frankfurt 2015.

Sumber: EPICENTER

Namun setelah satu tahun, ia tidak bertahan lama dan akhirnya pindah ke 5Jungz yang akhirnya diakuisisi menjadi Team Liquid yang akhirnya membuatnya berhasil menjadi juara di The International 2017.

Nah, apakah nantinya Artifact bakal menjadi game kartu yang sukses? Mengingat direncanakan bakal ada ajang The International versi Artifact yang sempat gencar diperbincangkan.

Diedit oleh Yubian A. Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…