in , , , , , , , , ,

Catatan Akhir Tahun: Prestasi Esports Indonesia di Ajang Internasional Selama Tahun 2017

Tidak terasa tinggal menghitung beberapa jam 2017 akan berakhir. Beragam prestasi berhasil diraih oleh tim Indonesia yang bertanding untuk kancah internasional. Apa sajakah? Berikut kaleidoskop prestasi esports Indonesia di tahun 2017.

Dota 2 Indonesia

TP.NND saat jadi juara 1 di Red Bull Coliseum 2 di Malaysia

Dari Dota 2, berbagai tim-tim besar Indonesia mengikuti turnamen internasional. Namun hasil yang paling tinggi didapatkan oleh TP.NND saat menjuarai RedBull Colliseum yang diadakan di Malaysia. Selain itu juga ada Pondok Gaming Barracx yang berhasil merebut slot wildcard ke Galaxy Battle Season 2. Bagaimana dengan tim-tim lain?

Walau BOOM.ID baru terbentuk di awal 2017, namun tim ini menjelma menjadi tim yang begitu mendominasi di Indonesia. Mereka juga berhasil merebut slot ke turnamen internasional seperti ROG Masters dan Zotac Cup. Sayangnya mereka tidak menjuarai turnamen tersebut.

Meski begitu bukan tidak mungkin di tahun 2018, mereka bisa menjuarai turnamen internasional kedepannya. Apalagi jika dilihat di kualifikasi turnamen Dota Pro Circuit seperti SL i-League Invitational Season 3 dan ESL One Hamburg, mereka bisa mengalahkan tim SEA ternama seperti TNC Pro Team dan Happy Feet.

EVOS Esports sempat menggebrak di awal musim dengan meraih peringkat ketiga saat kualifikasi Manila Masters dan hampir lolos ke kualifikasi Kiev Major sebelum akhirnya dikalahkan Team Bazaar (sekarang WG.Unity).

Di turnamen LAN internasional yaitu The Major League, EVOS harus puas meraih peringkat terakhir. Meski begitu di tahun 2018, EVOS mengikuti WESG 2017 untuk kualifikasi Asia Pasifik.

RRQ mengikuti dua turnamen LAN internasional yaitu ROG Masters dan CGU 2017. Untuk turnamen terakhir sendiri mereka meraih peringkat ke dua. Tim lain seperti Barol Gaming mengikuti GEXT 2017 yang diadakan di Filipina.

CS:GO Indonesia

Dari CS:GO Indonesia, Recca Esports meraih prestasi tertinggi untuk Indonesia saat mereka berhasil menjuarai Zen League Season 1. Uniknya turnamen tersebut merupakan turnamen pertama bagi Recca Esports.

Selain itu mereka berhasil lolos ke xTREMESLAND Zowie 2017 yang diadakan di Shanghai, Cina dan meraih peringkat 9-12. Mereka juga berkesempatan untuk bertanding kualifikasi WESG 2017 untuk region Asia Pasifik yang diadakan Januari awal.

DDS Esport juga meraih hasil yang lumayan di turnamen LAN internasional. Mereka berhasil meraih peringkat kedua untuk turnamen B5 Battle Arena dan RedBull Colliseum. Team nxl> juga mengikuti turnamen LAN internasional yaitu GEXT 2017 dan saat itu mereka meraih peringkat kedua.

Selain itu masih ada Akara yang lolos ke ROG Masters namun hanya peringkat 5-8. Mereka juga lolos ke IeSF World Championship namun sayang langkah mereka harus pupus karena permasalahan visa.

Mobile Esports

Elite8 ft Caster Vainglory Indonesia
Sumber : Herry Sudharma

Bagaimana untuk mobile esports? Meski baru booming di tahun ini, namun untuk mobile games sudah berani untuk mengadakan turnamen internasional.

Kita tentunya ingat saat Elite8 berhasil menjuarai Vainglory Spring Championship sekaligus berhasil mendapatkan slot di Vainglory World Championship 2017 yang diadakan di Singapura. Sayangnya mereka harus pulang terlebih dahulu setelah menjadi peringkat terakhir di group stage.

Bagaimana untuk game yang sedang hangat saat ini, Mobile Legends dan Arena of Valor. Indonesia mengirimkan perwakilannya di turnamen ini.

Elite8 dan Saints menjadi perwakilan di MSC 2017, sayangnya kedua tumbang dimana E8 meraih peringkat 7-8 dan Saints berada di peringkat 5-6. Untuk Arena of Valor, Indonesia diwakilkan EVOS. Namun mereka harus pulang terlebih dahulu setelah kalah berturut-turut di babak group stage.

Melihat pasar mobile games yang semakin laris, bukan tidak mungkin semakin banyak turnamen esports yang diadakan. Apalagi Vainglory juga mengumumkan map 5v5 di tahun depan yang semakin memeriahkan kompetisi mobile games.

Turnamen Esports Lain

PBNC 2017 RRQ Endeavour

Bagaimana untuk game esports lain? Di Point BlankRRQ Endeavour berhasil merajai PBIC 2017 yang diadakan di Indonesia. Prestasi tersebut mempertegas Indonesia sebagai salah satu negara yang disegani untuk Point Blank.

Dari Paladin ada KONG.ID yang menjadi perwakilan Indonesia untuk HRX 2018. Selain itu juga ada FearUs yang lolos ke DreamHack Valencia.

Untuk LoL, Indonesia mewakilkan Headhunters untuk GPL Summer dan Fortius untuk GPL Spring. Sayangnya kedua tim ini sama-sama harus pulang terlebih dahulu saat babak group stage.

Untuk Crossfire ada XCN yang menjadi perwakilan Indonesia. Tidak lupa juga di Ayodance dimana tim Indonesia berhasil menyabet bersih kejuaraan tersebut.

Masih banyak yang harus diperbaiki untuk memasuki 2018. Namun kita doakan yang terbaik bagi para pejuang esports yang akan mengharumkan nama Indonesia.

Kami memohon maaf jika ada tim atau pemain yang membawa nama Indonesia namun tidak masuk di artikel ini. Jika ada prestasi dari pemain atau tim Indonesia di ajang internasional yang belum kami sebutkan di sini, kalian bisa memberitahukan di kolom komentar dan kami akan menambahkannya.

Diedit oleh Yabes Elia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…